Sabtu, 20 Oktober 2018

Sst.., Ini Rahasia Keluarga Harmonis ala HIJUP dan Resik-V Yang Wajib Istri Ketahui

Oktober 20, 2018 24 Comments

Pekan lalu, tepatnya 6 Oktober 2018 saya datang ke acara #HIJUPBloggersMeetUp X #ArisanResik di Yello Hotel Jemursari Surabaya. Acara ini disponsori oleh Resik V Manjakani Whitening, produk yang sudah akrab sekali dengan urusan kewanitaan dan sebuah brand hijab fashion  terkemuka di Indonesia, apa lagi kalau bukan HIJUP. Sesuai temanya "Istri Resik Keluarga Harmonis" acara ini mengupas tuntas seputar  keharmonisan rumah tangga. Narasumber yang dihadirkan yaitu Sarah Sofyan, seorang mompreneur  dan influencer , dr. Muhammad Ilham Aldika Akbar, SpOG  yang biasa disapa dr. Aldi dan Yuna Eka Christina, brand representative Resik V.

hijup resik v
dari kiri ke kanan, Yuna Eka Christina, Wina (MC), dr. Aldi, Sarah Sofyan

Berhubung dresscode acara adalah nuansa putih dan coklat, saya sudah menyiapkan atasan blouse coklat untuk dipadukan dengan kerudung coklat muda dan long skirt putih. Tak disangka, waktu mau dipakai blouse coklat saya ternyata 'teriak-teriak' karena nggak bisa masuk, maklum blouse lama yang jarang dipakai.  Alhasil blouse itu sobek di bagian pinggang. Alamaak... kenapa nggak saya coba sebelumnya? Beruntung, ada kemeja coklat muda milik suami.( body saya dan suami nggak jauh beda, menang tinggi aja dia). Ahaay, kok jadi maskulin gini ya? Nggak papa, deh sekali - sekali tampil maskulin..
Berfoto di photo booth Yello Hotel
sebelum acara dimulai
Ngomong - ngomong soal keharmonisan rumah tangga, pastinya nggak jauh- jauh dari ( ehemm ) hubungan suami istri. Menurut dr. Aldi  selain komunikasi, faktor biologis juga berperan penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Seiring berjalannya waktu, beberapa perubahan akan terjadi pada organ intim wanita, salah satunya organ intim yang tidak kencang lagi. Hal ini terjadi karena faktor usia, persalinan, pola hidup dan kebersihan. Sebisa mungkin hindari pakaian ketat dan pakaian dari bahan yang tidak tembus udara, karena akan menyebabkan area intim menjadi lembab. Kondisi lembab ini dapat mengakibatkan perubahan warna di area intim menjadi lebih gelap. Secara umum kesehatan organ intim dipengaruhi oleh kesehatan badan, Oleh karena itu, dr. Aldi mengingatkan pentingnya para istri untuk menjaga kesehatan sekaligus menjaga area intim dengan baik dan sehat.
dr. Aldi cukup tabah
dikerumuni ibu-ibu :D
Senada dengan dr. Aldi, mbak Yuna juga menyampaikan bahwa hubungan suami istri adalah hal penting yang tidak boleh ditinggalkan dalam sebuah rumah tangga. Untuk mengatasi kekhawatiran para istri terhadap masalah - masalah kewanitaan, Resik V menghadirkan produk Resik V Manjakani Whitening, yang mengandung bengkoang dan manjakani. Kenapa bengkoang dan manjakani ? Bengkoang dipercaya dari jaman kakek nenek kita berkhasiat mencerahkan kulit sedangkan manjakani sendiri memiliki kandungan tanin yang berkhasiat sebagai anti inflamasi dan mampu mengencangkan otot kewanitaan, serta kandungan astringent sebagai anti bakteri untuk mencegah keputihan dan berbagai masalah kewanitaan lainnya yang disebabkan oleh bakteri. 

Mungkin ada yang nanya, aman nggak sih memakai cairan pembersih kewanitaan ?
#ResikVManjakaniWhitening ini sudah melalui uji klinis laboratorium, dan mengandung ph 3,5 - 4 sehingga aman untuk organ intim wanita. Kandungan bahan lainnya yaitu bengkoang dan manjakani, menjadikan Resik V Manjakani Whitening tidak hanya aman, namun juga berkhasiat 2x mencerahkan dan 2x mengencangkan organ kewanitaan.

