Kamis, 10 Desember 2015

Cita-cita

Desember 10, 2015 4 Comments

Suatu malam menjelang tidur, seorang bocah belum genap delapan tahun berbisik pada saya.
"Mama.. apa cita-cita yang masih ingin Mama wujudkan ?"
Ya, dia memanggil saya "Mama" tapi buat saya dia adalah teman yang dikirimkan Tuhan untuk menemani hari-hari saya.

Kembali tentang pertanyaan bocah itu. Hmmm... cita-cita? Sejenak saya menarik nafas dalam.  Cita-cita lazimnya ditanyakan kepada anak-anak. Sangat jarang ada yang bertanya tentang cita-cita kepada seorang perempuan berumur 35 tahun. Apa arti sebuah cita-cita setelah terjebak rutinitas harian yang melelahkan? Yang penting kebutuhan biaya hidup terpenuhi, pekerjaan rumah tangga beres, tugas mengasuh anak selesai. What's else ?

Tapi pertanyaan ini, telah menjadi lecutan kecil yang mengingatkan saya bahwa siapapun boleh bahkan harus punya cita-cita. Pikiran saya menerawang jauh, membayangkan apa yang selama ini saya bayangkan. Punya toko. Bawa bapak ibu berhaji. Ada usaha clothing brand. Punya daycare. Buka franchise jasa expedisi. Usaha kuliner. Ahhh banyaaak... tapi apa yang sudah saya lakukan untuk meraihnya ? Nothing.
Bukan saya tidak berusaha. At least this is what i can do ( untuk saat ini ). Itulah yang bisa saya lakukan sembari melakukan tugas wajib saya sebagai Ibu. Mensyukuri usaha kecil yang telah berjalan sepertinya adalah cara terbaik memberi penghargaan atas apa yang telah saya lakukan.

Dan, diam-diam saya merumuskan cita-cita saya yang paling utama. Yaitu kesuksesan mereka. Menghantarkan dia dan adik (-adiknya) menjadi pribadi tangguh berkarakter. Berimtaq dan cerdas dalam iptek. Matang dalam berfikir dan bertindak. Bukan menuntut harus selalu menjadi nomor satu tapi menjadi pribadi yang dewasa, tegar dalam menghadapi segala permasalahan.

Itu cita-cita saya.

Selasa, 01 Desember 2015

SMULE aplikasi buat yang hobi karaoke

Desember 01, 2015 3 Comments
Hai haii..
Sudah kenal Smule belum ? Aiish.. bukan Sule  SMULE.. kalau belum saya kenalin yaa..
Smule adalah aplikasi keren buat kamu yang hobi cuap-cuap alias karaoke an. Di Smule ini, kita bisa nyanyi solo, duet atau nge grup. Keren deh pokoknya. Buat emak-emak seperti saya, smule bisa jadi alternatif pelampiasan hasrat cuap cuap. Daripada ke studio karaoke, lumayan.. bisa menghemat budget relaksasi. Hehehe..
Aplikasi Smule ini bisa kita unduh di Playstore. Beratnya sekitar 118 kb. Setelah Smule terpasang, yuk mulai deh ambil suara.. ehh, jangan lupa login dulu. Cara login nya mudah banget. Bisa menggunakan media sosial kita yang sudah ada seperti facebook atau twitter. Atau mau daftar dengan memasukkan data lagi juga boleh. Cara unduh aplikasi dari playstore sudah lihai kan? Pastinya dong..
Setelah akun Smule aktiv, kita akan mendapatkan poin kredit secara gratis. Poin kredit ini bisa kita pakai untuk mengunduh lagu. Untuk selanjutnya kita bisa mendaftar sebagai member VIP dengan biaya Rp. 12.000,- per bulan atau Rp. 95.000,- per tahun. Cukup murah ya? Dengan menjadi member VIP kita akan mendapatkan akses untuk membuka semua lagu yang ada di Smule. Tapi jangan khawatir, buat yang suka gratisan seperti saya tetap bisa eksis kok. Caranya dengan mengumpulkan kredit poin gratis. Kredit poin gratis bisa di dapat dengan cara menonton video iklan yang diputar di Smule. Setiap video iklan yang kita tonton akan mendapatkan gratis 5 poin kredit. Bisa juga dengan cara mengunduh aplikasi yang disarankan. Tapi nggak cuma diunduh, juga harus daftar dan mengaktivkan aplikasi tersebut supaya poin kredit bisa masuk ke akun Smule kita. Banyak-banyak ngumpulin poin kredit supaya bisa unduh lagu favorit kita.
Kalau nggak jadi member VIP dan nggak ngumpulin kredit poin gratis, apa gak bisa nyanyi ? Jangan khawatir.. tetep bisa! Kita bisa "nebeng" duet dengan member lain. Member  VIP atau non VIP yang sudah punya koleksi lagu, bisa membuka kesempatan menyanyi duet melalui fitur open call. Nah kita bisa cari lagu yang kita suka dengan membuka undangan-undangan open call tersebut. 

Kerennya lagi, selain bisa share hasil rekaman kita ke media sosial, kita juga bisa mengirim lagu hasil rekaman kita sebagai kartu untuk someone special. Cara nya pilih Sing!a-gram. Dan.. lantunan lagu dengan suara kita akan terkirim ke orang yang kita sayangi.
Yuk ah, daripada berpanjang lebar buruan cobain Smule dan mari bernyanyi ^^

