Mencoba Peluang Kerja Remote, Cara Dapat Penghasilan Dari Rumah

pic source : UnSplash


Mendengar kata 'kerja online' biasanya yang terbayang di pikiran kita adalah jualan online, atau bisnis jaringan. Sebenarnya lahan kerja online tidak hanya itu. Karena sekarang ini banyak perusahaan yang menerapkan sistem crowdsourcing. Artinya, kita bisa bekerja di perusahaan tersebut secara remote ( jarak jauh ). Sistem ini dianggap lebih murah. Dan bagi pekerja, tentunya sistem ini lebih memudahkan karena bisa bekerja dari mana saja.

Yes.. artinya bisa dong kita ngerasain gajian tanpa harus keluar rumah.

Cucok banget buat emak-emak mager hobi rebahan kayak kita, eh kayak saya :D

Kerja remote tuh, ngapain aja sih ?

"Mbak Nop, daftar workshop yuk.. hari H bla bla...
"Duh, maaf.. Ga bisa mba.. aku ada kerjaan...."
"Oo, kerja dimana ?"
"Kerja online, mba.."
"Oh, olshop ?"
"Bukan, kerja remote..."
"Eh gimana tuh, remote nya diapain ?"

Bingung kalau ada yang tanya. Seriusan, susah ngejelasinnya. Mungkin karena belum terlalu familiar ya. Meskipun di Indonesia, jumlah remote worker sekitar 34% dari jumlah pekerja yang ada. Ini merupakan negara terbesar kedua setelah India yaitu 56%   ( sumber : logique.com 2018 ) 

Well, sebelum kita bahas lebih lanjut, ada baiknya teman-teman tahu apa itu definisi kerja remote.

Bekerja remote adalah sistem bekerja dimana para pegawai tidak diwajibkan datang ke kantor untuk melakukan suatu pekerjaan. Pegawai bisa bekerja dari mana saja, asalkan terhubung dengan jaringan sistem kerja yang disediakan oleh perusahaan ( online workplace )

Job yang tersedia sesuai dengan projectnya. Ada content moderator, data management, rater, translator dan transcriber. Itu hanya sedikit yang saya tahu, masih banyak bidang lainnya.

Saya memulai jadi pekerja remote sekitar 2 tahun yang lalu. Tapi selama 2 tahun itu nggak full job ya. Karena saya  memang mencari job yang sifatnya freelance agar lebih mudah mengatur jam kerjanya. Maklum, emak-emak, banyak tugas negara yang tidak  bisa ditinggalkan.

Di tahun pertama, saya hanya mengerjakan short term project berupa survey-survey pendek. Fee nya kisaran USD 2 per survey. Kecil tapi lumayan lah, daripada nggak ada.

Di tahun kedua, alhamdulillah, sempat ngerasain long term project. Kontinyu sekitar 3 bulan. Setelah project selesai, ya nganggur lagi. Hunting project lagi.. Nganggur lagi dan seterusnya.

Cara kerjanya bagaimana ?

Sama seperti orang bekerja pada umumnya, pertama kita masukkan lamaran dulu ke perusahaan crowdsourcing. Kebijakan tiap perusahaan bisa berbeda-beda. Ada yang diawal hanya kirim data, resume atau CV, ada juga yang diawal masuk harus bisa melewati  tes yang lumayan sulit.

Setelah apply, kita harus rajin memantau setiap peluang yang ada di perusahaan tersebut. Jika ada project yang menurut kita bisa kita penuhi kualifikasinya jangan ragu untuk mendaftar. Dari situ perusahaan akan mereview data dan menghubungi kita. Tapi jangan senang dulu, karena beberapa project masih ada exam qualification untuk benar-benar masuk ke projectnya. Harus sabar yah..

Setelah kita benar-benar lolos dan resmi terdaftar di project tersebut, kita akan mendapatkan akses untuk login ke project.

Jadi, Apa Yang Perlu Disiapkan Untuk Memulai Kerja Remote ?