Pertanyaan lainnya, produk ini halal nggak sih ?
Jangan khawatir, Resik V Manjakani Whitening sudah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia, jadi insya Allah HALAL
Resik V Manjakani Whitening sudah ber SH MUI
Oiya, selain dr. Aldi dan mbak Yuna masih ada juga sharing dari mbak Sarah Sofyan. Ibu satu anak yang mengelola usaha fashion Rumah Ayu ini banyak berbagi tips seputar komunikasi dengan suami. Mompreneur cantik ini juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi untuk selalu menumbuhkan percikan - percikan asmara dalam rumah tangga. Bagaimana caranya ? Dating dengan suami atau menyempatkan hangout berdua tanpa anak. Intinya, jangan lupakan suami setelah mempunyai anak. Hayolo, siapa yang suka ketiduran setelah menidurkan anak-anak ? Padahal suami sudah kode - kode dan menunggu di kamar sebelah, wkwkwk... Insyaf ya buk, karena ini penting banget.

Sebenarnya saya ingin tanya, gimana tips supaya penampilan jadi kece, syukur - syukur bisa gorjes seperti mbak Sarsof, ( ahaha. kalau itu sudah dari sononya kali ya.. ) Tapi satu hal yang juga penting,  untuk menjadi istri tidak hanya resik di dalam tetapi juga perlu menjaga penampilan luar. Sekarang ini penampilan berhijab bukan alasan untuk tidak trendy . Beragam model busana yang yang santun dan kekinian bisa kita temukan  di HIJUP(dot)com. Tidak hanya busana wanita, tetapi juga busana pria dan asesoris lainnya. Wah, kayaknya saya perlu cari blouse coklat nih, buat gantiin blouse saya yang sobek. Supaya nggak pinjam kemeja suami lagi. hehehe. Mumpung ada voucher diskon sebesar Rp. 50.000 dengan minimal belanja RP. 250.000. Mau diskon juga ? Silakan pakai kode voucher ini HIJUPRVMSURABAYA. Bisa dipakai sampai dengan tanggal 30 November 2018. Untuk berbelanja di HIJUP(dot)com, langsung saja klik banner dibawah ini.



Oiya, hampir lupa! Di akhir sesi, acara ini juga menghadirkan Pramieta Fitriarini, mompreneur yang menekuni bidang craft dan dekorasi. Mbak Mieta berbagi cara membuat frame foto cantik dengan paduan teknik scrapbookdecoupage dan lettering menggunakan modelling paste. Cantik banget hasilnya. Buat yang penasaran dengan karya - karya mbak Mieta, bisa kepoin akun instagram beliau di @mietaheartwork ya..

Foto saya dengan mbak Mieta, pamer hasil karya nih.. :D

foto bersama di akhir acara, hmm  saya yang mana ya.. ?
Jadi kesimpulannya,  untuk menjadi #istriresik dalam rangka mewujudkan keluarga yang harmonis, jangan lupakan hal - hal berikut :

  • Jaga kebersihan organ kewanitaan
  • Percantik penampilan luar
  • Lakukan komunikasi yang baik dengan suami
Insya Allah keluarga harmonis, sakinah mawaddah wa rahmah bukan hanya impian. Bagaimana, siap mempraktekkan ?

Semoga bermanfaat. 

#ArisanResik #ResikVManjakaniWhitening #IstriResik #HIJUPBloggersMeetUp







Jumat, 05 Oktober 2018

Membuat Kreasi Dari Tutup Botol

Oktober 05, 2018 1 Comments

Siapa yang suka berkreasi dengan si kecil dirumah? ( Saya tunjuk tangan duluan :D) Yups, berkreasi bersama anak - anak memang seru. Bisa meningkatkan bonding dengan anak, mengurangi intensitas anak bermain gadget daan.. syukur - syukur jika menghasilkan. Itu bonusnya. Kali ini, saya ingin berbagi cara kreasi dari tutup botol. Selain bisa jadi pernik lucu, kreasi tutup botol juga sekaligus sebagai sarana belajar si kecil untuk mengolah sampah menjadi benda yang bermanfaat. Setuju ya Ma? ( harus setuju, hehe..)

Tutup botol ini akan saya kreasikan menjadi topi lucu. Caranya mudah banget kok, alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain :

1. kain perca kurang lebih 20 x 10 cm
2. benang dan jarum
3. tutup botol standar ( jangan yang terlalu tipis ya )
4. flanel dibentuk lingkarann diameter kurang lebih 5 cm
5. ring gantungan kunci
6. tali ( bisa menggunakan tali kur, tali kulit atau benang rajut, apa aja yang ada deh..)
7. pola dasar topi, berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 6 cm, bisa menggunakan kardus bekas atau  kertas tebal ( minimal setebal kertas buffalo )
8. pita lebar  0,5 cm, warna bebas. Saya menggunakan pita emas
9. bunga hiasan kecil, maksimal diameter 1 cm. 
10. lem tembak ( alat dan refill )
alat dan bahan membuat kreasi tutup botol

Cara membuatnya seperti ini,

1. Gunting perca untuk melapisi tutup botol, jahit jelujur sekelilingnya, kemudian serut, rapikan. Lakukan hal yang sama untuk pola dasar. Kemudian tempelkan tutup botol dan pola dasar yang sudah dibungkus kain perca menggunakan lem tembak. Nah, sudah terlihat seperti topi bukan?