Kamis, 12 November 2015

Gizi Super Cream, Perawatan Alami Dengan Khasiat Rumput Laut

November 12, 2015 2 Comments
Halo semua..
Sudah pernah tahu Gizi Super Cream kan ? Iyaa, Gizi Super Cream dengan khasiat rumput laut dan buah Bligo, yang sudah happening dari jaman emak-emak kita dulu. Ibu saya dulu juga pakai Gizi. Makanya waktu tahu Gizi Super Cream hadir lagi, saya penasaran banget buat mencoba. Dan ternyataaa.. Gizi Super Cream kini makin canggih! Dengan keunggulan 4H Gizi Super Cream sangat cocok bagi yang ingin melakukan perawatan kulit wajah secara alami.
Apa saja sih 4H itu? Mau tahuu, simak yaa..
4H itu :
1. Herbal
Gizi Super Cream terbuat dari 7 bahan alami, yaitu :
- Rumput Laut ( Eucheuma Spinosum)
Rumput laut yang kaya kandungan vitamin dan mineral bisa membantu menutrisi dan melembabkan kulit lebih lama. Juga terbukti bisa meremajakan kulit secara alami
- Beras ( Oryza Sativa )
Beras dapat membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV
- Bligo ( Benincasa Cerifera )
Kandungan buah bligo dapat mencegah timbulnya jerawat dan mengurangi peradangan akibat jerawat.
- Kedelai ( Glycine Max )
Kedelai membantu mencegah dan mengurangi efek penuaan dini seperti flek hitam di wajah.
- Lidah Buaya ( Aloe Barbadensis )
Lidah buaya berkhasiat melembabkan kulit lebih lama, mengejukkan kulit dan membantu mencerahkan kulit.
- Jeruk Nipis ( Citrus Auranrifola )
Kandungan flavanoid dan vitamin C pada jeruk jipis berfungsi sebagai antioksidan alami yang sangat baik untuk membantu mencegah penuaan dini.
- Pepaya ( Carica Papaya )
Pepaya membantu mengangkat sel kulit mati dan meremajakan sel kulit. Pepaya juga sangat baik untuk melembutkan dan mencerahkan sel kulit.
2. Hitech
Walaupun kandungannya bahan alami, tapi Gizi Super Cream dibuat dengan proses teknologi tinggi yaitu sistem Nano. Apa sistem Nano itu ? Sistem Nano adalah proses untuk memperlembut suatu zat sehingga sangat mudah meresap di kulit.
3. Heritage
Tahu nggak mulai kapan Gizi Super Cream ada ? Tahun 1972 !! Woww sudah 40 tahun lebih..
Dengan pengalaman 40 tahun lebih, Gizi Super Cream sangat memahami kebutuhan kulit wanita Indonesia.
4. Halal
Nah H yang terakhir nih yang paling penting pasti nya.. Gizi Super Cream dijamin kehalalannya. Jadi gak ragu lagi kalau mau pakai.
Okee, setelah tahu 4H nya Gizi Super Cream, pasti penasaran kan produk apa saja yang sudah saya coba? Lanjut yak..
1. Daily Natural Lightening Foam
Foam pembersih wajah yang sangat lembut untuk digunakan sehari-hari. Pembersih wajah ini terbuat dari 5 bahan herbal yaitu :
- carica papaya fuit juice
- citrus aurantifolia juice
- euchema spinosum extract
- oryza sativa bran water
- coconut (cocos nucifera) oil
Selain itu foam lembut ini juga dilengkapi dengan vitamin B3 dan B5.
Cara  pakainya mudah saja, keluarkan sedikit foam di telapak tangan, usapkan pada wajah dan leher. Pijat lembut kemudian bilas sampai bersih.
Foamnya gak bikin kulit wajah keset kering, jadi sangat aman digunakan setiap hari.
2. Gizi Super Cream Daily Nutrition Cream
Krim ini dipakai setelah wajah dan leher dibersihkan. Oleskan secara merata pada wajah dan leher. Tekstur krim nya lembut dan sangat mudah meresap ke dalam kulit. Kandungan 7 bahan herbal aktifnya membantu menutrisi kelembaban wajah, mencerahkan dan mencegah penuaan dini. Penting nih, buat kita-kita yang diatas usia 30an...
3. Gizi Super Cream Daily Nutrition Cream SPF 18
Sama dengan Gizi Super Cream Daily Nutrition Cream tetapi krim ini dilengkapi dengan SPF 18. Jadi saya pakai krim ini ketika akan beraktivitas diluar rumah. Asli wajib banget, buat mama sibuk yang punya aktivitas antar jemput anak sekolah seperti saya.. hehehe. ^^
Gizi Super Cream ini nggak hanya memutihkan tapi juga melembutkan kulit wajah dan menutrisi secara optimal. Setelah menggunakan Gizi Super Cream selama 14 hari, kulit wajah saya tidak hanya flawless tapi juga lembut dan lebih glowing. Woww! Beneran. Gizi super Cream ini cara praktis untuk cantik effortlessly.. Nggak perlu lagi ngantri di salon atau pakai krim-krim klinik kecantikan yang harga nya menguras dompet. Cukup dengan perawatan menggunakan Gizi Super Cream produk alami asli Indonesia.
Seperti halnya tubuh kita, wajah juga perlu asupan Gizi. Gunakan Gizi Super Cream untuk perawatan wajah alami setiap hari.

Kamis, 05 November 2015

Demam Baal Veer, Kapan Berakhir?

November 05, 2015 6 Comments
Banyak anak yang sudah kadung suka dengan film Baal Veer. Film ini pertama kali tayang ketika liburan sekolah yang bertepatan dengan liburan Ramadhan. Mendapat suguhan film menarik selama dua jam penuh sudah lumayan mengalihkan perhatian anak-anak yang saat itu kebanyakan sedang belajar puasa.
Namun, setelah libur dan ramadhan usai ternyata film BV masih sangat panjaaang episode nya. Malah yang bikin saya geleng-geleng kepala, sempat juga dilakukan penambahan jam tayang sebanyak 3x sehari. Pagi jam 7, siang jam 12 dan sore. Enegh..! Dimana-mana anak-anak berteriak.. Baal Veer... Baal Veer...!
Dengan visualisasi efek yang pas-pas an ( menurut saya yang awam ) dan full dramatisasi, BV memang memukau anak-anak. Cerita pada setiap episode membuat kita selalu ingin menonton kelanjutannya. Penasaran, padahal mbulet ae.. gak kelar-kelar!
Apalagi banyak keanehan-keanehan kalau dilihat dari kacamata kita orang dewasa, seperti beberapa karakter pendukung yang tiba-tiba menghilang dari cerita. Biasanya tokoh Nenek, Rocky atau Kakek yang sering menghilang tanpa sebab. Tapi buat anak-anak tentu saja hal itu tidak masuk dalam analisa mereka, hehehe.
Tidak memungkiri, ada nilai positiv yang sesekali terselip dalam cerita. Seperti tentang keberanian, kejujuran dan kesederhanaan. Juga tentang bagaimana seharusnya orangtua memperlakukan anak-anak. Tidak menuntut anak untuk mengerti orangtua, tidak menuntut anak selalu pandai dan mendapat nilai bagus dan memahami kebutuhan anak untuk bermain dan bereksplorasi. Eh tapi kalau kata suami saya sih, itu karena umminya juga baalveer mania, hihiii... nggak juga siih..
Belakangan juga beredar melalui medsos, artikel yang mengulas bahwa makna kata Baal Veer berarti pemuja setan. Terlepas apakah benar film BV mempunyai misi sekte pemuja setan atau tidak namun film ini menurut saya memang tidak bagus ditonton oleh anak-anak. Iya sih.. Dev Joshi pemeran BV atau Balu itu ganteng bangeet, sampai sering ngayal mau tak pek jadi anak mantu wkwkwk...
Muatan akidah yang tidak sesuai dengan akidah Islam sangat meresahkan orang tua. Tapi bagaimana cara nya membuat anak yang sudah kadung kecanduan nonton BV mau dengan ikhlas meninggalkan film ini ? Atau harus ada "perang" setiap hari demi melarang anak menonton film ini? Bagi yang memiliki alternatif tv berlangganan mungkin tidak masalah, banyak alternatif tayangan tv yang lebih mendidik dari chanel tv berbayar. Namun bagi yang tidak punya akses tv berlangganan seperti saya, it is a big problem. Butuh waktu dan usaha keras sampai akhirnya Faisya, si 4 tahun saya menyerahkan remote tv dan berkata.. "Mama.. ganti upin aja, baal veer jelek" ~Alhamdulillaaah~ sujud syukur deh..
Apa saja sih, yang bisa kita lakukan demi menghilangkan BV sebagai tontonan anak-anak? Mungkin tips-tips ini bisa membantu:
1. Lakukan upaya menanamkan ke mindset anak (khususnya balita) bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam film BV tidak sesuai dengan akidah Islam. Misalnya dengan selalu mengatakan bahwa :
~ tidak ada alam peri, peri-peri dan dewa
~ kalau memohon / berdoa hanya kepada Allah
Lakukan itu setiap ada kesempatan. Dan jangan bosan-bosan
2. Alihkan perhatian anak ketika jam tayang BV. Bisa dengan bermain diluar rumah atau permainan yang lain. Kalau saya, biasanya saya ajak menyiapkan makan siang di dapur.
3. Buat mamah-mamah yang sudah terindikasi kecanduan BV juga... tahan ya mah.. percayalah, gak nonton BV juga ga masalah kok. Awalnya mungkin ada rasa penasaran, ingin tau.. habis nyemplung ke kawah panas si BV mati gak yaa.. atau habis ini gimana yaa... trus gimana lagi yaa.. gak ada habis nya diikutin. Lama-lama biasa kok gak nonton. Mending waktu nya buat yang lain.
Oke mama2.. silakan dicoba ya. Tidak mudah memang, tapi yakinlah pasti BISA. Sambil mencoba silakan dinikmati foto-foto ganteng si Dev (foto diambil dari internet). Fotonya saja yaa filmnya nggak usah. Hehee.... ^^

