Jumat, 30 Maret 2018

NeuroParenting, Metode Pengasuhan Anak Berbasis Otak

Maret 30, 2018 2 Comments

Neuroparenting, dikenalkan tahun 2008 oleh dr. Amir Zuhdi, seorang dokter yang menyenangi bidang otak atau neuroscience. Pada awalnya dikenal dengan istilah Neuroscience For Parenting. Agar lebih mudah diingat, disingkat menjadi  NeuroParenting. Jadi NeuroParenting adalah istilah yang dipopulerkan  oleh dokter Amir untuk menamai bagaimana cara beliau menerapkan pengasuhan anak sesuai tumbuh kembang otak anak.

dr. Amir Zuhdi penggagas NeuroScience

Dengan mengacu kepada  tahapan tumbuh kembang otak anak, progres pengasuhan tidak lagi abstrak melainkan menjadi nyata atau jelas. Seperti mengapa adzan dikumandangkan di telinga kanan dan iqomat di telinga kiri? Mengapa diperdengarkan suara adzan dan iqomat, bukan diperlihatkan lafazh Allah ? Jawabannya karena sel otak pendengaranlah yang tumbuh pertama kali dari panca indera pada bayi baru lahir. Ma syaa Allah..

Ada 9 otak asuh yang bisa memandu kita dalam mengasuh anak. Dan ilmu neuroparenting ini lebih memfokuskan bagaimana pengasuhan anak yang benar dengan berbasis pada tahapan perkembangan otak. Neuroparenting lebih focus diterapkan pada usia anak 0-14 tahun, karena pada usia ini otak anak berkembang mencapai 95%. Pada usia ini juga merupakan usia pembentukan dasar-dasar karakter kepemimpinan pada anak yang kuat.

Kita sebagai orangtua pastinya bercita-cita ingin menerapkan pola asuh yang baik pada anak-anak. Tujuan utama pengasuhan adalah kepemimpinan anak atau khalifah fiil Ard, dengan 3 ( tiga ) karakter utamanya yaitu tangguh, cerdas dan berakhlak mulia. Tujuan tersebut insyaAllah dapat tercapai dengan melakukan 3 (tiga) langkah pengasuhan yaitu :

1.       Mengasah 9 otak asuh (neuroscience)
2.       Melibatkan pikiran dan perilaku orangtua (nurturing)
3.       Melakukan bimbingan anak untuk menemukan kehebatan anak (coaching for child)

Makin penasaran ya Ayah Bunda tentang NeuroParenting?

Sebenarnya masih banyak lagi pembahasan  mengenai neuroparenting ini. Lebih lengkapnya Ayah Bunda bisa mengikuti seminar tentang NeuroParenting, Create A Leader From The Beginning yang akan diselenggarakan oleh Institut Ibu Profesional Surabaya Raya pada hari Minggu tanggal 8 April 2018. 

Waah, kurang seminggu lagi nih..! Yang belum daftar bisa langsung menghubungi bagian informasi dan pendaftaran acara yaitu Bunda Hairia dinomor WA 085255620199. Jangan sampai ketinggalan yaa..


*sumber tulisan : kulwap/kuliah via whatsapp dr Amir Zuhdi tentang neuroparenting


Selasa, 27 Maret 2018

Think Creative day #1 Hemat Dengan Siasat

Maret 27, 2018 1 Comments


Tidak terasa, kuliah Bunda Sayang telah memasuki catur wulan terakhir. Artinya hanya tinggal 4 tantangan lagi. Dan di level 9 ini tantangannya adalaaaaah.... "Think Creative !!!"

Terdengar mudah ? Ternyata tidak. Meskipun saya sehari-hari biasa bergumul dengan aktivitas crafting, bukan berarti tantangan kali ini mudah. Di level 9 ini, para ibu diajak belajar menjadi ibu yang kreatif karena semua anak pada dasarnya terlahir kreatif.

