Jumat, 10 Agustus 2018

Tutorial Recycle Pasmina

Agustus 10, 2018 1 Comments


Punya setumpuk pasmina dan bingung mau dikemanain ? Mungkin ini cocok buat kamu yang tidak terlalu suka menggunakan pasmina. Daripada numpuk menuhin lemari, coba di recycle aja! Pasmina dengan bahan kaos, katun atau jersey bisa kita recycle menjadi baju rumahan ( a.k.a daster ) sedangkan pasmina dengan motif etnik, rajut, satin dan sebangsanya, bisa kita jadikan outer. Tapi pertama-tama pastikan pasmina yang akan kamu recycle sudah tidak ingin kamu gunakan lagi sebagai pasmina, tar nyesel siapa tanggungjawab.. hehhe..


pasmina berbahan kaos yang akan saya recycle

 Untuk first trial ini, saya pakai pasmina saya merk Dhikr yang sudah lama nggak saya pakai. Bahannya adem banget, cuma karena ukuran nya kecil,  sudah kurang nyaman saya pakai. 



Pertama-tama, lipat pasmina menjadi dua bagian. Ukur sisi kanan kiri supaya simetris untuk menentukan kerah (lubang leher )


buat lubang leher, kemudian jahit


Jahit sisi kanan kirinya ( area bawah ketiak ) dan taraaa.... baju santai aka daster sudah ready! Mudah kan? Harap maklum karena ini outfit hanya di dalam rumah untuk saya, jadi tidak ada foto saat dipakai ya... hehehhee.. Kira-kira seperti itulah saat dipakai dipadu dengan legging, Cocok untuk bersantai dirumah. 

Untuk pasmina berbahan kain etnik, rajut, satin dan sebangsanya kreasi ini bisa dijadikan sebagai outer pelengkap ootd kamu. Yuk, siapa mau coba?




Jumat, 27 Juli 2018

Kota Layak Anak (KLA) Kado Istimewa Untuk Anak Indonesia

Juli 27, 2018 2 Comments

Apa hal yang paling diidamkan oleh anak-anak? Tentu saja bermain!

Saya bersyukur, meskipun tempat tinggal kami terbilang di perkotaan, tetapi aktivitas bermain Icha dan Faisya masih cukup 'normal'. Mereka memiliki ruang bermain diluar rumah yang cukup memadai. Ada pos keamanan di ujung gang, biasa menjadi tempat 'rapat' mereka dan geng nya. Bosan ngumpul, bisa bersepeda keliling perumahan. Dan yang paling ekstrim, mencari ikan di sungai ( yang sebenarnya lebih mirip got ) dekat pos keamanan. Honestly, saya lebih senang ketika mereka pulang dengan baju kotor atau tangan belepotan lumpur, alih-alih berdiam dirumah dan bermain gadget. Meskipun tidak seberuntung anak-anak yang tinggal di desa, namun hal tersebut patut saya syukuri. Karena diluar sana, masih banyak anak yang terabaikan hak-haknya.

Seserius itukah?

Tidak semua, tapi nyata ada. Belum lama pemberitaan di media kita dihebohkan dengan berita telantarnya anak-anak dalam satu keluarga, yang padahal orangtuanya berpendidikan tinggi. Kasus-kasus pelecehan seksual terhadap anak, juga seperti tak henti menghiasi laman berita. Maraknya pekerja anak, konten acara televisi yang tidak layak, dan minimnya  taman bermain untuk anak juga merupakan bentuk pengabaian hak anak. Lebih parah lagi, kita dikejutkan dengan pemberitaan di Tulungagung, tentang dua bocah usia sekolah dasar yang terpaksa dinikahkan karena terjadi kehamilan usia dini ( tribunnews.com 23 Mei 2018 ).

Deretan kasus pelanggaran hak dan perlindungan anak tersebut tidak luput dari perhatian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KPPPA. KPPPA dibawah pimpinan Menteri Yohana Yembise tentunya tidak tinggal diam, namun bertekad dan berusaha untuk memenuhi hak-hak anak dengan optimal, agar deretan kasus pelanggaran terhadap hak anak tersebut dapat diminimalkan.

KPPPA mengadakan program KLA atau Kabupaten/Kota Layak Anak yang merupakan predikat untuk kabupaten/kota yang mempunyai  sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan program untuk menjamin ‘pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak’

⤷Kenapa sih harus ada KLA?