Kamis, 29 Oktober 2015

Untung ada Ojesy !

Oktober 29, 2015 2 Comments
Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan mencoba Ojesy ( Ojek Syari ). Layanan ojek khusus wanita. Dilihat dari namanya, Ojesy ini memang menyasar kebutuhan mobilitas para muslimah. Seringkali para muslimah terkendala dengan ojek konvensional yang rata-rata dikemudikan oleh laki-laki. Dan akhirnya beralih ke angkutan umum. Padahal, kebutuhan akan transportasi yang cepat, aman, murah dan pastinya memenuhi standar syariat sangat tinggi. Disinilah peluang yang ditangkap Ojesy.
Sebenarnya layanan ojek wanita tidak hanya Ojesy, ada Go-Jek wanita , dan lady jeck. Tapi, berhubung saya baru nyobain Ojesy, ya ceritanya Ojesy dulu yak ^^
Jadi ceritanya waktu itu mau bezuk baby nya teman yang opname di RS Siti Khodijah Sidoarjo. Rute dari rumah ke RS  melewati jalan utama, otomatis membuat saya minder duluan. Hehe.. Dan berhubung pak suami sedang dinas luar kota, jadi terpaksa mencari alternatif lain. Cari barengan, eh ibu-ibu lainnya sudah pada bezuk rombongan. Mau minta antar teman kok sungkan, untungnya ada Ojesy!
Start jam 9.30 saya menghubungi Ojesy melalui sms di nomor 08974565379 . Karena sebelumnya sudah dapat bocoran form order Ojesy dari teman, jadi langsung saja saya isi form ini dengan data saya.
Nama :
No Telpon / SMS :
No WhatsApp :
Tanggal Jemput :
Jam Jemput :
Kota :
Alamat Jemput (lengkap) :
Alamat Tujuan :
Informasi tarif Ojesy untuk saat ini adalah :
Tarif Order : 5.000
Tarif Per KM : 3.000
Tarif Tunggu : 5.000 per 30 menit
Tarif Cancel : 10.000
Tarif Minimal : 5 km (kurang dari 5 km tetap dihitung 5 km)
Berlangganan Bebas Tarif Order
Tidak lama kemudian, saya mendapat balasan sms  balasan yang menginformasikan nama driver dan meminta konfirmasi ulang atas pesanan saya.
Selanjutnya saya tinggal duduk manis menunggu mbak driver menjemput saya. Hmm.. lumayan lama juga saya menunggu. Ternyata mba Oppy, pengemudi Ojesy nya whatsapp ke saya, dia kesulitan mencari alamat saya. Dia nyasar ke perumahan sebelah.  Pukul 10.30 baru mbak Oppy sampai ke rumah. Oiya, untuk keterlambatan ini mbak Oppy bilang ada kesalahan alamat yang diberikan dari operator. Oke lah bisa dimaklumi. Toh gak keburu-buru juga.
Kami segera meluncur. Nggak sampai 15 menit saya sampai ke tujuan. Mba Oppy menunggu di area parkir sementara saya langsung menuju TKP.
Supaya gak terlalu banyak kena tarif menunggu, saya rencanakan sekitar 20 - 25 menit saya sudah pamitan. Tapi ternyata ada sedikit miskom. Saya kesulitan mencari dan menghubungi mba Oppy. Jadi lumayan lama juga kami tunggu-tungguan... akhirnya waktu menunggu terhitung  selama 50 menit.
Total biaya yang saya keluarkan untuk perjalanan ini sebanyak Rp. 45.000,- dengan rincian sebagai berikut
- biaya order Rp. 5.000,-
- dari rumah ke RS angka spedometer menunjukkan 4km jadi biaya nya sebesar Rp. 12.000,- ( 4 km x Rp. 3.000,-)
- tarif menunggu selama 50 menit, terhitung 1 jam yaitu Rp. 10.000,- ( 2 x Rp. 5.000,-)
- perjalanan pulang terhitung Rp. 18.000 (Rp. 3.000 x 6 km ) karena jalur putar balik ke arah Ispatindo lumayan macet kami terpaksa mengambil rute lain.
Kalau dibandingkan dengan taksi masih lebih murah yaa.. Selain itu lebih cepat juga. Dan insyaAllah.. aman! Karena sama-sama perempuan, jadi rasanya kayak bonceng teman aja. Kebetulan mba Oppy, driver yang membantu saya kemarin orangnya juga enak diajak ngobrol. Mba Oppy ini umurnya diatas saya, anaknya sudah SMP. Beliau juga cerita, selain menjadi driver Ojesy, sore atau malamnya beliau mengajar di sebuah bimbingan belajar. Untuk Sabtu - Minggu beliau memilih off duty, dan meluangkan waktu untuk keluarga. Hmm.. luar biasa ya!
Saya sempat bertanya mengenai mekanisme kerjasama driver dengan Ojesy. Jadi mereka, para driver ini, tidak perlu datang ke kantor/pool. Mereka stay at home, dan pihak operator akan menghubungi mereka jika ada orderan. Diutamakan lokasi terdekat dengan pemesan. Untuk wilayah Sidoarjo, masih kata mba Oppy baru ada sekitar 15 orang driver Ojesy. Malah mba oppy ini juga mengajak saya memanfaatkan waktu luang dengan bergabung sebagai driver si Ojesy. Duh mbak, lewat jalan besar saja saya gemeteran, gimana mau jadi driver Ojesy, hehe..^^
Nah, bagi yang ingin menggunakan jasa ojek online, ada baiknya memperhatikan poin-poin berikut :
- siapkan kelengkapan berkendara seperti jaket, masker wajah, dan sunglasses. Minus helm yaa, karena helm sudah disiapkan oleh pengemudi Ojesy.
- perhatikan waktu pesan, jangan mepet-mepet banget dengan kebutuhan kamu. Paling tidak satu jam sebelumnya. Bisa juga pesan hari ini untuk esok hari. Kalau pesen sekarang minta datang sekarang, hehe pesen es teh manis aja deh :P
- mintalah informasi tarif terlebih dahulu. Dan jika argo / tarif mengacu pada jumlah kilometer, minta driver untuk menunjukkan spedometer pada saat awal bertransaksi. Catat jika perlu.
- pesanlah melalui Operator atau Customer Service resmi. Tidak langsung ke driver. Ini penting agar order kita tercatat resmi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan
Untuk saat ini, layanan Ojesy sudah ada di beberapa kota yaitu Surabaya, Sidoarjo, Malang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta, Bekasi dan Gresik.
Bagi saya, Ojesy sangat membantu kebutuhan saya akan transportasi murah, cepat dan aman. Yang terpenting lagi, sesuai syariat.
Bagaimana tertarik menggunakan jasa Ojesy ? Atau malah tertarik mendaftar sebagai driver Ojesy? Silakaan.. ^^