2. Tempelkan pita di sekeliling sambungan, Gunakan sisa pita untuk membentuk pita dan ekor. Kemudian tempelkan aplikasi bunga hiasan untuk mempercantik topi


3. Tinggal merapikan bagian belakang topi. Ambil kain flanel yang sudah kita siapkan. Sisipkan ring gantungan kunci pada tali, tempelkan dibelakang topi, tutup dengan kain flanel dan lekatkan menggunakan lem tembak. Yayy, sudah jadi.. ! Mudah bukan ?

Selain menjadi gantungan kunci, kreasi ini dapat juga kita jadikan jepit rambut atau bros. Tinggal dikreasikan sesuka hati. Mudah bukan ? Semoga bisa menjadi inspirasi kegiatan bersama si kecil ya Ma.. ^^





Minggu, 30 September 2018

7 Fakta Seru Tentang Batang Yang Sebaiknya Kamu Tahu

September 30, 2018 4 Comments
salah satu pemandangan
di kabupaten Batang
( foto milik @mr.ajiprasetio)

Beberapa waktu yang lalu saya membaca tulisan seseorang tentang kota asalnya, Batang, yang dianggap kurang dikenal. Saya juga asli Batang lho... !   Bener nggak sih kalau kabupaten Batang itu kurang dikenal ? Katanya warga Batang seringkali terpaksa mengaku sebagai warga Pekalongan jika berkenalan dengan orang lain dari luar daerah

Iya juga sih, sayapun sering mengalami hal itu. Kadang-kadang disangka Batam atau  Batanghari. Setelah dijelaskan, bahwa Batang itu dekat Pekalongan si penanya baru ngeh. Secara geografis, Batang memang terletak bersebelahan dengan Pekalongan, namun sejatinya mereka adalah dua wilayah yang berbeda. Padahal kabupaten Batang terletak di jalur pantura yang cukup ramai. Yang bepergian menggunakan mobil atau bus malam dari Jawa Timur ke barat (arah Jakarta atau Jawa Barat) biasanya melewati Batang. Kotanya ya nggak kecil – kecil amat, setidaknya tercantum jelas di atlas Indonesia, he he. 

Dan berikut ini saya coba merangkum 7 ( tujuh ) fakta seru tentang Kabupaten Batang agar teman-teman lebih kenal. Apa saja itu? Yuk disimak..

Kabupaten Batang itu...

1. Sudah berusia lebih dari 400 tahun
Kabupaten Batang secara resmi dibentuk pada tanggal 8 April 1966 tepat pada hari Jumat Kliwon. ( sumber Wikipedia ). Namun. ada sumber yang menyebutkan bahwa pada Senin Pon 8 September 1614, Sultan Agung melantik Pangeran Mandurorejo sebagai Adipati Batang yang pertama. Meskipun setelah itu, yaitu pada tanggal 1 Januari 1936 kabupaten Batang dihapus dan digabung ke Pekalongan oleh Belanda karena pertimbangan ekonomi. Jadi secara historis usia kabupaten Batang adalah 404 tahun.. Wow.. 

2. Punya Tradisi Unik Kliwonan
Sebuah tradisi unik yang dimiliki kabupaten Batang yaitu kliwonan. Jika kamu kebetulan berada di Batang pada hari Kamis Wage, yang artinya adalah malam Jumat Kliwon, jangan lewatkan acara ini. Datang saja ke alun – alun Batang. Kliwonan menjadi ajang ‘ngalap berkah’  bagi masyarakat Batang dan sekitarnya, tentu saja bagi yang mempercayainya. Ngalap berkah (mencari berkah) yang dimaksud mulai dari berkah jodoh, pengobatan, atau rejeki dalam hal ini berdagang. Tradisi kliwonan berkembang menjadi momen pasar malam rutin bulanan, yang juga sebagai sarana hiburan dan wisata domestik bagi masyarakat setempat.
Keramaian kliwonan Batang ( foto dari www.portalbatang.id )

3. Punya Kuliner Khas Sego Megono
Kuliner khas daerah Batang yaitu sego megono. Sego megono sendiri sebenarnya makanan khas pantura, bisa dijumpai di daerah pantura lain yang sejalur dengan Batang. Sarapan sego megono sudah menjadi adat kebiasaan masyarakat Batang . Sudah tahu sego megono belum ? Megono yaitu cacahan gori (nangka muda) dengan bumbu kelapa bercita rasa agak pedas dan cenderung asin, dimakan dengan nasi hangat plus tempe goreng. Apalagi ditambah secangkir teh hangat. Hmm… sedapnya..! jangan lewatkan sarapan sego megono jika berkunjung ke Batang.
foto dari www.kabarkuliner.com