Anak merupakan amanah internasional dan nasional yang jumlahnya mencapai 1/3 dari total penduduk. Anak juga merupakan tongkat estafet penerus masa depan bangsa. Untuk itu KLA diperlukan sebagai wujud nyata Implementasi Konvensi Hak Anak dan berbagai peraturan dan perundangan dan kebijakan terkait “Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan  Khusus Anak”

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penguatan peran keluarga. Dengan penguatan peran keluarga ini, diharapkan setiap keluarga dapat memiliki komitmen untuk memenuhi hak anak yang notabene adalah tanggung jawab masing-masing keluarga itu sendiri.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Yohana Yembise bersama Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA Ibu Lenny N Rosalin

Seperti yang disampaikan oleh Menteri Yohana dalam press conference bersama media dan blogger,  bahwa upaya pemenuhan hak anak memerlukan komitmen yang kuat bukan hanya dari ayah dan ibu melainkan dari semua orang dewasa yang ada dalam keluarga.”Anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal jika seluruh keluarga di Indonesia memahami dan mendukung  pemenuhan hak anak dalam keluarga masing-masing. Jadikan hak anak sebagai prioritas utama untuk mendukung tumbuh kembangnya.”

⤷Apa saja indikator sebuah kabupaten/kota disebut  KLA ?

Sebuah kota/kabupaten disebut KLA, mengacu kepada 24 indikator pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak. Secara garis besar dikelompokkan dalam 5 kluster berikut :

  • Kluster I : Hak Sipil Kebebasan
  • Kluster II : Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif
  • Kluster III : Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan
  • Kluster IV : Pendidikan Pemanfaatan Waktu Luang & Kegiatan Budaya
  • Kluster V : Perlindungan Khusus

24 indikator merupakan penjabaran dari kelima kluster tersebut. Teman-teman bisa lihat di skema berikut:


⤷Apa tujuan KLA?
Secara umum tujuan KLA adalah untuk memenuhi hak dan melindungi anak. Sedangkan secara khusus KLA bertujuan untuk membangun inisiatif pemerintah kabupaten/kota yang mengarah pada upaya transformasi Konvensi Hak Anak dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi dan intervensi pembangunan, dalam bentuk kebijakan program dan kegiatan pembangunan yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak pada suatu wilayah kabupaten/kota.

Program ini juga sebagai upaya keras dari Kementerian PPPA untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) pada tahun 2030. Program-program yang sudah berjalan untuk mewujudkan IDOLA diantaranya :

1.       PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga)
2.       RBRA ( Ruang Bermain Ramah Anak )
3.       Pengembangan KAS ( Kampung Anak Sejahtera )
4.       Fasilitas ruang ASI
5.       Sekolah Ramah Anak ( SRA )
6.       Pusat Kreativitas Anak ( PKA )





Dalam press conference tersebut Menteri Yohana didampingi oleh Deputi  Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Lenny N Rosalin yang menyebutkan bahwa penghargaan dan penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian PPPA atas upaya para Gubernur, Bupati,Walikota dan para penerima pernghargaan lainnya dalam upaya memenuhi amanat konstitusi yaitu upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Karena sejak pemerintah merativikasi Konvensi Hak Anak melalui Keppres Nomor 36 Tahun 1990, negara berkewajiban memenuhi hak anak, melindungi anak dan menghargai pandangan anak”.

⤷Siapa saja yang berkompeten melakukan penilaian KLA ?

Tentunya penilaian KLA dilakukan oleh pihak-pihak yang kompeten, yaitu pakar anak profesional dan kementerian/lembaga antara lain : Kemenko PMK, Kemendagri, Bappenas, Kemenkumham, Setneg, Kantor Staf Presiden (KSP) dan KPAI.