Senin, 26 Oktober 2015

Pimpinan atau Bawahan ?

Oktober 26, 2015 1 Comments
Catatan kecil..
Ini kali ketiga saya mengajak anak-anak makan di sini. Di kedai ayam goreng lokal murah meriah, sejak openingnya sebelum bulan ramadhan lalu.
Yang menarik, dua kunjungan kami sebelumnya, saya selalu ketemu staf wanita yang sepertinya bukan kasir atau pramusaji, tetapi berdiri di area kasir. Mungkin semacam supervisor gitu.
Kenapa saya menduga dia supervisor? Dari caranya menghadapi pembeli seolah bahasa tubuhnya mengatakan, aku bukan pelayan. Belum selesai saya bilang , mba paket ay... langsung dia potong , sama kasir ya bu..
Saya tolah toleh wong ngga ada lagi yang berada di area kasir selain dia. Akhirnya dia pun melayani pesanan saya, sebelumnya teriak-teriak memanggil kasir  tapi nggak ada yang datang.
Oo rupanya saat itu bertepatan dengan jam pergantian kasir, dan dia sedang cashcount , menghitung uang kasir sebelumnya kemudian di serahterimakan ke kasir yang bertugas selanjutnya.. (hahaa.. ini tebakan saya aja lho, maklum mantan kasir)
Kedatangan saya berikutnya ke kedai itu, masih juga ketemu si mbak itu. Kali ini sedang sibuk dengan arsip dan terlihat beberapa kali mengkonfirmasi jadwal rekan-rekan nya yang lain. Tapi tetap dengan berada di area kasir dan pramusaji. Menurut saya cukup mengganggu pelayanan.
Nah, kalau yang ketiga ini agak berbeda. Ketika kami datang antrian lumayan panjang juga. Pembeli ngantri tak beraturan. Saya pun termasuk yang salah tempat hehe. Saya kira memanjang ke depan ternyata belok menyamping. Seorang pria muda yang berdiri di belakang kasir membantu menertibkan antrian.
"Ibu maaf, antri nya dari sebelah sini.." katanya
"Oh.. salah ya... "
Saya pun dengan cengar cengir berpindah tempat. Hehehe..
Ketika hampir sampai giliran saya, si pria muda itu dengan tersenyum menyapa..
"Ibu pesanannya apa saja saya bantu siapkan.."
Padahal saya belum sampai kasir lho, satu giliran lagi.
Dan setelah saya sampai kasir pesanan saya sudah siap. Kasirnya tinggal ngitung saja.
That's the real supervisor!
Hehe , mau cerita itu aja sih ^^
Catatan buat kita semua, ketika kita berada di belakang meja pelayanan. orang tak peduli kita bos atau staf, orang tahunya kita disitu untuk melayani.
Dan, pesan moral yang ingin saya sampaikan adalah, kita tak perlu berteriak untuk menyampaikan siapa kita. Cukup dengan attitude yang baik, orang akan menilai apakah kita layak disebut apa. Pimpinan atau bawahan.
That's all ^^

Jumat, 18 September 2015

Semangat... tapi jangan serakah!

September 18, 2015 2 Comments

Hari ini rasanya seperti tertampar kanan kiri 😭 Apa pasal ?
Ceritanya nih.. lagi semangat pengen jualan kue. Di titip ke kantin sekolah atau lapak kue basah yang ada di sekitaran area tempat tinggal.

Setelah pedekate ke ibu pemilik lapak, barulah saya action. Bikin kreasi andalan nyontek dari fb grup Langsungenak. Egg drop ceria. Titip 15 biji egg drop ceria. Dua hari kemudian saya cek. Alhamdulillah... laku 3 ! Hiks... iya cuma 3 dari 15, selama dua hari. Jauh dari harapan. Tapi si ibunya baik, ngasih semangat. Namanya jualan mbak, harus sabar. Bla bla bla. Okelah bu, tetap cemunguuud...😄😃😁

Besoknya, saya mengumpulkan keberanian mau pedekate ke kantin sekolah si kakak. Intinya si bapak penjaga kantin nggak keberatan, asalkan yang belum dijual di sana. Egg drop ceria? sudah ada ! Puding telor ceplok ? Sudah ada ! Duiing..!! Lutut rasanya gemeter. Muka merah. Apa lagi ya, baru bisa dua itu.. ya sudahlah. Memang belum rejeki saya.

Dalam perjalanan pulang saya berfikir. Iya sih ini semangat.. tapi kenapa saya susah-susah membuka lahan baru yang masih asing bagi saya. Sementara lahan yang sudah saya miliki sendiri belum maksimal tergarap. Hmmm....