Kali ini, saya dan Icha sepakat membuat cover sampul Al Qur'an. Sebenarnya, diawal sempat ada negosiasi untuk membeli Al Qur'an baru, dan alhamdulillah negosiasi berakhir dengan win win solution, mengingat bagian dalam Qur'an masih sangat bagus kondisinya, hanya sampul saja yang lecek dan sobek-sobek, kami bersepakat membuat cover cantik supaya Al Qur'an nya cantik kembali. Yess! ((Aman dompet mamak))

Tahap pertama, ubek-ubek kotak ajaib bahan craft saya. Masih ada sisa kain goni, perca kain katun dan renda-renda. Saya tawarkan konsep cover goni kombinasi katun yang bernuansa rustic. Alhamdulillah, bahan lengkap antara lain
- kain goni potong secukupnya sesuai bagian yang akan di cover
- kain perca
- karton tipis, saya gunakan dus bekas susu bubuk
- renda
- lem tembak, lem UHU serbaguna

Langkah-langkahnya:
1. Potong karton tipis dari dus bekas susu sesuai lebar sampul Qur'an
2. Potong kain goni dan perca, seukuran karton (dikombinasi)
3. Rekat dengan lem uhu bagian permukaan cover
4. Lipat ke dalam sisa-sisa kain goni dan, perca, rapikan/rekatkan dengan lem.
5. Jahit sisi-sisi lipatan kain di bagian dalam dengan pinggiran cover.

This is it, cover Qur'an rustic a la Icha dan Mama !

Ilmu meng-cover ini saya dapatkan dari salah satu kegiatan offline Rumah Belajar Craft & DIY IIP Surabaya Sidoarjo yang saya ikuti. Alhamdulillah, Icha puas sekali dengan kreasi cover kami.



#tantangan10hari 
#level9
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative

Sabtu, 24 Maret 2018

Wisuda Al Qur'an Icha

Maret 24, 2018 0 Comments

Tahun ini, sekolah kakak Icha kembali mengadakan wisuda Qur'an, atau wisuda angkatan ke 11. Wisuda diikuti oleh siswa-siswi mulai kelas 3 SD sampai kelas 9 atau kelas 3 SMP, dan ibu- ibu anggota komite sekolah. Dengan usia wisudawan termuda 9 tahun dan tertua usia 58 tahun. Masyaa Allah..

Dalam wisuda ini ada dua kategori, yaitu wisuda khotmil Qur'an atau khatam Qur'an 30 juz dan wisuda tahfidz atau hafal Qur'an juz 30-29. Iya, memang berbeda ada yang wisuda karena berhak mendapat syahadah khatam 30 juz, dan ada yang diwisuda karena berhak mendapat syahadah tahfidz juz 30-29. Bukan tahfidz 30 juz ya.. Ini lain lagi. Saya sempat kewalahan membalas komen yang masuk dari postingan saya di medsos tentang wisuda ini. Kebanyakan mengucapkan selamat karena over estimated, mengira jika Icha wisuda tahfidz ( aamiiin ya Rabb, semoga disegerakan )
Prosesi wisuda cukup mengharukan bagi saya. Apalagi mengingat proses munaqosyah atau ujian kelulusan yang tidak mudah. Icha sempat mengulang karena munaqosyah pertama bertepatan dengan persiapan lomba dokter kecil, sehingga dia harus terburu-buru meninggalkan ruang sidang munaqosyah untuk latihan dokcil. Qadarullah, munaqosyah keduapun ada halangan batuk pilek. Tapi alhamdulillah, lulus dan bisa mengikuti wisuda tahun ini. 


Begitu melihat anak mbarep ini berada di barisan wisudawan dan wisudawati yang memasuki ruangan, saya sempat mellow.. Gimana nggak terharu, seusia Icha dulu, saya mah apa tuh, juz amma  saja belum kelar. Ya, meskipun wisuda khotmil ini bukanlah sebuah prestasi yang sangat istimewa, karena momen wisuda ini pasti akan dicapai oleh semua siswa, tapi bagi saya tetap luar biasa.

Setelah wisudawan dan wisudawati memasuki panggung, prosesi dimulai dengan pembacaan hafalan QS Ar Rahman sambung menyambung oleh para wisudawan wisudawati, dilanjutkan dengan pembacaan surat-surat pendek dan doa khotmil Qur'an. Kemudian menyanyikan senandung Al Qur'an
Sesi yang paling menegangkan yaitu sesi imtihan atau tanya jawab oleh ustadz pembimbing. Pertanyaan diberikan sesuai kategori wisudanya, pertanyaan seputar bacaan tajwid untuk wisuda khatam, dan sambung ayat untuk wisuda tahfidz. Suasana yang cukup menegangkan namun alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar.

wisudawan / wisudawati terbaik

Setelah sesi imtihan selesai, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada wisudawan wisudawati terbaik dari setiap kategori kelulusan. Dan diakhiri dengan penyerahan syahadah atau ijazah kelulusan bagi semua wisudawan wisudawati dan doa penutup.