4. Merupakan Daerah Pertama di Jawa Tengah Yang Mencanangkan Zona Integritas Bebas Korupsi.
Dibawah kepemimpinan Bupati Yoyok Riyo Sudibyo (tahun 2012-2017) Kabupaten Batang menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang mencanangkan zona integritas bebas korupsi. Dengan menggandeng ICW dan KPK, Yoyok meminta seluruh jajaran birokrasi menandatangani pakta integritas tidak korupsi untuk mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Pada tahun 2015   Yoyok  Riyo Sudibyo berhasil meraih penghargaan BHACA atau Bung Hatta Anti Corruption Award. (sumber www.bunghattaaward.org)
Yoyok Riyo Sudibyo ketika menerima penghargaan BHACA
bersama walikota Surabaya Tri Rismaharini ( foto dari www.satuharapan.com)

5. Ada Tempat Penangkaran / Konservasi Satwa Milik Taman Safari Group
Taman Safari Indonesia (TSI) mendirikan tempat penangkaran atau konservasi satwa di Batang, tepatnya di kawasan pantai Sigandu. Tempat penangkaran ini diberi nama Batang Dolphin Center (BDC). Dalam pengelolaan BDC ini, Taman Safari Indonesia  bekerja sama dengan BKSDA atau Badan Konservasi Sumber Daya Alam. BDC bukan hanya tempat konservasi satwa tetapi juga dibuka sebagai tempat wisata keluarga bagi masyarakat Batang dan sekitarnya. Meskipun namanya Dolphin Center, namun BDC tidak hanya menangkarkan lumba-lumba. Tercatat BDC sudah berhasil menangkarkan lamma, gnu (gnou/hewan kambing wildebeest),  emu (sejenis burung berukuran besar asli dari Australia) dan beberapa satwa lainnya.
  ( foto milik www.jalanwisata.id )
6. Ada Jalur Tol, lho..!
Di Batang, telah dibangun jalur tol yang menghubungkan Batang dengan Semarang. Jalur tol sepanjang kurang lebih 75 km ini merupakan bagian dari jalur tol trans Jawa yang akan menghubungkan Merak, Banten hingga Banyuwangi Jawa Timur. Proyek pembangunan jalan tol telah dimulai awal 2017 dan diperkirakan selesai November 2018, sehingga ditargetkan bisa beroperasi pada awal 2019. 
tol Batang - Semarang dalam proses pembangunan ( foto www.tribunnews.com)

7. Sedang Dibangun Proyek PLTU 
PLTU atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang dibangun di kabupaten Batang ini terletak di Desa Ujungnegoro kecamatan Tulis. Konon, PLTU Batang ini merupakan PLTU terbesar se Asia Tenggara. Dibangun diatas lahan seluas 226 hektar, kapasitas listrik yang dihasilkan 2 x 1000 MW. Proyek pembangungannya diperkirakan selesai dalam waktu 5 tahun, mulai dari tahun 2015 dan direncanakan selesai tahun 2020. 
PLTU Batang ( sumber foto www.mBatang.com )

Nah, ternyata banyak juga kan, fakta seru tentang kabupaten Batang. Bahkan diantaranya sudah menjadi headline berita nasional. Sebenarnya fakta serunya nggak cuma 7 sih, masih banyak yang menarik lainnya dari kabupaten Batang. Tapi mudah-mudahan yang 7 ini bisa mewakili dan bikin kita lebih kenal  dengan Batang.

Semoga setelah ini tidak ada lagi yang bingung mendengar kata Batang kalau kenalan dengan saya ya.. :D



Jumat, 10 Agustus 2018

Tutorial Recycle Pasmina

Agustus 10, 2018 4 Comments


Punya setumpuk pasmina dan bingung mau dikemanain ? Mungkin ini cocok buat kamu yang tidak terlalu suka menggunakan pasmina. Daripada numpuk menuhin lemari, coba di recycle aja! Pasmina dengan bahan kaos, katun atau jersey bisa kita recycle menjadi baju rumahan ( a.k.a daster ) sedangkan pasmina dengan motif etnik, rajut, satin dan sebangsanya, bisa kita jadikan outer. Tapi pertama-tama pastikan pasmina yang akan kamu recycle sudah tidak ingin kamu gunakan lagi sebagai pasmina, tar nyesel siapa tanggungjawab.. hehhe..


pasmina berbahan kaos yang akan saya recycle

 Untuk first trial ini, saya pakai pasmina saya merk Dhikr yang sudah lama nggak saya pakai. Bahannya adem banget, cuma karena ukuran nya kecil,  sudah kurang nyaman saya pakai. 