Tuh, bahan-bahan bros masih ngegeletak di pojokan. Tuh barang-barang dietalase betah terus karena gak pernah di tawarkan. Tuuh... bisnis raihan shop nya gak maju-maju karena gak bisa fokus..

Nhaa!!! Mau alasan apa lagi !!
*jewerkupingsendiri*

Selasa, 18 Agustus 2015

Membuat Bros Dari Kain Perca

Agustus 18, 2015 0 Comments



Beberapa hasil kreasi bros telah saya publish lewat facebook, dan dari beberapa model yang asli desain saya, desain rimpel berpayet ini yang paling cetar, karena sempat jadi rebutan hehhehe.. akhirnya terpaksa saya buat dua, padahal biasanya limited edition satu desain satu buah ( ssstt, namanya juga perca, kainnya cuil-cuilan jadi gak cukup kalau bikin banyak)

Alhamdulillahnya ini ada kain lumayan lebar jadi cukup bikin dua. 

Nah, buat yang pengen tahu gimana sih cara bikinnya saya akan bagikan tutorialnya ( ada yang pengen tahu nggak sih... hihii )

Pertama-tama siapkan alat dan bahan :
1. Gunting
2. Melt glue dengan gun nya ya (lem tembak)
3. Benang dan jarum
4. Payet warna emas
5. Kain flanel atau kain keras
6. Peniti bros

Untuk bahannya kita siapkan kain perca bahan satin (yang glossy), warnanya  sesuai selera.

Cara membuatnya kayak gini nih :

1. Gunting kain dengan ukuran lebar 6,5cm dan panjang sekitar 70cm (jika panjang kain nggak  cukup bisa di sambung beberapa potong)

2. Siapkan benang dan jarum. Lipat kain menjadi dua, jahit jelujur sampai selesai.

3. Tarik benang sehingga kain terbentuk rimpel yang cantik.

4. Siapkan bulatan kecil dari flanel dan kain satin.

5.Masukan bulatan flanel ke dalam kain satin, jelujur pinggir bulatan, tarik ke tengah. Jadilah bagian tengah kelopak bunga

6.Pasang payet di bagian tersebut. Pasang di tengah kelopak bunga dengan lem tembak/melt glue.

7.Rekatkan flanel di belakang bros, kemudian rekatkan peniti bros

8.Yaiyyy.. jadi deh, bros cantik bunga payet

Selamat mencoba ya.. ^^

Minggu, 16 Agustus 2015

Tentang Impian

Agustus 16, 2015 3 Comments


Teringat obrolan sekitar tiga tahun yang lalu, dengan anak mbarep yang waktu itu berumur sekitar 4 tahun. Ketika itu saya membeli sarung tangan untuk naik sepeda motor. Dia ikut-ikutan minta beli sepasang sarung tangan kecil seharga 3000 rupiah.
"Buat apa kak..?"
"Ini kan bisa kakak pakai nanti kalau kakak ke Kanada, disana kan dingin ada salju"
"Ehm... ke Kanada ya.."

Ketika saya ceritakan ke Sheri sahabat saya di Kanada, Sheri bilang 
"That's great!! Icha harus ke Canada untuk university !

Dan pagi ini.. Icha -7th- bertanya kepada saya

"Mama suka salju?"
"Emmm.... belum tau sih, kan belum pernah pegang..."
"Kakak suka, kakak nggak sabar menunggu kuliah nanti... kakak mau kuliah di Kanada, disana kan bisa lihat salju.."

Saya pikir, angan-angan ke Kanada hanyalah celotehan bocah balita. Ternyata, selama ini dia tetap menggenggam mimpinya untuk bisa ke Kanada. Subhanallah..

Saya tak begitu ingat, kenapa Kanada yang dipilihnya. Mungkin dari cerita saya tentang Sheri juga dari hadiah-hadiah Sheri untuknya. Jadi Kanada adalah negara pertama yang di ketahuinya selain Indonesia.
Yang saya ingat, Icha kecil sering bertanya apakah di negara tante Sheri ada salju..? Dan dia semakin bersemangat untuk melihat salju di Kanada.

Tidak hanya tentang Kanada, saya ingat impian Icha sewaktu TK. Ingin piala. Sangat ingin. Beberapa teman menyarankan saya membeli piala dan titip ke guru saat ada perlombaan. Bad idea :P
Saya tidak ingin mengajarinya berbuat curang. Saya yakinkan suatu saat pasti dia akan mendapat piala. Hingga akhirnya di TK B dia berhasil mendapatkan juara dua lomba bercerita. Alhamdulillah.. ^^

Terkadang saya melupakan impian, atau menganggap impian saya sulit diraih. Tapi guru kecil ini mengajarkan kepada saya bagaimana mengenggam impian dan berusaha meraihnya. Di sisi lain, saya juga akan belajar bagaimana saya ikut bermimpi bersamanya, bukan mengajaknya meraih impian saya. Mari bermimpi, berusaha meraihnya dan berdoa.


Rabu, 12 Agustus 2015

Mama Kembalilah ke Rumah

Agustus 12, 2015 1 Comments

"Mama.. enak ya jadi Ibu.." kata kakak Icha tadi pagi
"Memangnya kenapa, kak ?"  tanya saya
"Ibu itu nggak usah cari pekerjaan, sudah punya pekerjaan..."
"Hmm.. memangnya apa pekerjaan seorang Ibu ?" tanya saya memancing
"Merawat anak..." jawab si kakak.

Subhanallah..!
Dalam hati saya hanya bisa memuji kebesaran Allah. She's better than me in everything. Jangankan dibandingkan saat saya seusianya, dibandingkan saya sekarang saja saya masih kalah.

Maksud saya, bukan dia 100% sempurna. Adakalanya perilaku negatif juga muncul. Yang saya yakini, itu adalah akibat contoh buruk dari saya. Misalnya, ketika saya memarahi dia dan adiknya. Di lain kesempatan dia akan memarahi adiknya dengan kalimat dan cara yang sama ketika saya memarahi mereka. Bukankah anak peniru ulung ?
Saya masih harus terus belajar. Merubah karakter dan pola asuh saya yang cenderung otoriter.

Balik lagi cerita tentang Icha. Dia pernah mengalami masa transisi, masa saya bekerja kemudian masa saya tidak bekerja. Perubahan yang paling terasa dari sudut pandang bocah seusianya pastinya tentang uang jajan. Kalau dulu kami bisa sering-sering ke minimarket. Beli jajan apapun yang dia suka. Sekarang jika kami ke minimarket, pasti dengan syarat : masing-masing boleh ambil jajan satu saja ! (Belum lagi ditambah tatapan mata galak dari emaknya.. hmmm astaghfirullahaladzim...)
Sehingga pada suatu ketika dia berucap, mama boleh kerja lagi kok...

