Karena banyaknya respon pada tulisan ini, saya merasa perlu menegaskan kembali bahwa tulisan ini bukan saran pengobatan, hanya sharing pengalaman pribadi. Jika teman - teman mempunyai keluhan serupa, dan merasa khawatir, please go to see your doctor! Dan please, baca sampai akhir ya, karena saya menuliskan frequent questions di bagian bawah artikel. 

Yak mulai dari sini,

Kondisi mata saya ini bisa dibilang cukup spesial. Mudah merah, perih dan kering. Terkena angin sedikit langsung merah. Apalagi jika kena debu atau paparan AC dalam waktu yang cukup lama. Bisa dibilang kondisi mata kering dan gejala-gejala lainnya seperti mata sepet, mata pegel atau mata lelah sudah jadi langganan sehari-hari. Jika sudah begitu, biasanya saya anggap sebagai 'alarm'  untuk menghentikan aktivitas yang berlebihan agar bisa memberi ruang istirahat yang lebih lama bagi mata.

Belum lama ini saya mengalami kondisi mata yang cukup menyedihkan. Rasanya seperti ada pasir yang tersangkut di bola mata. Seperti kelilipen parah.  Mata rasanya perih seperti terbakar, tiap berkedip seperti ada yang tersayat-sayat. Sudah beberapa kali saya merimbang mata, agar pasir atau debu yang nyangkut di mata bisa keluar.

Oiya, bagi yang belum tahu, rimbang ini cara tradisional yang diajarkan ibu saya kalau saya kelilipan. Yaitu dengan meletakkan air bersih penuh di baskom atau gayung, kemudian celupkan wajah khususnya di bagian mata agar mata bisa terkena air seluruhnya. Buka dan kedip-kedipkan beberapa kali. (Jangan ditanya kek apa pedesnyaa.. )

Biasanya rimbang ini efektif untuk mengatasi kelilipan. Tapi kali ini tetap tidak ada perubahan, mata saya tetap seperti keselipan pasir. Yang ada malahan mata semakin pegel, merah dan perih. Setelah saya amati, ternyata bukan pasir yang ada di mata saya, melainkan ada sebuah bintik putih kekuningan di bagian putih (sklera) mata, di posisi dekat hidung. Lalu saya mencoba googling dengan kata kunci 'bintik putih pada sklera mata' Daan, apa hasilnya pemirsaa.. Ternyata yang muncul adalah beberapa artikel tentang jerawat mata. Ya Salam.. kok yo bisa-bisanya jerawat nyempil di mata, wong muka juga masih lebar.

Jadi si biang kerok mata perih dan mata kering saya selama ini adalah si jerawat mata, atau nama kerennya Pinguecula. Tapi si Pinguecula ini bukan jerawat biasa seperti yang sering muncul di kulit.

Pinguecula adalah benjolan atau bintik berwarna kuning yang tumbuh pada konjungtiva lapisan bening di sepanjang kelopak mata dan menutupi bagian putih mata / sklera ( sumber : alodokter.com )
ini bukan mata saya, tapi persis seperti inilah kondisinya..
ada bintik di bagian putih mata. foto dicomot dari medicoapps.org 


Menurut alodokter.com gejala pinguecula ini antara lain, mata kering, gatal, terasa  terbakar dan seperti ada pasir yang tersangkut di dalam mata. Kondisi ini bisa membuat mata merah, nyeri bahkan bengkak. Persis seperti yang saya alami.

Kenapa Bisa Muncul Pinguecula ?


Masih menurut alodokter.com, pinguecula ini belum bisa dipastikan penyebabnya. Tetapi ada beberapa faktor yang dikaitkan dengan kemunculan pinguecula antara lain terlalu sering kena matahari, debu atau angin. Pinguecula berasal dari jaringan pada konjungtiva yang berubah, sehingga membentuk benjolan atau bintik kecil. Dalam benjolan atau bintik pinguecula terdapat kandungan lemak, kalsium atau keduanya.