Pertama-tama, lipat pasmina menjadi dua bagian. Ukur sisi kanan kiri supaya simetris untuk menentukan kerah (lubang leher )


buat lubang leher, kemudian jahit


Jahit sisi kanan kirinya ( area bawah ketiak ) dan taraaa.... baju santai aka daster sudah ready! Mudah kan? Harap maklum karena ini outfit hanya di dalam rumah untuk saya, jadi tidak ada foto saat dipakai ya... hehehhee.. Kira-kira seperti itulah saat dipakai dipadu dengan legging, Cocok untuk bersantai dirumah. 

Untuk pasmina berbahan kain etnik, rajut, satin dan sebangsanya kreasi ini bisa dijadikan sebagai outer pelengkap ootd kamu. Yuk, siapa mau coba?




Jumat, 27 Juli 2018

Kota Layak Anak (KLA) Kado Istimewa Untuk Anak Indonesia

Juli 27, 2018 2 Comments

Apa hal yang paling diidamkan oleh anak-anak? Tentu saja bermain!

Saya bersyukur, meskipun tempat tinggal kami terbilang di perkotaan, tetapi aktivitas bermain Icha dan Faisya masih cukup 'normal'. Mereka memiliki ruang bermain diluar rumah yang cukup memadai. Ada pos keamanan di ujung gang, biasa menjadi tempat 'rapat' mereka dan geng nya. Bosan ngumpul, bisa bersepeda keliling perumahan. Dan yang paling ekstrim, mencari ikan di sungai ( yang sebenarnya lebih mirip got ) dekat pos keamanan. Honestly, saya lebih senang ketika mereka pulang dengan baju kotor atau tangan belepotan lumpur, alih-alih berdiam dirumah dan bermain gadget. Meskipun tidak seberuntung anak-anak yang tinggal di desa, namun hal tersebut patut saya syukuri. Karena diluar sana, masih banyak anak yang terabaikan hak-haknya.

Seserius itukah?

Tidak semua, tapi nyata ada. Belum lama pemberitaan di media kita dihebohkan dengan berita telantarnya anak-anak dalam satu keluarga, yang padahal orangtuanya berpendidikan tinggi. Kasus-kasus pelecehan seksual terhadap anak, juga seperti tak henti menghiasi laman berita. Maraknya pekerja anak, konten acara televisi yang tidak layak, dan minimnya  taman bermain untuk anak juga merupakan bentuk pengabaian hak anak. Lebih parah lagi, kita dikejutkan dengan pemberitaan di Tulungagung, tentang dua bocah usia sekolah dasar yang terpaksa dinikahkan karena terjadi kehamilan usia dini ( tribunnews.com 23 Mei 2018 ).

Deretan kasus pelanggaran hak dan perlindungan anak tersebut tidak luput dari perhatian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KPPPA. KPPPA dibawah pimpinan Menteri Yohana Yembise tentunya tidak tinggal diam, namun bertekad dan berusaha untuk memenuhi hak-hak anak dengan optimal, agar deretan kasus pelanggaran terhadap hak anak tersebut dapat diminimalkan.

KPPPA mengadakan program KLA atau Kabupaten/Kota Layak Anak yang merupakan predikat untuk kabupaten/kota yang mempunyai  sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan program untuk menjamin ‘pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak’

⤷Kenapa sih harus ada KLA?

Anak merupakan amanah internasional dan nasional yang jumlahnya mencapai 1/3 dari total penduduk. Anak juga merupakan tongkat estafet penerus masa depan bangsa. Untuk itu KLA diperlukan sebagai wujud nyata Implementasi Konvensi Hak Anak dan berbagai peraturan dan perundangan dan kebijakan terkait “Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan  Khusus Anak”

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penguatan peran keluarga. Dengan penguatan peran keluarga ini, diharapkan setiap keluarga dapat memiliki komitmen untuk memenuhi hak anak yang notabene adalah tanggung jawab masing-masing keluarga itu sendiri.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Yohana Yembise bersama Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA Ibu Lenny N Rosalin

Seperti yang disampaikan oleh Menteri Yohana dalam press conference bersama media dan blogger,  bahwa upaya pemenuhan hak anak memerlukan komitmen yang kuat bukan hanya dari ayah dan ibu melainkan dari semua orang dewasa yang ada dalam keluarga.”Anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal jika seluruh keluarga di Indonesia memahami dan mendukung  pemenuhan hak anak dalam keluarga masing-masing. Jadikan hak anak sebagai prioritas utama untuk mendukung tumbuh kembangnya.”

⤷Apa saja indikator sebuah kabupaten/kota disebut  KLA ?

Sebuah kota/kabupaten disebut KLA, mengacu kepada 24 indikator pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak. Secara garis besar dikelompokkan dalam 5 kluster berikut :

  • Kluster I : Hak Sipil Kebebasan
  • Kluster II : Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif
  • Kluster III : Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan
  • Kluster IV : Pendidikan Pemanfaatan Waktu Luang & Kegiatan Budaya
  • Kluster V : Perlindungan Khusus

24 indikator merupakan penjabaran dari kelima kluster tersebut. Teman-teman bisa lihat di skema berikut:


⤷Apa tujuan KLA?
Secara umum tujuan KLA adalah untuk memenuhi hak dan melindungi anak. Sedangkan secara khusus KLA bertujuan untuk membangun inisiatif pemerintah kabupaten/kota yang mengarah pada upaya transformasi Konvensi Hak Anak dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi dan intervensi pembangunan, dalam bentuk kebijakan program dan kegiatan pembangunan yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak pada suatu wilayah kabupaten/kota.

Program ini juga sebagai upaya keras dari Kementerian PPPA untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) pada tahun 2030. Program-program yang sudah berjalan untuk mewujudkan IDOLA diantaranya :

1.       PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga)
2.       RBRA ( Ruang Bermain Ramah Anak )
3.       Pengembangan KAS ( Kampung Anak Sejahtera )
4.       Fasilitas ruang ASI
5.       Sekolah Ramah Anak ( SRA )
6.       Pusat Kreativitas Anak ( PKA )





Dalam press conference tersebut Menteri Yohana didampingi oleh Deputi  Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Lenny N Rosalin yang menyebutkan bahwa penghargaan dan penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian PPPA atas upaya para Gubernur, Bupati,Walikota dan para penerima pernghargaan lainnya dalam upaya memenuhi amanat konstitusi yaitu upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Karena sejak pemerintah merativikasi Konvensi Hak Anak melalui Keppres Nomor 36 Tahun 1990, negara berkewajiban memenuhi hak anak, melindungi anak dan menghargai pandangan anak”.

⤷Siapa saja yang berkompeten melakukan penilaian KLA ?

Tentunya penilaian KLA dilakukan oleh pihak-pihak yang kompeten, yaitu pakar anak profesional dan kementerian/lembaga antara lain : Kemenko PMK, Kemendagri, Bappenas, Kemenkumham, Setneg, Kantor Staf Presiden (KSP) dan KPAI.

Sedangkan untuk tahap penilaiannya melalui 4 tahapan sebagai berikut :
  1. Penilaian Mandiri
  2. Penilaian Administrasi
  3. Penilaian Lapangan
  4. Finalisasi

Kategori tingkatan KLA sendiri ada 5  , yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA. Jadii, Kabupaten/Kota mana saja yang berhasil mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak tahun 2018 ini ? 
jreeeng jreeeng… ini dia datanya. Dicek ya, barangkali kotamu termasuk salah satu penerima KLA




Yayy...! Selamat untuk Surakarta dan Surabaya sebagai
peraih KLA kategori Utama

Selain penghargaan KLA Kementerian KPPPA juga memberikan pernghargaan non KLA yaitu kepada daerah terbaik dalam memenuhi hak sipil anak, membina forum anak, merespon pembentukkan UPTDPPA atau Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak, mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA), menyelenggarakan pelayanan ramah anak di puskesmas dan melakukan inovasi-inovasi dari kemajuan pembangunan anak di wilayahnya serta mampu menurunkan angka perkawinan anak.


Dengan penghargaan ini KPPPA berharap bisa mendorong Gubernur sebagai Pembina Wilayah dan Bupati/Walikota untuk lebih memacu diri dan meningkatkan perhatian pada pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus di wilayahnya masing-masing.

Namun, terlepas apakah kota kita mendapat predikat KLA atau tidak, mari kita introspeksi, apakah dalam keluarga kita hak-hak anak sudah terpenuhi?

Anyway, selamat buat kota-kota yang berhasil mendapat penghargaan, semoga program-program yang telah dijalankan tetap konsisten dan berkesinambungan. Sebagai warganegara, saya pribadi berharap program ini akan diikuti lebih banyak kota di Indonesia sehingga anak-anak Indonesia semakin GENIUS ( Gesit, Empati, beraNI, Unggul dan Sehat ) serta tujuan mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) dapat segera tercapai.

Senin, 23 Juli 2018

Festival Sahabat Generasi Maju Langkah Nyata Dukungan SGM Untuk Orangtua Indonesia

Juli 23, 2018 24 Comments

Setelah sukses  di Jogjakarta akhir Juni lalu, Festival Sahabat Generasi Maju SGM Eksplor hadir di Surabaya Minggu 22 Juli 2018. Bertempat di Parkir Timur Delta Plaza Surabaya, acara ini menyedot antusiasme yang cukup tinggi dari ayah bunda di Surabaya dan sekitarnya.