Sedangkan untuk tahap penilaiannya melalui 4 tahapan sebagai berikut :
  1. Penilaian Mandiri
  2. Penilaian Administrasi
  3. Penilaian Lapangan
  4. Finalisasi

Kategori tingkatan KLA sendiri ada 5  , yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA. Jadii, Kabupaten/Kota mana saja yang berhasil mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak tahun 2018 ini ? 
jreeeng jreeeng… ini dia datanya. Dicek ya, barangkali kotamu termasuk salah satu penerima KLA




Yayy...! Selamat untuk Surakarta dan Surabaya sebagai
peraih KLA kategori Utama

Selain penghargaan KLA Kementerian KPPPA juga memberikan pernghargaan non KLA yaitu kepada daerah terbaik dalam memenuhi hak sipil anak, membina forum anak, merespon pembentukkan UPTDPPA atau Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak, mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA), menyelenggarakan pelayanan ramah anak di puskesmas dan melakukan inovasi-inovasi dari kemajuan pembangunan anak di wilayahnya serta mampu menurunkan angka perkawinan anak.


Dengan penghargaan ini KPPPA berharap bisa mendorong Gubernur sebagai Pembina Wilayah dan Bupati/Walikota untuk lebih memacu diri dan meningkatkan perhatian pada pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus di wilayahnya masing-masing.

Namun, terlepas apakah kota kita mendapat predikat KLA atau tidak, mari kita introspeksi, apakah dalam keluarga kita hak-hak anak sudah terpenuhi?

Anyway, selamat buat kota-kota yang berhasil mendapat penghargaan, semoga program-program yang telah dijalankan tetap konsisten dan berkesinambungan. Sebagai warganegara, saya pribadi berharap program ini akan diikuti lebih banyak kota di Indonesia sehingga anak-anak Indonesia semakin GENIUS ( Gesit, Empati, beraNI, Unggul dan Sehat ) serta tujuan mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) dapat segera tercapai.

Senin, 23 Juli 2018

Festival Sahabat Generasi Maju Langkah Nyata Dukungan SGM Untuk Orangtua Indonesia

Juli 23, 2018 24 Comments

Setelah sukses  di Jogjakarta akhir Juni lalu, Festival Sahabat Generasi Maju SGM Eksplor hadir di Surabaya Minggu 22 Juli 2018. Bertempat di Parkir Timur Delta Plaza Surabaya, acara ini menyedot antusiasme yang cukup tinggi dari ayah bunda di Surabaya dan sekitarnya.

Melalui acara ini, SGM Eksplor ingin mengajak orangtua Indonesia untuk dapat mendukung prestasi si kecil melalui berbagai kegiatan yaitu, lomba mewarnai bagi usia 3-6 tahun, aneka permainan dan edukasi untuk mengasah potensi anak, juga tidak ketinggalan unjuk penampilan potensi di atas panggung. Keren kaan..? Seperti yang disampaikan bunda Astrid Prasetyo, Marketing Manager SGM Eksplor, “Sejalan dengan visi SGM Eksplor,kami percaya bahwa setiap anak Indonesia berhak maju memiliki masa depan yang cerah sehingga dapat meraih cita-citanya. Selama lebih dari 60 tahun SGM Eksplor telah mendukung orangtua Indonesia dengan melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil dan mengadakan edukasi nutrisi secara rutin untuk mendukung si kecil memiliki 5 Potensi Anak Generasi Maju yang cerdas kreatif tumbuh tinggi & kuat, supel, mandiri dan percaya diri.”
Psikolog Anna Surti Ariani

Acara ini juga menghadirkan psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si.,Psi,. Sejalan dengan bunda Astrid, psikolog yang akrab disapa mbak Nina ini juga menyampaikan bahwa untuk mendorong anak memiliki 5 Potensi Generasi Maju, orangtua harus menggali lima aspek tumbuh kembang anak yang saling berkaitan satu sama lain agar anak dapat memiliki tumbuh kembang yang optimal, yaitu dari aspek fisik, kognitif, emosi, bahasa dan sosial. Orang tua dan lingkungan sekitar diharapkan dapat secara bertahap dan terus menerus menstimulasi kelima aspek tumbuh kembang ini. Karena lima potensi anak generasi maju tidak tumbuh secara instan namun perlu dikembangkan sejak dini.