Saya tertegun, sedih.. hampir marah. Saya ini berhenti kerja demi dia dan adiknya. Seolah apa yang saya lakukan tidak ada artinya. Juga sedih karena dia merasa bahwa lebih enak kalau punya mama yang bekerja. Tapi sedetik kemudian, saya menyadari dia hanyalah bocah 6 tahun. Saya coba memberi pemahaman kepadanya, bahwa tugas seorang Ibu adalah dirumah. Mengurus rumah, melayani suami dan mendidik anak-anaknya. Qadarullah, salah satu video tausiyah Ustadz Budi Ashari tentang Ibu yang ada di handphone saya dia lihat. Semakin memahamkan dia tentang makna tugas seorang Ibu.

Ketika, suatu hari iman saya goyah. Dorongan kembali ke dunia kerja begitu mengusik. Diam-diam saya mengunduh aplikasi Job Search di android. Dan apa yang Icha katakan sungguh-sungguh tamparan halus yang mengena di hati saya.

"Mama ingin cari kerja ?"
"Iya kak...."
"Kenapa..?"
"Biar Mama bisa bantu cari uang untuk sekolah kakak, biar kakak dan adek bisa jajan... bla bla bla " sejuta alasan saya kemukakan. Alasan yang kira-kira menyenangkan untuk anak seusianya.
"Mama.. apa Mama lupa kata ustadz di video di hp mama? Ibu kembalilah kerumah.."

Degg!!
Jantung saya seolah berhenti. Ya Allah, sungguh telah Kau titipkan seorang malaikat kepada kami. Satu kalimat yang diucapkannya, membuat saya berfikir. Keinginan bekerja kembali saya buang jauh-jauh. Saya luruskan niat berjuang di jalanNya. Mengasuh dan mendidik anak-anak. Menggali potensi diri lebih dalam lagi. Agar bisa berdaya walau bukan di belakang meja kerja.

Bukanlah hidup namanya jika tanpa ujian. Memutuskan berkarir di rumah pasti ada godaanya. Baik dari dalam diri atau dari orang lain. Semoga istiqomah.

Jumat, 07 Agustus 2015

Ketika Perca Jadi Berharga

Agustus 07, 2015 2 Comments
Membuat pernak-pernik kreasi handmade memang hobi saya. Pengennya sih, dari hobi bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Beberapa bidang kreasi sudah saya coba tapi rasanya kayak belum "klik" gitu. Sampai suatu ketika ( baru beberapa hari yang lalu hehehe ) saya menemukan passion saya berkreasi di bidang bros kain perca.
Ceritanya, saya punya gamis babydoll dengan model kerah turtle neck. Lazimnya baju model kerah leher kura-kura itu biasanya kan kainnya melar nah si gamis ini nggak terlalu melar, alhasil kepala saya selalu protes setiap melewati kerah tersebut. Itung-itung pengiritan, saya nekad mem vermak sendiri kerah tersebut (lumayan, irit sepuluh atau lima belas ribuan ). Bermodal gunting jarum dan benang dimulailah proses pembedahan si gamis. Krek krek.. kerah kura-kura berhasil di potong. Pinggiran leher gamis saya sum (jahit tangan). Nggak apa2 lah agak menceng-menceng dikit, kan dipakainya ketutup kerudung juga ^^
Baju gamis sudah rapi. Ada sisa kain potongan kerah, mau diapain ya ? Tadinya pengen bikin ikat rambut. Tinggal isi karet, jahit tangan sedikit jadi deh. Etapi kudu nunggu beli karet dulu. Iseng-iseng sisa kain saya kruwel-kruwel.. lho lho.. kok bagus ya.. kayak bros. Eh beneran bisa jadi bros lho... ! Kebetulan spare part yang lain seperti peniti dan manik-manik masih ada stok. Daan..jadi deh Bros Mutiara Bunga !
Kejadian ini mengilhami saya. Kenapa tidak saya coba? Kemudian saya hubungi teman yang penjait buat minta perca kainnya. Alhamdulillah, atas ijin Allah dalam waktu singkat perca sudah sampai ke rumah saya. Beberapa bros yang sudah jadi saya upload ke akun facebook saya. Lagi-lagi Allah memberikan kemudahannya, dari foto-foto yang saya upload beberapa teman tertarik. Bahkan seorang sahabat saya khusus memesan 200 pcs bros ! Woww...
Satu lagi mukjizat yang saya rasakan, bahwa Allah akan memberikan rizki lewat jalan yang tak disangka-sangka jika kita berusaha. Saya berharap usaha ini akan menjadi besar nanti nya. InsyaAllah.. !