Melalui acara ini, SGM Eksplor ingin mengajak orangtua Indonesia untuk dapat mendukung prestasi si kecil melalui berbagai kegiatan yaitu, lomba mewarnai bagi usia 3-6 tahun, aneka permainan dan edukasi untuk mengasah potensi anak, juga tidak ketinggalan unjuk penampilan potensi di atas panggung. Keren kaan..? Seperti yang disampaikan bunda Astrid Prasetyo, Marketing Manager SGM Eksplor, “Sejalan dengan visi SGM Eksplor,kami percaya bahwa setiap anak Indonesia berhak maju memiliki masa depan yang cerah sehingga dapat meraih cita-citanya. Selama lebih dari 60 tahun SGM Eksplor telah mendukung orangtua Indonesia dengan melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil dan mengadakan edukasi nutrisi secara rutin untuk mendukung si kecil memiliki 5 Potensi Anak Generasi Maju yang cerdas kreatif tumbuh tinggi & kuat, supel, mandiri dan percaya diri.”
Psikolog Anna Surti Ariani

Acara ini juga menghadirkan psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si.,Psi,. Sejalan dengan bunda Astrid, psikolog yang akrab disapa mbak Nina ini juga menyampaikan bahwa untuk mendorong anak memiliki 5 Potensi Generasi Maju, orangtua harus menggali lima aspek tumbuh kembang anak yang saling berkaitan satu sama lain agar anak dapat memiliki tumbuh kembang yang optimal, yaitu dari aspek fisik, kognitif, emosi, bahasa dan sosial. Orang tua dan lingkungan sekitar diharapkan dapat secara bertahap dan terus menerus menstimulasi kelima aspek tumbuh kembang ini. Karena lima potensi anak generasi maju tidak tumbuh secara instan namun perlu dikembangkan sejak dini.



Ada keseruan apa saja di Festival Sahabat Generasi Maju Surabaya?  Pastinya seru banget,  karena rangkaian kampanye ini bekerja sama dengan PAUD sebagai institusi pendidikan usia dini. Tidak hanya dari dalam kota Surabaya, tetapi juga berasal dari kota-kota sekitar seperti Sidoarjo, Mojokerto dan sekitarnya. Di acara ini bunda dan si kecil bisa mencoba berbagai wahana edukatif yang disediakan. Ada booth Kelas Kreatifitas, Kelas Olahraga juga tidak ketinggalan aktivitas digital di Mini Mobi SGM Eksplor. Tidak hanya di Surabaya, di tahun 2018 ini, aktivitas Mini Mobi akan berkeliling ke 8000 area di Indonesia dan melakukan edukasi nutrisi dan stimulasi bagi anak-anak melalui berbagai permainan edukatif. Bunda Astrid menambahkan, bahwa dukungan yang selama ini telah diberikan oleh SGM Eksplor dalam hal edukasi nutrisi akan terus dilakukan dalam skala yang lebih besar, dapat dilihat melalui kegiatan Mini Mobi dan aktivitas Digital.

Dalam press release nya, Bapak Arif Mujahidin, Corporate Communication Director Danone Indonesia menyampaikan “SGM Eksplor adalah salah satu produk susu pertumbuhan yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Berbagai kegiatan dalam Kampanye Anak Generasi Maju oleh SGM Eksplor selaras dengan visi dari Danone di Indonesia yaitu One Planet One Health. Melalui produk bernutrisi dan edukasi yang dilakukan oleh kelompok usaha Danone di Indonesia, kami memastikan bahwa kehadiran kami dapat memberikan kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat dunia.”

Tidak hanya sukses di Surabaya dan Yogyakarta, acara ini juga telah digelar di Bandung ( 21 Juli 2018 ) dan Medan ( 22 Juli 2018 ). Sedangkan untuk puncak acara dan grand final dari lomba-lomba yang sudah digelar, akan diadakan di Summarecon Mal Bekasi pada tanggal 27 – 29 Juli 2018. Bagi ayah bunda di area Jabodetabek, jangan sampai ketinggalan acara seru ini. Ayah bunda bisa mengikuti informasi lebih lanjut di Facebook Aku Anak SGM, dimana ayah bunda juga bisa bertanya langsung melalui live chat dengan para ahli seperti dokter anak dan psikolog. Jangan lupa, ikuti juga melalui medial sosial resmi lainnya, yaitu instagram @akuanaksgm dan twitter @tanyasgm

Jumat, 20 Juli 2018

Miliki Personal Trainer Di Rumah Dengan Aplikasi Ini

Juli 20, 2018 0 Comments

Bismillahirrahmannirrahiim..
Nggak nyangka, kalau ternyata ada juga aplikasi panduan olahraga di playstore. Berhubung banyak pilihan yang ditawarkan, saya mencoba satu yang merupakan pilihan editor, yaitu Menurunkan Berat Badan 30 Hari


Awalnya sih karena penasaran aja, seperti apa program latihan yang ditawarkan. Ternyata, keren juga. Aplikasi ini tidak hanya memberikan panduan latihan yang sistematis, tetapi juga menyediakan susunan menu diet yang dapat kita pilih kapan saja.
Cuma masalahnya kembali lagi pada user, alias kitanya sendiri. Bisa disiplin nggak ya? He he..