Qur'an dan tahfidz ini merupakan program berkesinambungan dari Perguruan Islam Raudlatul Jannah yang mulai dari jenjang preschool, SD dan SMP. Program ini bertujuan untuk membentuk generasi Qur'ani yang qowwiyun (kuat) baik dari segi ilmu, iman maupun ekonomi. Aamiin, In syaa Allah..


Sabtu, 17 Maret 2018

Kampung Matematika Makarya Binangun Tempat Asyik Belajar Matematika

Maret 17, 2018 22 Comments



Pelajaran matematika bisa jadi merupakan momok bagi sebagian orang. Bagaimana jika matematika malah dijadikan sebagai ''nafas'' pada sebuah pemukiman? Jawabannya ada di Kampung Matematika. Memangnya di Sidoarjo ada Kampung Matematika?? Ada dong..

Kampung Matematika Sidoarjo terletak di Perumahan Makarya Binangun Desa Janti Kecamatan Waru  Kabupaten Sidoarjo. Sejujurnya, saya juga baru tahu tentang Kampung Matematika ini sekitar pertengahan Januari 2018 lalu. Karena Icha mendapat undangan untuk mengikuti kelas khusus pembekalan semi final KMNR dengan biaya seikhlasnya. Tentu saja kami tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Kesan pertama yang saya tangkap, unik ! Nuansa matematika langsung terasa begitu ketika kami memasuki area perumahan. Aneka spanduk dan poster angka terbentang di sudut-sudut jalan. Di beberapa teras rumah warga, terlihat ada white board  dan meja-meja kecil yang tertata rapi diatas tikar. Dan yang tidak ketinggalan juga ada keropak atau kotak tertutup untuk memasukkan amplop. Iya, karena biaya belajarnya seikhlasnya, jadi setiap siswa memasukkan amplop tertutup tanpa nama ke dalam keropak pada setiap kehadiran.



Dari bincang-bincang saya dengan Pak Didi, perintis dan pendirinya, Kampung Matematika Makarya Binangun ini terinspirasi dari Kampung Matematika yang 'asli' di Ciomas Bogor dan Kampung Inggris di Pare Kediri. Disampaikan Pak Didi, pada awalnya tidak mudah menjadikan sebuah wilayah hunian menjadi berkarakter matematika, namun setelah melakukan dialog dengan warga dan menyampaikan visi misinya, warga langsung setuju dengan program yang ditawarkan.

Di Jawa Timur ini, Kampung Matematika Makarya Binangun merupakan kampung matematika pertama binaan dari Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Karena merupakan binaan KPM, visi misi Kampung Matematika Makarya Binangun tentu selaras dengan visi dan misi KPM, yaitu :

  • Visi : Meninggikan derajat manusia
...niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat... ( QS Al Mujaadilah, ayat 11 )
  • Misi : menciptakan orang-orang beriman dan berilmu pengetahuan



Saat ini Kampung Matematika Makarya Binangun memiliki 12 orang relawan pengajar dan membimbing kurang lebih 86 siswa, dari berbagai sekolah di Sidoarjo dan Surabaya. Metode yang diajarkan yaitu dengan pendekatan nalar dan contoh nyata dari keseharian siswa, atau dikenal dengan metode "Matematika Nalaria Realistik" . Tenaga pengajar merupakan relawan terlatih yang telah bersertifikat dan secara berkala mendapatkan upgrading materi dari KPM. 

suasana belajar di Kampung Matematika - foto dokpri

foto dokumentasi Kampung Matematika

foto dokumentasi Kampung Matematika

foto dokumentasi Kampung Matematika

Satu hal yang menyita perhatian saya, adalah biaya belajar yang seikhlasnya. Iseng saya bertanya, pernah nggak ada siswa yang lupa bawa amplop ? Menurut Pak Didi, begitulah suka duka yang dialami pengajar. Tidak hanya lupa, namun amplop dengan isi tidak lebih dari ongkos parkir bahkan amplop kosong pun ada. Disitulah seninya, hal-hal tersebut sangat dinikmati oleh para relawan agar tetap mengedepankan keikhlasan dalam mengajar. Sebulan sekali warga dibantu karang taruna melakukan 'Operasi Semut', yaitu mengumpulkan dan menjual barang bekas berupa koran, kardus, plastik dan sebagainya dimana hasilnya digunakan untuk menopang kebutuhan operasional seperti pembelian kertas, tinta printer, spidol, fotokopi dan lain-lain. 