Sebelum memulai hunting pekerjaan remote, ada baiknya kita menyiapkan hal-hal berikut ini :

1. Bikin Email Khusus

Email untuk apply kerja remote sebaiknya terpisah dari email pribadi, apalagi email notifikasi media sosial. Hal ini penting, agar info-info seputar pekerjaan tidak kita lewatkan.

2. Membuat CV Standard Internasional

CV merupakan media branding kita ke perusahaan.  Tentunya kita ingin perusahaan bakalan 'jatuh cinta' dengan profil kita. Lalu bagaimana standard CV internasional yang sesuai untuk lamaran kerja remote ?

Awalnya saya searching di google dan nyontek CV versi Harvard University, tapi koq lumayan rumit menurut saya.

Iseng-iseng saya coba pakai template CV dari Canva, yang lebih simpel.

Silakan, terserah kalian aja cocok yang mana. Mau pakai template dari Canva atau nyontek yang versi Harvard, intinya bagaimana menyampaikan profil kalian dengan lengkap.

3. Bisa Berkomunikasi Dalam Bahasa Inggris

Bekerja secara remote mau nggak mau, harus bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Bukan berarti harus jago-jago banget sih, sayapun masih sering ngintip google translate. Minimal bisa writing dan text chat dalam bahasa Inggris. Karena sebagian besar komunikasi dilakukan secara tertulis.

Tapi ada beberapa perusahaan yang menerapkan 1-1 call. Secara berkala mereka menelepon untuk mendapat feedback dari para freelancernya.

Dalam lingkaran remote working, bisa jadi kita akan bertemu sesama pekerja dari Indonesia. Tetapi teteup aja jika di forum kerja ngobrolnya wajib pakai bahasa Inggris. Atau bakalan disemprit sama project officer jika nekat chat  pakai bahasa negara asal.

4. Siapin Buku Catatan

Selama proses kita apply ke beberapa perusahaan, catat tanggal kita mengirim lamaran, email yang kita gunakan, user id dan password yang kita buat.

Pic Source:Unsplash via PicsArt

Berhubung saya orangnya suka mencatat, jadi buku catatan wajib buat saya. Jika kalian lebih suka paperless, boleh koq skip poin ini.

5. Punya Gadget dan Koneksi Internet Yang Dapat Diandalkan

Pic Source:Unsplash via PicsArt

Gadget dan internet merupakan tool wajib bagi pekerja online. Minimal ada laptop dan smartphone ya. Beberapa perusahaan ada yang mewajibkan spek tertentu. Saya sendiri masih setia dengan laptop HP jadul dan smartphone andromax.  ( Curcol, pengen cepetan ganti nih.. aaminin yaa.. )

6. Rajin Cek Email

Last, jangan lupa aktifkan notifikasi email di smartphone kamu supaya nggak terlewat jika sewaktu-waktu dapat balasan email panggilan kerja.

Trus, apply lamaran kemana, kakaa?

Good question!

Ini dia beberapa perusahaan crowdsourcing yang bisa kamu coba untuk mendapatkan remote job.

1. Appen

Perusahaan ini berkantor di Australia. Untuk masuknya, nggak pakai tes tetapi cukup isi formulir lengkap dengan CV. Tes kualifikasi baru setelah kita dapat 'panggilan kerja'.

Masuknya lewat link berikut ini


2. Lionbridge

Lionbridge berkantor di Navi Mumbai, India. Sama dengan Appen, untuk masuk ke Lionbridge tidak harus melewati tes. Cukup mengikuti panduan isian form dan CV. Mekanisme lainnya, hampir sama dengan Appen.

Daftar Lionbridge lewat sini, ya

3. Supahands

Dari yang pernah saya coba, Supahands paling susah masuknya. Jika yang lain cukup isi form dan kirim CV, untuk masuk Supahands kita harus melewati asessment test yang cukup menantang. Ada 20 soal olah data yang harus kita kerjakan dengan cepat dan benar. Baru bisa masuk sebagai Supaagent ( sebutan bagi freelancer di Supahands ).