Pilihan pengaturan

Program latihan hari 1


Aplikasi ini merupakan panduan program penurunan berat badan cepat dengan pelatihan ilmiah & diet sehat dalam 30 hari. Jika dilakukan dengan rutin dan disiplin, kita akan seperti memiliki personal trainer di rumah. Cocok untuk ibu-ibu ingin fitnes di pusat kebugaran tetapi terkendala biaya atau malas keluar rumah. Dan yang terpenting, semua latihan yang disarankan tidak dibutuhkan peralatan.

Menu diet

bisa diatur, jadwal harian latihan

Bentuk latihan disuguhkan dengan panduan berupa animasi. Kalau masih kurang puas, ada pilihan panduan video yang bisa kita koneksikan ke channel youtube.
Fitur yang tersedia pada aplikasi ini antara lain
- grafik untuk memantau kemajuan pengurangan berat badan dan kalori yang dibakar
- Program diet rendah kalori
- Animasi dan panduan video
- Beragam latihan yang sistematis dan tanpa peralatan.
- peningkatkan intensitas latihan secara bertahap dan sistematis.

Dengan aplikasi ini kita dapat berlatih dengan mudah di rumah kapan saja.

Alhamdulillah, tuntas sudah postingan kesepuluh di Tantangan 10 Hari Game Level 12, Kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional. Semoga ada manfaat yang bisa dipetik dari review saya dari hari pertama sampai dengan ke sepuluh ini ya..

#Day10
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Minggu, 15 Juli 2018

Nakhtim, Aplikasi Untuk Khatamkan Bacaan Qur'an

Juli 15, 2018 0 Comments

Bismillahirrahmannirrahim..

Dalam sehari, berapa lama waktu yang kita habiskan untuk membaca Al Qur'an ? Kemudian, berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk berselancar di layar smartphone? Jawaban tiap-tiap orang pasti berbeda, tapi diakui atau tidak keberadaan smartphone kerap dianggap sebagai pembuat lalai banyak orang dari ibadah. Khususnya membaca al Qur'an. Jika ada aplikasi yang bisa 'memaksa' kita membaca ayat Al Qur'an sesering kita membuka layar smartphone, pasti seru ya?

Eh, beneran ada lho!

Nama aplikasinya NAKHTIM. Dirilis tanggal 10 Desember 2017 oleh pengembang Rasoulallah.net. Nakhtim bisa membantu kita mengkhatamkan membaca Al Qur'an dengan cara yang unik. Setelah aplikasi ini terpasang, maka tampilan ayat Al Qur'an akan muncul secara otomatis setiap kita membuka smartphone. Ditampilkan per satu ayat, secara berurutan mulai Al Fatihah, Al Baqarah dan seterusnya. Nakhtim juga akan menyediakan informasi berapa ayat yang sudah kita baca dalam hari ini, dalam satu pekan dan dalan satu bulan ini. 
Oiya, sebelum mulai menggunakan aplikasi Nakhtim, kita bisa mengatur beberapa hal berikut:
  1. Pilihan apakah ingin memunculkan terjemah dari ayat yang muncul
  2. Mengubah bahasa terjemahan
  3. Mengatur waktu munculnya ayat di layar HP (sewaktu-waktu kita membuka layar HP atau pada jam yang sudah kita tentukan)


Apakah jika tampilan ayat muncul di layar, kita harus membacanya? Sebenarnya bisa di skip, langsung klik tanda silang di pojok kanan atas, tampilan akan menghilang. Tetapi kembali lagi kepada niatan kita memasang aplikasi tersebut, jika tidak untuk dibaca, mendingan nggak usah dipasang kan?
Tampilan ayat per ayat
Di layar smartphone

Rekap jumlah ayat
yang sudah kita baca


Meskipun dianggap bisa membantu mengkhatamkan Al Qur'an, namun kemunculan aplikasi Nakhtim ini juga menuai pro dan kontra. Pasalnya, sebagian ulama menganggap bahwa membaca Al Qur'an dengan cara seperti ini merupakan bid'ah. Karena tilawah Al Qur'an itu butuh isti'adzah, butuh persiapan diri, butuh kehadiran hati, dan butuh mengumpulkan niat dalam hati. Dan terkadang juga butuh khulwah (bersendirian). Juga disertai tadabbur dan kekhusyukan.

Namun, terlepas dari pro kontra yang menyelimuti, keberadaan aplikasi Nakhtim cukup bermanfaat bagi saya. Minimal membantu mengingatkan, sudahkah saya membaca Al Qur'an hari ini ?

Wallahu a'lam.

#Day9
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Follow Us @soratemplates