Ada keseruan apa saja di Festival Sahabat Generasi Maju Surabaya?  Pastinya seru banget,  karena rangkaian kampanye ini bekerja sama dengan PAUD sebagai institusi pendidikan usia dini. Tidak hanya dari dalam kota Surabaya, tetapi juga berasal dari kota-kota sekitar seperti Sidoarjo, Mojokerto dan sekitarnya. Di acara ini bunda dan si kecil bisa mencoba berbagai wahana edukatif yang disediakan. Ada booth Kelas Kreatifitas, Kelas Olahraga juga tidak ketinggalan aktivitas digital di Mini Mobi SGM Eksplor. Tidak hanya di Surabaya, di tahun 2018 ini, aktivitas Mini Mobi akan berkeliling ke 8000 area di Indonesia dan melakukan edukasi nutrisi dan stimulasi bagi anak-anak melalui berbagai permainan edukatif. Bunda Astrid menambahkan, bahwa dukungan yang selama ini telah diberikan oleh SGM Eksplor dalam hal edukasi nutrisi akan terus dilakukan dalam skala yang lebih besar, dapat dilihat melalui kegiatan Mini Mobi dan aktivitas Digital.

Dalam press release nya, Bapak Arif Mujahidin, Corporate Communication Director Danone Indonesia menyampaikan “SGM Eksplor adalah salah satu produk susu pertumbuhan yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Berbagai kegiatan dalam Kampanye Anak Generasi Maju oleh SGM Eksplor selaras dengan visi dari Danone di Indonesia yaitu One Planet One Health. Melalui produk bernutrisi dan edukasi yang dilakukan oleh kelompok usaha Danone di Indonesia, kami memastikan bahwa kehadiran kami dapat memberikan kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat dunia.”

Tidak hanya sukses di Surabaya dan Yogyakarta, acara ini juga telah digelar di Bandung ( 21 Juli 2018 ) dan Medan ( 22 Juli 2018 ). Sedangkan untuk puncak acara dan grand final dari lomba-lomba yang sudah digelar, akan diadakan di Summarecon Mal Bekasi pada tanggal 27 – 29 Juli 2018. Bagi ayah bunda di area Jabodetabek, jangan sampai ketinggalan acara seru ini. Ayah bunda bisa mengikuti informasi lebih lanjut di Facebook Aku Anak SGM, dimana ayah bunda juga bisa bertanya langsung melalui live chat dengan para ahli seperti dokter anak dan psikolog. Jangan lupa, ikuti juga melalui medial sosial resmi lainnya, yaitu instagram @akuanaksgm dan twitter @tanyasgm

Jumat, 20 Juli 2018

Miliki Personal Trainer Di Rumah Dengan Aplikasi Ini

Juli 20, 2018 0 Comments

Bismillahirrahmannirrahiim..
Nggak nyangka, kalau ternyata ada juga aplikasi panduan olahraga di playstore. Berhubung banyak pilihan yang ditawarkan, saya mencoba satu yang merupakan pilihan editor, yaitu Menurunkan Berat Badan 30 Hari


Awalnya sih karena penasaran aja, seperti apa program latihan yang ditawarkan. Ternyata, keren juga. Aplikasi ini tidak hanya memberikan panduan latihan yang sistematis, tetapi juga menyediakan susunan menu diet yang dapat kita pilih kapan saja.
Cuma masalahnya kembali lagi pada user, alias kitanya sendiri. Bisa disiplin nggak ya? He he..

Pilihan pengaturan

Program latihan hari 1


Aplikasi ini merupakan panduan program penurunan berat badan cepat dengan pelatihan ilmiah & diet sehat dalam 30 hari. Jika dilakukan dengan rutin dan disiplin, kita akan seperti memiliki personal trainer di rumah. Cocok untuk ibu-ibu ingin fitnes di pusat kebugaran tetapi terkendala biaya atau malas keluar rumah. Dan yang terpenting, semua latihan yang disarankan tidak dibutuhkan peralatan.

Menu diet

bisa diatur, jadwal harian latihan

Bentuk latihan disuguhkan dengan panduan berupa animasi. Kalau masih kurang puas, ada pilihan panduan video yang bisa kita koneksikan ke channel youtube.
Fitur yang tersedia pada aplikasi ini antara lain
- grafik untuk memantau kemajuan pengurangan berat badan dan kalori yang dibakar
- Program diet rendah kalori
- Animasi dan panduan video
- Beragam latihan yang sistematis dan tanpa peralatan.
- peningkatkan intensitas latihan secara bertahap dan sistematis.

Dengan aplikasi ini kita dapat berlatih dengan mudah di rumah kapan saja.

Alhamdulillah, tuntas sudah postingan kesepuluh di Tantangan 10 Hari Game Level 12, Kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional. Semoga ada manfaat yang bisa dipetik dari review saya dari hari pertama sampai dengan ke sepuluh ini ya..