Daftar Supahands melalui web Supaagents kemudian link asessment test akan dikirim melalui email. Tapi jangan khawatir, kita bisa mengerjakan  berulang kali. Coba terus, sampai lolos.

Jika mendapat email seperti ini dari Supahands, tandanya kamu lolos, yayyy!!

Supahands berkantor di Kuala Lumpur, Malaysia.


4. Upwork

Untuk mendaftar Upwork, silakan dicoba melalui link ini.

Ekcuelli, (Agnezmo mode ON) untuk Upwork, saya belum bisa cerita banyak karena akun saya di Upwork masih pasif. Hehe.

Jika ingin tahu lebih banyak tentang Upwork, boleh deh main-main ke blognya mbak Indriyas Wahyuni, banyak artikel tentang Upwork disana.


5. Clickworker



Perusahaan crowdwork yang satu ini berbasis di Jerman. Job - job di Clickworker ada yang bisa diakses tanpa assesment dan ada yang melalui assesment. Jenis pekerjaannya ( yang sudah pernah saya coba ) kebanyakan untuk keperluan pengembangan learning machine atau artificial intelligent. Semisal, video pergerakan tubuh, foto diri selama beberapa periode dan sejenisnya. 

Jika ingin coba mendaftar di Clickworker, silakan melalui link berikut ini 

Fyi, nama- nama yang saya sebut diatas belum semua ya. Masih banyak lagi daftar perusahaan yang menawarkan remote job. Mungkin akan saya tulis jika saya sudah coba, hehe.

Ternyata lumayan panjang juga artikel saya kali ini. Semoga bermanfaat ya. Jika ada feedback atau pertanyaan, jangan ragu drop di kolom komentar.

Salam,
85 komentar on "Mencoba Peluang Kerja Remote, Cara Dapat Penghasilan Dari Rumah"
  1. Sepertinya menarik ya mbak kerja remote begini, ga perlu keluar rumah salary pun ttp ada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alternatif work from home, mbak. Kemajuan teknologi informasi sudah sedemikian rupa ya

      Hapus
  2. Bisa ikutan daftar juga mungkin ya syaa ini. Coba coba siapa tau beruntung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mangga, mang.. Dicoba, sapa tau rejeki. Terima kasih sudah mampir

      Hapus
  3. lumayan lah ini jadi refrensi juga jadi gak meninggalkan rumah dan tetap bisa dapat pemasukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, goals emak2 bangets kan, stay at home and teteup gajian, hehehe

      Hapus
  4. Aku belum pernah kerja remote,
    Jujur aku saja baru tahu setelah baca artikel ini.
    Oh God ga nyesel blogwalking ke Blog ini.
    Ga pikir panjang aku langsung searching segala hal tentang kerja remot.
    Sebagai freelancer pemula informasi ini berguna banget untuk keberlangsungan kehidupanku untuk kedepannya haha.
    Terimakasih banyak ya teh Novry :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masama, kak Khairul.. Senang jika bermanfaat. Semoga berjodoh di dunia remote working

      Hapus
  5. Aku udah bikin akun sana sini tapi stuck ketika diminta kayak portofolio gitu 🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh ya? Yg perusahaan mana tuh.. Aku ngga terlalu ingat lagi, bagian portfolio dl kuisi apa pas apply. Tapi portfolio ku juga gak yahud2 amat sih. Kayaknya semacam riwayat / pengalaman kerja gitu deh

      Hapus
  6. MasyAllah mba makasih banyak ilmunya. Karena pekerjaan remote yang mba maksud bener-bener asing buat aku dan mungkin buat orang awam. Mba apakah pekerjaan remote gini banyak ya lapangan pekerjaanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. InsyaAllah banyak mba Yeni.. Pinter2 kita cari peluangnya aja..