Walaupun sederhana, namun prestasi siswa-siswi bimbingan Kampung Matematika ini tidak main-main. Beberapa diantaranya berhasil menembus semi final dan final (tingkat Nasional) pada Kompetisi Matematika Nalaria Realistik. Selain itu, Kampung Matematika Makarya Binangun juga memiliki akses langsung untuk pembinaan kompetisi setara olimpiade tingkat nasional dan internasional. Diantaranya AMC ( Australian Mathemathic Competition ) dan AIMO (Asia International Mathematical Olympiad ). 

pak Didi berfoto bersama relawan pengajar dan
siswa siswi Kampung Matematika Makarya Binangun

Bagaimana, tertarik untuk mengirim putra-putrinya belajar di Kampung Matematika? Silakan datang setiap hari Minggu pukul 15.30 - 17.30 WIB untuk kelas 1 - 5 SD, atau hari Jumat pukul 18.00 - 20.00 dan Minggu pagi pukul 08.00 - 10.00 untuk kelas 6 SD. Atau menghubungi nomor whatsapp 085731219610 untuk konfirmasi awal.


Rabu, 07 Maret 2018

Pentingnya Nutrisi 1000 Hari Pertama Untuk Kehidupan di Masa Depan

Maret 07, 2018 0 Comments


Ada yang menarik di Bangi Kopitiam Surabaya Sabtu (3-3-2018) kemarin, yup.. ada talkshow kesehatan “Health and Nutrition Discussion – Nutrisi Terbaik 1000 HPK” siapa lagi yang ngadain kalau bukan Nutricia Sarihusada. Brand yang selalu concern  dalam mencerdaskan orangtua Indonesia dengan info-info edukatifnya mengenai tumbuh kembang dan nutrisi anak.
Senang sekali bisa hadir di talkshow "Nutrisi Terbaik 1000 HPK"

Saya beruntung menjadi salah satu blogger yang mendapat undangan untuk hadir di acara tersebut. Acaranya full berfaedah. Materi seputar nutrisi anak disampaikan dengan sangat jelas oleh dr. Nur Aisiyah Widjaja, Sp (Ak) atau dokter Nuril,  dilanjutkan pembahasan tentang perawatan kehamilan oleh bidan senior ibu Atik Kasiati, M. Kes. Keduanya merupakan praktisi yang sudah senior di bidangnya. Dokter Nuril saat ini bertugas di Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Sedangkan bidan  Atik Kasiati, M.Kes , saat ini menjabat sebagai Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Indonesia. Keduanya sehari-hari juga bertugas di RSUD dr. Soetomo Surabaya.
dr. Nur Aisiyah Widjaja, Sp (Ak)
Bidan Atik Kasiati

Sebelum memasuki sesi materi, Bapak Arif Mujahidin dari Danone Indonesia menyampaikan sambutannya. Tentang pentingnya memberikan nutrisi terbaik untuk anak pada 1000 hari pertama kehidupannya. Karena ternyata apa yang kita berikan kepada anak pada 1000 hari pertama kehidupannya akan memberikan konsekuensi yang panjang bagi kesehatannya di masa depan. Seserius itu kah ? Ya, dan pastinya kita sebagai orangtua ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Apa dan bagaimana nutrisi terbaik pada 1000 hpk, yuk sama-sama belajar..

Nutrisi Terbaik 1000 HPK

1000 HPK atau 1000 hari pertama kehidupan, adalah 9 bulan masa janin di dalam
kandungan sampai dengan adek bayi  berusia 24 bulan. Jadi bukan dihitung setelah debay  lahir yaa.. Ketika masih dalam kandungan, asupan nutrisinya juga perlu diperhatikan. Ada 3 (tiga) faktor yang berperan dalam tumbuh kembang anak, sejak dalam kandungan yaitu, nutrisi, genetik dan stimulasi.

Gangguan gizi pada janin, akan berdampak negatif bagi perkembangannya di masa depan. Dampak jangka pendeknya antara lain gangguan perkembangan otak, gangguan pertumbuhan, serta gangguan metabolik, glukosa, protein, hormon dan gen.  Sedangkan dampak jangka panjangnya bisa mengurangi kecerdasan tampilan dan pendidikan, membuat anak berperawakan pendek ( stunting ) juga mengakibatkan penyakit-penyakit seperti hipertensi, diabetes, PJK atau penyakit jantung koroner, obesitas dan stroke. Naudzubillah.. nggak mau kan yaa

Nah, setelah debay lahir, nutrisi terbaik adalah ASI. Kenapa? Karena kandungan nutrisi yang terdapat pada ASI super duper lengkap dan tiada duanya, hanya sebagian kecil saja yang bisa ‘ditiru’ oleh susu formula.


Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Pada Pemberian MPASI

Setelah periode asi eksklusif selama 6 bulan, berikan makanan pendamping ASI (MPASI) karena setelah 6 bulan, kandungan karbohidrat, protein dan lemak dari ASI sudah menurun 30%. Kandungan zat besinya juga berkurang 95-97%  dan hanya mencukupi 3-5% dari kebutuhan bayi ( sumber complementary feedingWHO 2002 IYCF WHO 2013). Dalam pemberian MPASI pada bayi, Bunda perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

·        Memenuhi standar kecukupan zat gizi makro dan zat gizi mikro
·        Memperhatikan tanda lapar dan kenyang dan memberikan respon saat anak makan
·        Memberikan makan secara perlahan dan sabar (tidak ada paksaan)
·        Lama makan tidak boleh lebih dari 30 menit
·        Mencoba berbagai tekstur rasa dan kombinasi makanan
·        Duduk di kursi saat makan, tidak mengajak makan sambil bermain atau menonton TV karena proses makan merupakan salah satu proses pembelajaran disiplin. Juga untuk mengurangi risiko distraktor
·        Kenali tanda kenyang pada bayi yaitu ; memalingkan muka, menutup mulut dengan tangan, rewel / menangis atau tertidur

Setelah periode MPASI selama 6 bulan, kemudian debay mulai bisa dikenalkan dengan makanan keluarga sejak usia 12 bulan sampai kurang lebih 23 bulan. Setelah itu, menu keluarga biasa seperti ayah bundanya.

Periode Perawatan Kehamilan
Berbeda dengan dokter Nuril, bidan Atik Kasiati, banyak menyoroti tentang seputar perawatan kehamilan. Tentunya sesuai dengan profesi beliau sebagai seorang bidan.

Ada 10 standar pelayanan antenatal (sebelum kelahiran) yang harus dilakukan oleh tenaga kesehatan dalam perawatan ibu hamil, yaitu :

1.     Timbang badan dan ukur tinggi badan
2.     Ukur tekanan darah
3.     Nilai status gizi
4.     Ukur tinggi fundus uteri
5.     Tentukan presentasi janin dan denyut jantung janin
6.     Skrinning status imunisasi TT
7.     Pemberian tablet zat besi sebanyak 90 tablet selama kehamilan
8.     Tes lab sederhana
9.     Tata laksana kasus
10.   Konseling dengan tenaga kesehatan

Yap, 10 hal tersebut harus diperhatikan selama kehamilan. Karena kewajiban upaya pemeliharaan anak sejak dalam kandungan merupakan kewajiban orangtua sebagaimana diatur dalam UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Tidak selesai sampai disini, Nutricia Sarihusada juga menghadirkan chef-chef keren yang menampilkan demo masak menu sehat berkualitas untuk keluarga. 
Ibu Alina dengan resep Agar-agar Labu Kuning

Duet masak chef Revaldi dan Chef Rissa

Demo pertama, ada ibu Alina Pudjowati yang menyajikan menu kreasi camilan sehat "Agar-agar Labu Kuning" resep ini memenangkan lomba kreasi resep dari internal Danone. Setelah ibu Alina, hadir pula dua chef lainnya yaitu Chef Rissa Navratilova (ig @rissa_navratilova) dan Chef Revaldi ( ig @dominicrevaldi ). Chef Rissa menyajikan menu "Ayam Pesto Kelor dan Katuk" sedangkan Chef Revaldi dengan menu "Carrot Cake" nya. Hmm semuanya enak.. Dan tentunya sehat !


Keren kan acaranya? Semoga dengan informasi ini semakin banyak orang tua yang tercerahkan dan semakin paham akan pentingnya asupan nutrisi terbaik pada masa 1000 hari pertama kehidupan anak.

Minggu, 25 Februari 2018

Serunya Jadi Pembuat Pizza

Februari 25, 2018 2 Comments

Berkegiatan seru bersama anak-anak, selain meningkatkan bonding ibu dan anak, pastinya juga menambah pengalaman dan kreatifitas anak. Iseng-iseng saya mengajak mama-mama kece teman arisan silaturahmi ex paud nya Faisya untuk ikutan Pizza Maker Junior di Pizza Hut. Tahu kan, yang iklannya sudah wara wiri di televisi itu tuh.. Ternyata, bukan hanya mamanya yang senang, anak-anaknya pun girang bukan kepalang ditawari seru-seruan belajar membuat pizza. 