Satu hal yang melegakan saya, bintik pinguecula ini tergolong jinak dan bukan kanker. Alhamdulillaaaah.. Pada umumnya pinguecula bisa pulih dengan sendirinya, jadi penanganannya dilakukan untuk mengatasi ketidaknyamanan yang ditimbulkan yaitu mata kering, mata sepet, mata pegel dan mata lelah. Salah satunya dengan cara memberikan obat tetes mata yang tepat agar mata terasa lembab dan mengurangi nyeri yang ditimbulkan.


Meskipun pada beberapa kasus pinguecula dapat sembuh sendiri, namun keluhan yang ditimbulkan oleh pinguecula sungguh bukan keluhan yang ringan. Seperti yang saya alami, mata terasa kering, perih bahkan bengkak. Penggunaan obat tetes mata lumayan membantu mengurangi keluhan. Jika teman-teman juga menggunakan obat tetes mata, jangan lupa cek dulu aturan pakainya ya!


ilustrasi penggunaan obat tetes mata, 
Foto dokumen pribadi

Tips Mencegah Pinguecula Muncul Kembali :


Ya, menurut di artikel yang saya baca pinguecula ini bisa muncul kembali. Meskipun bukan kategori penyakit berbahaya, dan umumnya bisa pulih sendiri, saya mah jangan sampai si Pingue balik lagi. Ini di beberapa tips untuk menghindari munculnya kembali pinguecula :

1. Gunakan kacamata ketika beraktivitas di luar rumah.   Selain melindungi mata dari angin dan debu, hal ini juga bertujuan menghalangi mata dari paparan radiasi sinar ultraviolet A dan B ( UV A dan UV B )

2. Gunakan alat pelindung mata ketika bekerja dengan zat kimia atau membersihkan ruangan yang berdebu. 

3. Jangan merokok. Nikotin dan zat kimia dalam rokok dapat memperburuk gejala pinguecula. Alhamdulillah, saya mah nggak ngerokok ..

4. Last and most important, selalu sedia obat tetes mata dirumah ataupun saat bepergian, gunakan hanya  jika mengalami gejala mata kering saja ya..

Frequently Answers and Questions

Berikut saya rangkum beberapa pertanyaan yang muncul berulang di kolom komentar, juga beberapa yang masuk lewat DM akun instagram :

Q : Bagaimana kondisi mata saya sekarang, apakah sudah sembuh ?
A : Terima kasih bagi yang menanyakan ini, alhamdulillah, kondisi mata saya saat ini sudah sembuh dari pinguecula / bintik jerawat di mata. Tetapi, mata saya tetap dengan kondisi sensitif yang mudah merah dan perih ketika terpapar debu. Saya pakai kacamata anti UV setiap naik sepeda motor untuk mengurangi keluhan ini. 

Q : Berapa lama sembuhnya ?
A : Bintik putihnya hilang sekitar 3-4 minggu, kondisi bisa berbeda ya..

Q : Obat tetes matanya pakai apa ?
A : Yes,  sebut merk ya.. bukan endorse nih.. waktu itu saya pakai Insto Dry Eyes, yang tutup biru, jangan lupa, ada tulisan dry eyes nya, karena yang ini lebih membantu untuk keluhan mata kering dan sepet. Harganya sekitar 15 ribuan. 

Q : Apa pinguecula bisa hilang ?
A : yang saya alami BISA. 

Q : Selain pakai obat tetes mata, saya pakai obat apa?
A : Saya nggak pakai obat lain. Please noted ya, obat tetes mata ini bukan obat untuk menghilangnya bintiknya, tetapi untuk meredakan keluhan yang timbul. 


I was surprised, ternyata artikel ini mendapat banyak respon dari pembaca, dan mohon maaf untuk komentar yang belum terbalas. Ternyata banyak juga yang mengalami kondisi seperti ini. Jika keluhannya sudah menganggu dan bikin was was banget ngga ada salahnya cek ke dokter. Kalau  belum sempat ke dokter, bisa kok mencoba aplikasi chat dokter online yang banyak tersedia sekarang ini. 

Semoga bermanfaat ya.. 

Pernah punya keluhan serupa atau keluhan lain dengan mata, boleh yuk cerita-cerita di kolom komentar.