Kamis, 23 April 2015

#BeraniLebih Melawan Phobia Kucing

April 23, 2015 10 Comments
Kucing!
Sejak kecil saya menobatkan makhluk itu sebagai musuh utama. Jangankan memegangnya, kesenggol ekornya aja bisa girap-girap !!
Paling sebel nih, jaman dulu waktu masih mahasiswa, kalau makan di warung tenda penyetan pasti dibawahnya banyak kucing bersliweran. Bisa dipastikan kaki saya naik pangkat ke bangku, atau minta tolong si empunya warung buat ngusir. Selera makan bisa hilang kalau dideketin sama kucing.
Pernah ada kejadian, waktu itu saya di kost an sendiri. Hujan deras. Jemuran anak kost basah kuyup kena ujan saya cuekin gegara ada kucing bobok manis di keset depan pintu kamar saya. Gimana gak kesel tuh anak se kost-kost an?
Malu-maluin banget pokoknya ekspresi saya kalau ketemu kucing. Mau dibilang lucu kek imut kek.. buat saya kucing itu binatang rumahan paling menyeramkan. Jangan dibandingkan dengan singa atau macan ya, kalau mereka kan nggak keluyuran.. beda sama kucing.
Tapii... lain cerita setelah punya anak. Gengsi dong ngaku ke anak kalau emaknya ini phobia sama kucing. Jadi sok jamilah gitu kalau ada kucing. Padahal dalam hati dag dig dug derr...
Suatu hari, ketika saya sedang jalan pagi dengan si bungsu Faisya, eh ndilalah kok nemu bayi kucing. Tergeletak kedinginan di pinggir jalan. Aduuh.. kenapa juga harus lihat..! Mau ditinggal ga tega, mau di bawa tp saya belum berani pegang kucing. Duh Gustii... ><
Akhirnya saya putuskan untuk #BeraniLebih melawan rasa takut saya. Saya angkat tubuh kucing itu. Diam. Tapi masih bernafas. Dan saya bawa kerumah. Dan mulai hari itu rumah kami disibukkan dengan aktivitas merawat debay kucing. Sebelumnya saya menghubungi adek ipar yang catlover, minta saran apa aja yang harus dilakukan untuk merawat si debay ini. Setiap instruksi dari adek ipar saya lakukan. Cuma ada satu yang bikin saya was-was, adek ipar sempat bilang 'semoga bisa hidup terus ya mbak' Lah, emangnya ga bisa dek ?
"Biasanya kucing kecil yang masih menyusu induknya nggak akan bertahan lama kalau tidak disusui. Karena asupan makanan kan cuma masih bisa susu induknya. Hwaa.. padahal saya sudah membayangkan si debay kucing ini akan tumbuh menjadi anak kucing yang sehat dan berguna bagi nusa bangsa , eh :D
Dua hari berlalu, debay kucing terlihat makin lemah. Suara ngeongnya makin kecil. Tapi aktivitas pencernaannya yang masih berfungsi membuat saya tetap berharap. Namun Tuhan berkehendak lain, di hari ketiga kami merawatnya, debay kucing berpulang. Si kakak sampai nangis bombay.. Sediiih banget... :-'(
Saya juga sedih, sempat heran sendiri kenapa ya baru kenal 3 hari aja sedih begini ditinggal mati kucing. 
Ternyata phobia kucing bisa disembuhkan, dengan :
1. Tekad yang kuat , tekad yang kuat untuk mengatasi phobia membuat saya #BeraniLebih melawan rasa takut saya
2. Kasih sayang , bagaimana saya bisa mengajari anak-anak saya mengasihi makhluk ciptaan Tuhan, jika saya memegangnya saja nggak berani :D
3. Malu , malu lah.. kalau sampai anak-anak tahu mama nya takut kucing. Sebelum ini, kalau ke anak-anak saya ganti istilah takut dengan geli atau jijik (alasan jika ada kucing yang terlihat kotor)
Semangat #BeraniLebih !
penulis : Novriyanti
Facebook : www.facebook.com/bunda.adiba ( Novri Yanti )
Twitter : @mbaknop

Senin, 20 April 2015

Mamak Mertua Mamak Idola

April 20, 2015 8 Comments

Kalau bicara tentang hari Kartini,  perempuan, dan pahlawan pastilah ingatan kita  menuju ke sosok seorang ibu kandung. Tapi kalau bicara tentang perempuan (tua) yang bawel, suka mengatur, cemburu ke kita, agaknya ingatan kita mengarah ke ibu mertua. Sampai-sampai ada tanaman yang bentuknya panjang, tajam di ujung nya dinamakan lidah mertua. Setajam itukah lidah mertua ? Tidaaakkk !!

Bukan karena mau ikutan even KEB trus saya baik-baikin image mamak mertua  saya loh ^^ Tapi memang karena makmer saya hebat! Tanpa mengurangi rasa hormat dan sayang kepada ibu kandung saya ( love you always Mam !)

Saya pertama kali bertemu beliau pas lamaran. Ya, lamaran. Waktu suami masih pedekate sama sekali belum pernah bertemu. Maklum, mamak mertua tinggal di Kalimantan Timur. Sementara anaknya (calon suami saya waktu itu) tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur. Saya sendiri waktu itu tinggal di Yogyakarta. Sementara orang tua saya tinggal di Batang, Jawa Tengah. ( Jangan ditanya ketemunya kapan dan dimana ya? ) Singkat cerita ketika si Mas melamar saya secara pribadi, sendirian maksudnya, saya memberi jawaban klise, kalau serius ajak orangtuamu ke orang tua saya. Dan, mulailah cerita bersejarah itu. Bertemu Bapak dan Mamak mertua untuk pertama kali nya.

Setelah resmi menjadi anak menantunya, yang pertama saya tanyakan ke Mamak mertua adalah..
"Mak, kok dulu mau langsung diajak ngelamar saya, padahal Mamak belum pernah tahu saya sebelumnya.."
Jawaban Mamak sempat bikin saya melayang dan kejedug langit-langit rumah.
"Mamak pernah dilihatin foto mu dan Mamak  yakin kamu yang terbaik untuk Tanto, makanya Mamak mau diajak ngelamar walau belum pernah ketemu sebelumnya.."
Ah.. Mamak bikin saya ge er  ^^

Ketegaran dan kegigihan Mamak dalam mendidik anak-anaknya sangat saya teladani. Beliau membesarkan anak-anak dalam keterbatasan materi, namun tak terbatas dalam doa dan ilmu agama. Bagi beliau ilmu agama adalah nomor satu. 

Mamak asli Magelang Jawa Tengah. Hijrah ke sebuah lokasi transmigrasi di Kalimantan Timur di tahun 1972. Tepatnya di desa Bukitbiru kabupaten Tenggarong.  Di era presiden Soeharto, transmigrasi menjadi program andalan untuk memeratakan jumlah penduduk, sekaligus mengurangi kepadatan di Pulau Jawa. Jaman dulu aja sudah padat, gimana sekarang ya..

Memutuskan untuk meninggalkan kampung halaman dan merantau ke daerah baru, bukan hal yang mudah. Apalagi bagi orang Jawa yang terkenal dengan slogan "mangan ora mangan sing penting kumpul" ( makan nggak makan yang penting kumpul ). Tapi Mamak menguatkan hati dengan tekad demi mencari kehidupan yang lebih baik. Sampai di sana bukannya langsung enak dengan subsidi pemerintah, tapi masih harus 'babat alas'. Ditambah lagi Bapak mertua yang masih harus pindah ke kota lain untuk mendapatkan pekerjaan sebagai pegawai kecamatan. Mungkin status pegawai lebih dihormati daripada sekedar petani. Jadilah Mamak membesarkan anak-anaknya seorang diri. Kesibukan bertani, tak membuat Mamak lupa mengajar anak-anaknya mengaji dan ilmu agama. Bahkan Mamak juga mengajar anak-anak tetangga mengaji. Gaji Bapak yang pas-pasan tidak pernah membuat Mamak mengeluh. Dengan segala daya, Mamak berupaya. Menjual hasil ladang kepasar. Berjalan sekian kilometer dengan menggendong bakul/keranjang pun dilakoninya. Sekali lagi, semua demi pendidikan anak-anaknya. Alhamdulillah, dibalik setiap kesulitan Allah pasti memberi kemudahan. Anak-anaknya beberapa kali menerima beasiswa. Sehingga meringankan beban Mamak. Selepas SMP, suami saya dan adiknya yang laki-laki berhasil masuk SKMA, yaitu sekolah kejuruan kehutanan setara SMA dengan ikatan dinas. Sehingga tidak memberatkan Mamak lagi. Alhamdulillah lulus SKMA mereka langsung mendapat penempatan bekerja. Sambil bekerja barulah mereka melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi.

Ketika ada rejeki, Mamak dan Bapak mertua mengunjungi kampung halamannya di Magelang Jawa Tengah. Kalau ngga salah tahun 2010. Saya berkesempatan menemani Mamak dalam 'tour de Java' nya. Isak tangis penuh haru mewarnai setiap pertemuan dengan sanak kerabat. Sangat mengharukan bertemu Ibu ( nenek buyut anak saya ) yang sudah sangat sepuh, pakde, paklek dan keluarga yang lain setelah sekian puluh tahun tidak bertemu. Subhanallah...

Mamak juga menjadi sandaran saya ketika rumah tangga saya diterpa riak-riak gelombang. Beliau arif dan bijaksana. Dukungan penuh dari Mamak membuat saya kuat dan yakin mampu melewati semuanya. Setiap menelepon atau ditelepon, Mamak selalu berucap,

"Sing sabar le momong anak..." ( bersabarlah dalam mengasuh anak )

"Sing sabar ngadepi Mas mu..." ( bersabarlah menghadapi Mas mu ) suami maksudnya. Sst.. smoga si Mas yang diomongin nggak baca ^^

Tidak bosan-bosannya Mamak mengingatkan saya untuk bersabar. Bagi saya, kalimat itu seperti suntikan daya untuk mengisi ulang batere kesabaran dan kekuatan saya. 

Mamak Siti Asiyah, perempuan sederhana di Bukitbiru. Mungkin parasmu tak seayu Asiyah istri Firaun, tapi doamu adalah lentera bagi kami, anak-anakmu.. 




Selasa, 31 Maret 2015

Abi punya uang untuk infaq ?

Maret 31, 2015 2 Comments

Pagi tadi sebelum berangkat ke sekolah saya mendengar Weca bertanya pada Abinya.
"Bi.. Abi punya uang nggak ?"
"Buat apa...?" Tanya Abinya
"Buat infaq.." jawab Weca kalem

MasyaaAllah..
Dalam hati saya merasa bangga, di usia nya yang baru 3,5 tahun Weca sudah gemar berinfaq. Walaupun mungkin dia belum menyadari apa hakikat infaq itu sendiri.
Di sekolah nya, ada celengan panda. Anak-anak dibiasakan memasukan infaq ke dalam panda. Tapi biasanya saya dan juga guru-guru nya mengatakan dengan istilah "kasih makan panda" entah benar entah salah penggunaan istilah itu, kalau saya pribadi menggunakannya agar weca lebih merasa "fun" ketika memasukan lembaran uang ke dalam mulut panda.

Saya sendiri pada awalnya tidak terlalu respek dengan keberadaan si Panda. Menganggap remeh temeh. Sempat juga bisikan syetan menghampiri, kan sudah bayar SPP, ngisi amal jariyah, ngapain infaq juga.. kalau setiap masuk harus bawa uang sekian ribu untuk infaq, coba dikalikan kalau sebulan masuk berapa kali...
Astaghfirullahaladzim..... !!

Ternyata, walau kelihatannya sepele tapi membiasakan anak berinfaq insyaAllah akan sangat berpengaruh untuk pembentukan pondasi akhlak anak itu sendiri.

Sekali lagi, anak ibarat kertas putih. Orangtua lah yang membuat pola pada kertas tersebut. Apakah akan dilukis pola yang indah atau di coret-coret sesuka hati.

Tetap belajar dan berdoa agar dipantaskan menjadi orangtua yang luar biasa untuk diamanahi anak-anak yang luar biasa

Sidoarjo, 30 Maret 2015
Sambil menunggu waktu jemput Weca sekolah Paud ^^

Sabtu, 28 Maret 2015

Relly

Maret 28, 2015 2 Comments


"Halo.. Assalamualaikum..?"
"Halo.."
*suara berisik gak jelas*
"Halo.. mau bicara dengan siapa ?" -gaya ketus-
"Itza ada?"
*masih kresek-kresek gak jelas,tapi kedengarannya suara anak laki-laki*
"Ooh.. itza ada, ini dengan siapa ?" -melunak-
"Aku lupa namaku"
Trep !! Terdengar suara telpon ditutup. Saya bengong. Mau marah ngga jadi... hahaha... :D

Anak gadis mulai ada yang nelpon rupanya. Usut punya usut, si penelepon adalah Azril alias Relly teman sekelasnya. Relly duduk paling dekat dengan Icha. Wajarlah jika mereka berteman dekat.
Masih belum terkuak modusnya menelepon dan berkata "aku lupa namaku"

😁😁😁

Jumat, 27 Maret 2015

Coretan Icha

Maret 27, 2015 2 Comments

Mama..
Kau cantik seperti bidadari
Terima kasih kau sudah  menjagaku
Maafkan karna aku suka nakal
Maafkan aku sering membuatmu marah
Karna kau aku menjadi lebih disiplin

Sidoarjo 27/3/2015
♡ Icha

Jumat, 20 Maret 2015

Olimpiade Sains Kuark 2015

Maret 20, 2015 2 Comments

Hari Sabtu tanggal 21 Februari 2015 Icha mengikuti Olimpiade Sains Kuark , yang diadakan oleh majalah sains anak Kuark.

Peserta nya lumayan banyak, dari SD Raudlatul Jannah sendiri dan dari beberapa sekolah lain. Tahap ini merupakan tahap penyisihan, keikutsertaannya pun bukan dari seleksi melainkan dari inisiatif sendiri. Jadi kemungkinan masuk semi final ya tidak terlalu besar. Mengingat level yang diikuti Icha adalah level 1 dimana level 1 ini level untuk kelas 1 dan 2. Logika nya yang berpeluang lebih besar untuk lolos ke semifinal ya kelas 2.. hehe. Itu menurut saya sih.. Hampir sama dengan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik yang diikuti nya bulan Desember tahun 2014 lalu, level nya pun terbagi 3. Level 1 untuk kelas  1 dan 2. Beda nya ajang KMNR diikuti setelah terpilih melalui seleksi dari pihak penyelenggara.

Walaupun belum pernah lolos ke tahap berikutnya setidaknya mengikuti ajang-ajang berbasis sains ilmiah atau matematika seperti ini bisa menumbuhkan semangatnya berkompetisi. Pengalaman yang di dapat juga sangat bermanfaat untuk langkahnya kedepan yang masiiih sangat panjang. InsyaaAllah..

Untuk OSK nya sendiri belum tau nih, kapan pengumumannya. Mudah-mudahan ada hasil terbaik sesuai dengan harapan. Aamiin ^_^

Follow Us @soratemplates