      Sama-sama ya, semoga bermanfaat informasinya 😊

      Hapus
  7. Terimakasih banyak ilmu dan informasinya mbak! Sangat bermanfaat buat saya yang lagi cari-cari info tentang kerja remote ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mba! Senang dapat feedback positif. Good luck ya, semoga segera dapat project remote job yang cocok

      Hapus
  8. Sesuai ramalan Bill Gates ya? Bahwa proses kerja masa depan dipermudah dengan internet dan gadget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, sdh pernah diprediksi ternyata ya mba?
      Jamannya memang sudah sedemikian rupa, internet dan gadget memudahkan tp juga ada sisi melalaikan

      Hapus
  9. Mantabs, saya tertarik, cuma ga pande bahasa ingris huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Ngga harus kesitu kak, peluang di dunia blogging juga potensial digali lebih dalam. Ini hanya salah satu alternatif saja

      Hapus
  10. Dapat informasi berharga nih, apalagi aku juga work from home mom..hihi..bukan mager sih lebih karena Nyambi ngurus dua anak yg masih kecil

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, kalau saya emang dasarnya malesan gerak kemana2 mba.. Jd merasa cocok dengan aktivitas seperti ini. Ngeblog dan menulis juga aktivitas work from home. Remote job hanya salah satunya saja

      Hapus
    2. Gegara ini, aku jadi semakin kepo deh sama remote jobnya, tadi aku ceki-ceki grup freelance gitu di FB, yg kutahu selama ini remote job yg ada itu seputaran pekerjaan semacam penerjemah, programmer, content writer, editor dan desainer grafis. Apa juga membuka kemungkinan pekerjaan lain ditawarkan selain itu mba?

      Hapus
  11. Aku juga kerja dari rumah via ngeblog mba wkwkwk tapi englishku lemah banget hiks
    aduh aku juga mau ih remote seperti yang diceritakan mba Novri tapi belum semua aku join.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, betul mb Nyi, banyak pilihan aktivitas work from home. Termasuk ngeblog atau menulis. Pilih yg sesuai passion aja. Remote job hanya salah satu alternatif

      Hapus
  12. Wah keren..aku sih belum pede karena memang bahasa kendalanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Uli juga keren di job-job lainnya..
      Ini hanya salah satu alternatif saja utk work from home.

      Hapus
  13. Ternyata ada tes nya juga ya walau kerja remote.
    Kalau saya lemah di bahasa Inggris nih, jadi selama ini ya sebatas buat akun, terus lihat-lihat penawaran kerjaan yang ada, belum pernah apply

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada, mungkin karena peminatnya banyak ya.. Jd harus ada seleksi

      Hapus
  14. Untung yang nanya nggak lanjut nyolot: "Kerja remote? Ya ampuuun...! Lo seharian main remote control TV di rumah. Males banget sih."πŸ˜…πŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa... Ngerjain remote itu sih, πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  15. Sekarang aku juga suka kerja yg beginian mbak. Nggak kena macet, nggak harus mandi pagi2. Hihi.. Tapi yg terpenting saat anak pulang sekolah kita ada di rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, bisa kerja sembari dasteran n belum mandi. Emaks goal banget yey.. :p

      Hapus
  16. kendalaku di bahasa inggris sih, nggak bisa bagus kalau nulis dalma bahasa inggris. jadi paling nyari peluang yang ada di dalam negeri aja akhirnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak.. Banyak juga koq alternatif krja dari rumah lainnya. Ini hanya salah satu saja

      Hapus
  17. Sekarang gampang banget ya nyari pundi - pundi tambahan, termasuk bisa kerja remote dari rumah. Mudah2an setahun ke depan saya bisa kerja remote saja di rumah jadi ga usah ngantor. aamiin.

