Jumat, 21 Juli 2017

# Game Level 2 # Institut Ibu Profesional

[ Level 2 - Tantangan 10 Hari ] Hari Ke 1, Menyiapkan Makan Sendiri



Memasuki hari pertama tantangan 10 hari pada game level 2 di kelas Bunda Sayang, saya mengambil poin kemandirian dalam memenuhi kebutuhan sendiri. Poin yang ingin saya latihkan adalah melayani diri sendiri saat makan mulai dari mengambil makan sampai mencuci piring untuk kakak Icha ( 9 tahun ). Oke, sebagai permulaan saya ingin membiasakan Icha menyiapkan makanan sendiri. Hal ini tentu saja berbeda dengan kebiasaan sebelumnya. Biasanya piring berisi nasi dan lauk sudah saya siapkan di atas meja. Anak-anak tinggal makan. Nah, pastinya di awal agak-agak gimana dengan perubahan yang saya lakukan.

"Kakak, adek ayo makan..." kata saya
"Lho mana maemnya Ma ?" kaget dong, melihat meja makan belum terlihat penampakan piring nasi dan lauk pauknya.
"Sekarang mulai belajar ambil maem sendiri ya.. bisa kan?'' jawab saya kalem
"Hmmm..... bisa ! Ayo dek, kakak ambilkan.."

Saya perhatikan, sambil takut-takut membuka tutup magic jar yang memang agak panas, tapi alhamdulillah bisa juga! Setelah meletakkan nasi di dua piring, satu untuk dia sendiri dan satu untuk adiknya, kemudian beralih mengambil lauk. Lauk udang krispi kesukaan mereka, dihitung sama rata ( ampun deh.. segitunya hahaha.. )

"Ini dek,kamu enam kakak enam.. yuk makan dulu.."
"Eitt... ada yang belum tuh.." potong saya
"Apa ...?"
"Sayurnya belum..."
"Yaaahh... "

Walau terpaksa, tapi nurut juga makan pakai sayur. Hehehe..
Setelah makan, dua piring kosong terlihat masih tergeletak di meja makan. Saya ingatkan lagi untuk meletakkan piring kosong ke bak cuci piring. Setelah meletakkan piring kotor ke cucian piring, keduanya buru-buru kabur kembali ke ruang tv.

Baiklah, untuk hari pertama cukup sekian. Pastinya akan saya progres secara bertahap. InsyaaAllah bisa!

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10Hari
#HariKe1



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca, yuk tinggalkan jejak dengan komentar yang santun