Setelah maju mundur cantik menentukan hari, saya coba hubungi outlet Pizza Hut terdekat dari lokasi kami, yaitu Pizza Hut DBL Arena di komplek Graha Pena Jalan A. Yani Surabaya. Alhamdulillah, tanggal yang kami minta tersedia. Jadilah kami ber 24 -12 anak 12 mama- plus beberapa anggota keluarga lainnya nongki cantik di Pizza Hut DBL Arena


Ngapain aja sih, di acara PMJ ?
Waktu kami datang,  sudah disiapkan meja sesuai jumlah anak, dengan paket merchandise nya antara lain apron, topi ala chef, dan buku mewarnai. Semuanya sudah tertata rapi di dalam goodie bag merah, senada dengan warna outletnya.

What's next ?
Ada kakak pemandu yang menyapa anak-anak, mengajak bernyanyi dan bertepuk tangan. Kemudian anak-anak diajak mencuci tangan dan diberi sarung tangan plastik untuk dipakai masing-masing.

Cuci tangan, siapkan adonan dan isi topping
 Setelah itu lanjut menuju dapur.
Di dapur sudah disiapkan adonan pizza ukuran personal pan. Bergiliran anak-anak membentuk adonan tersebut menjadi dasar pizza. Memberi saus dan toping yang sudah disiapkan. Dan, voila ! Jadilah pizza !

Dan, voila..! Jadilah pizza favorit..!
Kelihatannya mudah, tapi untuk anak-anak mungkin tidak ya. Adonan yang sausnya beleber ke pinggiran pan terpaksa diganti yang baru. Kata om chef nya, jika sausnya beleber ke pinggiran, akan gosong jika dipanggang. Untung om Chef nya baik..
Tidak lama kemudian pizza yang sudah jadi siap diatas meja dengan nama masing-masing anak di piringnya. Waktunya makan..!!

Oiya, di program PMJ ini ada 2 paket pilihan. PMJ Basic seharga Rp. 40.000/anak dan PMJ + seharga 52.000/anak. PMJ basic hanya pizza saja, sedangkan PMJ + ada tambahan Ice Cream Mix 4 Fun. Pada awalnya, kami hanya mendaftar paket PMJ basic tapi bukan anak-anak namanya, kalau tidak tergoda es krim. Jadi kami upgrade paketnya menjadi PMJ +. Program ini bisa dilakukan di semua outlet Pizza Hut. Jadi buat mama-mama yang ingin mengajak si kecil berkegiatan seru mencoba menjadi pembuat pizza, sok atuh hubungi outlet Pizza Hut terdekat.

Acaranya PMJ ini sederhana tapi cukup menyenangkan. Recommended jadi salah satu pilihan kegiatan positif untuk anak-anak. 

Selasa, 13 Februari 2018

Cerdas Finansial #10 Be An Entrepreneur Kids

Februari 13, 2018 2 Comments

Menanamkan jiwa entrepreneur sejak kecil, merupakan salah satu stimulus cerdas finansial pada anak. Hal ini juga merupakan misi saya. Terlebih, karena anak-anak saya semua perempuan, saya mencoba mengenalkan mereka dengan aktivitas-aktivitas bisnis yang bisa dilakukan dari rumah. Salah satunya dengan berwirausaha.

Yang kami lakukan, adalah membuat kerajinan-kerajinan sederhana seperti gantungan kunci atau gelang. Berkat media sosial instagram, alhamdulillah produk kami bisa dengan cepat terpromosikan ke teman-teman kakak Icha. Maklumlah, kids zaman now ini mayoritas sudah punya instagram.

Kakak Icha mencatat setiap pesanan yg masuk. Sepulang sekolah, kami bersama-sama membuatnya. Walaupun tidak sulit, tapi butub ketelatenan jg. Oiya selain dijual langsung ke teman-temannya, Icha juga saya ajari sistem konsinyasi atau titipan. Belajar nembusi ke pihak warung sekolah untuk menitipkan jualan, alhamdulillah diijinkan. Dengan pembagian keuntungan 10% dari harga jual untuk warung sekolah. Sebagai bonus atas usahanya, saya juga memberikan komisi untuk kakak Icha, biar makin semangat jualan..

Project pertama, dari 13 gantungan kunci flanel yang dititipkan ke warlah, 11 terjual. Alhamdulillah..

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8 #RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari #CerdasFinansial