#Day10
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Minggu, 15 Juli 2018

Nakhtim, Aplikasi Untuk Khatamkan Bacaan Qur'an

Juli 15, 2018 0 Comments

Bismillahirrahmannirrahim..

Dalam sehari, berapa lama waktu yang kita habiskan untuk membaca Al Qur'an ? Kemudian, berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk berselancar di layar smartphone? Jawaban tiap-tiap orang pasti berbeda, tapi diakui atau tidak keberadaan smartphone kerap dianggap sebagai pembuat lalai banyak orang dari ibadah. Khususnya membaca al Qur'an. Jika ada aplikasi yang bisa 'memaksa' kita membaca ayat Al Qur'an sesering kita membuka layar smartphone, pasti seru ya?

Eh, beneran ada lho!

Nama aplikasinya NAKHTIM. Dirilis tanggal 10 Desember 2017 oleh pengembang Rasoulallah.net. Nakhtim bisa membantu kita mengkhatamkan membaca Al Qur'an dengan cara yang unik. Setelah aplikasi ini terpasang, maka tampilan ayat Al Qur'an akan muncul secara otomatis setiap kita membuka smartphone. Ditampilkan per satu ayat, secara berurutan mulai Al Fatihah, Al Baqarah dan seterusnya. Nakhtim juga akan menyediakan informasi berapa ayat yang sudah kita baca dalam hari ini, dalam satu pekan dan dalan satu bulan ini. 
Oiya, sebelum mulai menggunakan aplikasi Nakhtim, kita bisa mengatur beberapa hal berikut:
  1. Pilihan apakah ingin memunculkan terjemah dari ayat yang muncul
  2. Mengubah bahasa terjemahan
  3. Mengatur waktu munculnya ayat di layar HP (sewaktu-waktu kita membuka layar HP atau pada jam yang sudah kita tentukan)


Apakah jika tampilan ayat muncul di layar, kita harus membacanya? Sebenarnya bisa di skip, langsung klik tanda silang di pojok kanan atas, tampilan akan menghilang. Tetapi kembali lagi kepada niatan kita memasang aplikasi tersebut, jika tidak untuk dibaca, mendingan nggak usah dipasang kan?
Tampilan ayat per ayat
Di layar smartphone

Rekap jumlah ayat
yang sudah kita baca


Meskipun dianggap bisa membantu mengkhatamkan Al Qur'an, namun kemunculan aplikasi Nakhtim ini juga menuai pro dan kontra. Pasalnya, sebagian ulama menganggap bahwa membaca Al Qur'an dengan cara seperti ini merupakan bid'ah. Karena tilawah Al Qur'an itu butuh isti'adzah, butuh persiapan diri, butuh kehadiran hati, dan butuh mengumpulkan niat dalam hati. Dan terkadang juga butuh khulwah (bersendirian). Juga disertai tadabbur dan kekhusyukan.

Namun, terlepas dari pro kontra yang menyelimuti, keberadaan aplikasi Nakhtim cukup bermanfaat bagi saya. Minimal membantu mengingatkan, sudahkah saya membaca Al Qur'an hari ini ?

Wallahu a'lam.

#Day9
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Sabtu, 14 Juli 2018

Let's Sing! Karaoke By Smule

Juli 14, 2018 0 Comments


Bismillah..

Whaa, sudah hari ke 8 aja nih!
Alhamdulillah, makin nambah wawasan. Ternyata oh ternyata, banyak sekali aplikasi bermanfaat yang hampir tidak pernah kita ulik. Tahunya ya setelah baca-baca tugas teman. Oo ternyata bisa ya? Oo gitu yaa..? Eh ternyata ada ya, yang buat ini itu... Serius, banyak sekali aha moment ketika kami sharing tentang aplikasi-aplikasi yang baru kami "temukan" manfaatnya.  

Dan kemudian, saya bingung.. Mau review aplikasi apa lagi yaa..? He he he

Smule aja deh! 
Smule ? Yang buat karaokean itu mbak? Iyaa...

Ponsel pintar memang canggih. Benda ini tidak hanya menggantikan fungsi jam, kalender, alarm dll tetapi juga mampu menghadirkan studio karaoke dalam genggaman kita. Caranya ? Download aplikaai Sing!Karaoke By Smule atau lebih populer dengan nama Smule. 