    BalasHapus
  18. Mau nyoba ah.. siapin waktu khusus..pasti semua proses dalam bhs inggris ya mba? Kudu khusyuk dan pikiran fresh nih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mb, komunikasi dalam bahasa Inggris. Tp written koq.
      Yuk dicoba mba, good luck yah 😊

      Hapus
  19. Menarik ya Mba. Cuma bahasa Inggris saya nunanunu... hehehehe jadi kerja freelance di dalam negeri aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Peluang di dunia blogging pun potensial digali lebih dalam mba, ini hanya salah satu alternatif saja

      Hapus
  20. Wah selama ini berusaha mengejar pundi rupiah dengan kejar sponsored post, macem micro influencer gitu. Baru sekarang tahu crowdsourcing. Tertarik banget buat coba yang Appen. Kalo boleh tau mba dapet project apa aja yg di appen?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang lagi jalan sekarang project Truckee mbak.

      Hapus
  21. Sangat menginspirasi dan wajib dicoba biar lebih produktif , tenkyu sist :D

    BalasHapus
  22. Huahahaha..remotenya diapain.
    Kalau dapat banyak kerjaan dari berbagai sumber, lama2 jadi bukit juga ya mbak. Semoga barokah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Rabb. Makasih ya mbak.. Barakallahu fika

      Hapus
  23. Kerennya kerjaan remote, tapi kemampuan bahasa inggrisku pas-pasan, Mbak. Hehe ...
    Kalau ditekuni yang sedikit juga lama-lama menghasilkan, ya, Mbak. Lumayan juga buat nambah jajan anak plus ibunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama koq mb, Inggrisku nge press banget. Masih sering ngintip google translate. Hehhee..

      Hapus
  24. Waah, jadi penasaran nih Mbak tentang kerja remote gini, pasti ada challenge tersendirinya yaaa. Ditunggu update selanjutnya Mbak, saya mau belajar juga ah.

    BalasHapus
  25. huwaaa... boso enggres Mbaaaa, kagak lancar diri saya hahaha.
    Pengen juga dong bisa kerja remote gitu, ada nggak ya yang mau pekerjakan saya dengan gaji besar *eh **plak! hahahahah

    Banyak maunya emang, tapi boso Enggres aja nggak iso! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehee... Bagusan mba Rey deh drpd basa Inggrisku...

      Kalau written aja insyaallah bisa lah mba, intip2 google translate sikit2 hehehe

      Hapus
  26. Sepertinya seru kerja remote begini. Berarti cari-cari pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi diri ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mb Lelly, peluangnya banyak, tinggal kita pilih yg sesuai kompetensi

      Hapus
  27. wah asyik kayaknya ya mbak kerja remote begini, kalau saya kerjanya me - remote PC di kantor biar bisa kerja dari mana saja hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk... Yup, termasuk kerja remote juga tuh... Sa ae mba

      Hapus
  28. Keren banget. Teman yang penulis juga ada nih kerja remote dengan Singapore. Makin sukses ya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Rabb.. Makasih mba Dyah.. πŸ’•

      Hapus
  29. Menarik banget nih mba, maennya udah skala internesyenel. Alhamdulillah, aku juga ngerjain remote dari rumah dan emang benar banget seperti yang mba sampaikan. Sukses terus ya mba. Boleh dicoba nih tipsnya biar bisa go abroad remotenya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Rabb, sukses juga buat mba Ludy..

      Hapus
  30. Waaah informasi yang sangat bermanfaat mbak. Saya tetarik mau coba ah kapan-kapan. Terima kasih mbak

    BalasHapus
  31. Menarik sekali apalagi jika bisa kerja sambil dasteran* baju kebangsaan banget yaa.. Haha. Makasih mbak sharingnya sampai dibantu info juga untuk perusahaannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emak goals.. mba work samaat home while wearing daster wkwk.. sama-sama mba Muyass..

      Hapus
  32. aku belum pernah daftar website yang disebutkan di atas. Tapi kalau seperti survey2 gitu punya akunnya dan pernah dapat beberapa puluh dolar juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, survey-survey masuk kategori micro job. Kalau telaten hasilnya lumayan juga

      Hapus
  33. Alhamdulillah saya sudah aktif di Appen sejak Januari 2018 dan tahun ini istri mulai aktif di Lionbridge. Saat ini kami sudah berani full-time work from home dan Alhamdulillah kalo digabungkan pendapatan kami mungkin sudah menyamai manajer perusahaan kecil. Tinggal mengatur pengeluaran bulanan saja agar ada sisa untuk masuk tabungan. Salam dari kami, pasangan remote-worker.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masyaa Allah.. inspiring sekali. Sukses ya mas dan mbak..

      Btw, saya ingin banget bisa sharing-sharing kisah suksesnya jadi remote worker. sayang sekali identitas di komen ini unknown. Jika berkenan, bolehkan saya tau..? Bisa DM saya via inbox media sosial, WA atau email yang tercantum di laman Kontak pada blog ini. Terima kasihnya.

      Hapus
  34. Wah wah waaah.. I must try nih.. Makasih banget lhoh mbak sharingnya ini. Semoga pahalanya makin berlipat, rezeki makin mengalir, berkah, berkah.. Aamiiiin

    BalasHapus
  35. Berfaedah banget artikelnya mbk,,mencoba peruntungan juga,,semoga mujur kyk mbk Novri😊😊

    BalasHapus
  36. Mampir lagi kemari, nyari tips menambah penghasilan buat ibu rumah tangga mba..makasih sekali lagi

    BalasHapus
  37. KK gua udah berulang kali Lo ikut tes supahand kaga lolos2

    BalasHapus
  38. Mungkin jawabannya masih belum tepat, ka.. coba diteliti soal satu satu persatu, tanpa submit dulu. Kalau saya sih saya catat sekalian jawabannya. Jika sudah semua.. baru ulang tes,pehatikan dulu jika soal sama langsung kerjakan cepat ( jawaban sudah kita catat) . Tips ini saya lakukan dan Alhamdulillah berhasil lolos.

    BalasHapus
  39. Kak, itu supaagent hasil tesnya berapa hari kluar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngga sampai sehari kak, dikirim via email, paling dalam hitungan menit atau jam paling lamanya.

      Hapus
  40. halo mba, maaf mau tanya.. saya baru daftar appen, sudah apply 2 projects, tapi mau liat projects yg lainnya kok ngga bisa ya? setiap klik All Projects, ga ada perubahan di layar, apa maksimal harus nunggu kabar 2 projects itu? Terima kasih☺️πŸ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo juga mbak..

      Harusnya sih nggak mbak. Bisa liat all project sembari kita apply² dan tidak ada batasan berapa yg kita apply.
      Karena respon untuk 1 project yang kita apply bisa lama banget.. saya pernah sampai 9 bulan baru dapat panggilan ke project tersebut.

      Hapus
  41. Halo kak, mungkin bisa sharing juga buat yang sudah coba berkali kali berhari hari tp belum lolos Supaagents. Boleh share contekannya ? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya dulu juga coba berulang kali.hehe. mungkin tips ini bisa dipakai. Coba pelajari dan kerjakan dulu soalnya tanpa submit. dicatat ya jawabannya. Jika sudah yakin betul semua, coba buka lagi link asesmen dan kerjakan secara cepat. Tapi pastikan dulu soalnya sama dengan soal yg kita catat.

      Semangat ya kak. good luck !

      Hapus
    2. Mba bisa kasih kunci jawaban untuk supahands

      Hapus
    3. Hehe.. maaf ngga nyimpen lagi soal dan jawabannya..

      Hapus
  42. Suamiku kerja kantoran + nyambi di lionbridge dari 2017.. mayan nambahin uang buat gaji nanny, hehe aku mulaj januari coba coba ikut project appen sama supahands. Cuma yang lionbridge belum lolos, pernah mau diinvite test tapi dibatalin gitu πŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. LB emang suka gitu.. saya juga pernah cancel LB hehe..

      Hapus

Terima kasih sudah membaca. Jika kalian mempunyai pertanyaan terkait artikel ini, silakan drop pertanyaan di kolom komentar, bukan melalui private chat atau media sosial.
Thank you!

Custom Post Signature

Custom Post  Signature