Kamis, 26 Desember 2013

Mama & Memasak

Saya itu paling ngga bisa memasak. Beruntung punya suami dan anak2 yang nggak pernah protes rasa masakan saya ^^

"Mama hobinya memasak ya? " tanya Icha suatu pagi
Saya menggeleng sambil pasang ekspresi lucu. Manyun.
"Kenapa? Tapi Mama sering memasak.. " tanya Icha lagi
"Mama memasak karena terpaksa hiks hiks... " saya mencoba melucu lagi. Kemudian saya dekati dia. Mencoba lebih serius saya bilang, bahwa ibu memang harus memasak untuk keluarganya.
Next time, dia sering memuji masakan saya.
"Hmmm enaaak..!"
"Masakan Mama lezaaaat...!"
"Hmm kakak suka rasa masakan Mama....!"
Dan masih banyak lagi stok kata pujian yang lain.
Itu semua diucapkannya dengan antusias dan tulus. Padahal saya hanya  membuatkan semur telor ceplok ( icha bilang smurf telor :D ) atau nasi goreng.

And another time, ketika tetangga depan punya hajat khitanan, anak2 diundang untuk syukuran. Berbeda dengan teman-temannya yang lahap menyantap gulai kambing dan penganan lain, Icha hanya makan buah dan cemilan kering. Ketika saya tanya, " kenapa kakak tadi ngga makan ? "
" Kakak suka makan masakan Mama "
Hmm... hati ibu mana yang ngga meleleh dikasih jawaban seperti itu :')

5 komentar:

  1. mbak bagi resepe mbak... smurf telor ehehe

    BalasHapus
  2. Ahaha,..telor+blawu gung.. :D

    BalasHapus
  3. Mbak.. Ini jamnya GMT lum bener.. Masak sekarang jam 22.0 0hehe

    BalasHapus
  4. Naah.. itu dia ! Bisa bantu ngedit ? Hihihi *nodong*

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca, yuk tinggalkan jejak dengan komentar yang santun