Bagaimana cara menggunakannya?

Seperti biasa, setelah download dan instal aplikasinya, kita bisa langsung sign up atau mendaftar. Setelah memiliki akun, silakan cari lagu favoritmu, pasang headset dan mulai bernyanyi. Eh tapi tunggu dulu, untuk bisa meengakses lagu tanpa batas, kita harus daftar sebagai member berbayar. Tarif nya Rp 12.000/bulan atau Rp 95.000/tahun plus ppn 10%. Tapi, kalau mau tetap gratisan, bisa juga kok. Cari lagu yang disediakan free oleh Smule. Cara lain, dengan nebeng duet di lagu uang dinyanyikan oleh user lain. Member  VIP atau non VIP yang sudah punya koleksi lagu, bisa membuka kesempatan menyanyi duet melalui fitur open call. Nah kita bisa cari lagu yang kita suka dengan membuka undangan-undangan open call tersebut. 

Lalu, apa manfaatnya Smule bagi keluarga..?

Bergelut dengan aktifitas rumah tangga sehari-sehari, tidak dipungkiri ada kalanya kita eh saya merasa butuh relaksasi. Karaoke di Smule salah satu media relaksasi saya. Lumayan, jauh lebih hemat daripada budget relaksasi di studio karaoke keluarga.

Media smule juga saya manfaatkan untuk "rekreasi" bersama anak. Klik disini untuk mendengarkan duet saya bareng Icha. Atau, mau dengerin suara Faisya hehehe, klik disini. He he..

Jadi aman ya mbak, aplikasi smule ?

Kembali lagi kepada penggunanya. Seperti halnya medua sosial lainnya. Jika dimanfaatkan dengan bijak, bisa membawa manfaat.

Jangan lupa gunakan kandang waktu ketika memanfaatkan aplikasi ini. Jangan sampai waktu terbuang percuma sampai lupa diri ketika karaokean melalui ponsel. 

#Day8
#Tantangan10Hari
#KeluargaMultimedia




Jumat, 13 Juli 2018

WPS Office, Aplikasi Office Lengkap dalam Satu Genggaman

Juli 13, 2018 0 Comments


Bismillahirrahmannirrahim..

Awalnya saya nggak ngeh kalau ternyata punya aplikasi WPS Office di handphone. Mungkin aplikasi bawaan.  Dan tidak sengaja menemukannya ketika kebingungan meng convert file dalam format ms word ke format pdf dari handphone. Ternyata, WPS Office sangat membantu.

Ya seperti slogannya, WPS Office, aplikasi office GRATIS terbaik didunia. Yang paling penting gratisnya, eh.. 

Dengan aplikasi WPS Office ini, kita bisa melihat dan mengedit gambar dimana saja. 

Paket Lengkap dari Aplikasi Rangkaian Office Gratis ini antara lain:
• Terintegrasi dengan Memo, Dokumen, Lembar Bentang dan Presentasi, memudahkan Anda mengedit, membuat dan membaca dokumen dengan cepat.
• Kompatibilitas penuh dengan Microsoft Office (Word, PowerPoint, Excel dan Txt), Google Docs, Sheets, Slide dan PDF, Adobe PDF

Selain itu, WPS Office juga menyediakan fitur pengonversi PDF dan pembaca PDF 

• Mendukung pembacaan dan penampilan file PDF
• Mengonversi seluruh dokumen (word, text, excel, powerpoint, doc) ke file PDF

WPS Office juga tersambung ke Cloud Drive
• Akses dan edit dokumen dengan mudah secara langsung dari Dropbox, Google Drive, Box, Evernote dan OneDrive

Fitur share button nya juga memudahkan kita untuk berbagi dokumen melalui WIFI, NFC, DLNA, Email, Pesan Instan, Whatsapp, Telegram, Facebook dan Twitter

Asyiknya lagi, aplikasi ini bisa beroperasi dengan lancar hampir di semua tipe ponsel dan tablet Android

Tidak berlebihan kiranya jika editor Gizmodo dan Economic Times memberikan ulasan senada  bahwa WPS Office merupakan aplikasi office gratis terbaik yang pernah ada

WPS Office ini memudahkan saya menyelesaikan surat menyurat ketika saya bergabung di kepanitiaan suatu acara.


#Day7
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia