Big Daddy, Sosok Ayah Idola Meski Tak Sempurna


Kegabutan saya di malam Minggu karena nggak diajak suami kondangan, akhirnya berakhir dengan nonton film Big Daddy di Fox Family.

Big Daddy, film lawas yang tokoh utamanya diperankan oleh Adam Sandler. Yang nge fans Adam Sandler, mungkin pernah tahu film ini. Saya lumayan suka dengan aktingnya, terutama di film 50 First Date bersama Drew Barrymore

((Btw, ngomonginnya Adam Sandler, Drew Barrymore, ibuk angkatan berapa siih.. Hahhaa.. Iyaa angkatan lama, maklumin aja yaa))

Film Big Daddy merupakan film komedi kehidupan. Meskipun disajikan dalam genre komedi, ada nilai positif yang bisa kita ambil.

Adalah Sonny Koufax, pemuda setengah pengangguran yang memilih bekerja paruh waktu hanya 1 hari dalam seminggu sebagai penjaga pintu tol. Usia 30 tahun dia sudah mendaftarkan diri untuk mendapat jaminan sosial. Kalau nggak salah di negara barat orang yang tidak mampu bisa mendapat santunan dari negara. Ayahnya, Lenny Koufax, yang ternyata seorang pengacara cukup ternama di Florida, sudah angkat tangan menghadapi si Sonny.

Keseharian Sonny, Ayahnya bahkan menganggap Sonny seperti anak usia 6 tahun

Aslinya, Sonny ini orangnya baik gaes.. Dia tulus, jujur dan selalu bicara apa adanya. Kadang-kadang kejujurannya itu yang bikin orang-orang disekitarnya sebel sama dia. Pola pikirnya  simple, ogah mikir masa depan terlalu ruwet. Nggak visioner banget pokoknya. Hal ini membuat Vanessa, pacarnya, nggak betah lagi sama Sonny.

Nggak disangka, suatu hari, tiba-tiba datang Julian seorang anak usia 5 tahun di kehidupan Sonny. Julian sebenarnya anak Kevin, teman se apartemen Sonny, hasil 'kecelakaan'  Kevin dengan seorang perempuan. Sayangnya, saat itu Kevin sedang berada di China untuk urusan pekerjaan.

Sonny memutuskan untuk mengasuh Julian sampai Kevin kembali ke Florida. Untuk itu, dia terpaksa mengelabui Dinas Sosial dengan mengaku sebagai Kevin. Dalam pikirannya, dengan mengasuh Julian, Vanessa akan berfikir bahwa dia adalah pria yang bertanggung jawab. Ketika Sonny menemui.Vanessa bersama Julian, ternyata Vanessa sudah jadian dengan pria lain yang dianggapnya lebih mapan.

Wajah polos Julian

Meski 'kacau' Sonny berusaha menjadi ayah yang baik untuk Julian

Kisah seru, lucu dan bikin gemes meliputi hari-hari Sonny bersama Julian. Bagaimana tidak ? Pola pengasuhan yang diterapkan Sonny sangat out of the box. Dia berbuat kebalikan atas apa yang ayahnya lakukan dalam pola pengasuhan kepada dirinya. Alih-alih mengajarkan hal-hal yang baik, Sonny justru mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan apa yang lazim diajarkan kepada anak kecil. Misalnya, ketika Julian ngompol atau muntah, dia hanya menutup bekasnya dengan koran, dia membebaskan Julian memilih apa yang ingin dia kenakan, ngajarin Julian pipis sembarangan, ngajarin jahil, ngakalin harga di minimarket dan banyak lagi. Dijamin gemes deh kalau lihat pola pengasuhan Sonny ke Julian.

First day school nya Julian

Puncaknya ketika Julian sudah sekolah, Sonny tentu saja mendapat teguran dari Kepala Sekolah tentang kebiasaan buruk Julian.

Yang saya salut dari sikap Sonny, dia nggak pernah marahin Julian ketika rewel. Dia bahkan merelakan tidak menonton tayangan perlombaan football favoritnya gegara Julian ingin menonton VCD Kangaroo Sing. Dia pun rela berkostum Scuba Steve, superhero kesayangan Julian. Dengan kostum itu Sonny mengaku sebagai Scuba Sam, ayahnya Scuba Steve kemudian menasehati Julian. ( Ceritanya si superhero tiba-tiba mengetuk pintu dan memberi nasehat yang baik-baik pada Julian. Lucunya cara ini manjur ternyata.. Hehe.. )


Pas Sonny lagi sayang-sayangnya ke Julian, tiba-tiba petugas Dinas Sosial datang dan mengambil Julian. Mereka sudah tahu bahwa Sonny bukanlah Kevin. Dan malangnya, Sonny dijerat pasal penipuan karena dia mengaku sebagai Kevin untuk mendapatkan hak asuh atas Julian.

Apakah Sonny berhasil mendapatkan hak asuh atas Julian? Scene ini cukup menegangkan. Sonny berada di sidang pengadilan menghadapi tuduhan dari Dinas Sosial. Teman-temannya yang pengacara dengan sukarela membantu Sonny. Nah kan, meski pemalas dan kacau, Sonny orangnya setia kawan. Ketika dia dalam kesusahan teman-temannya mau bantuin dia.

Saksi dan fakta tentang kehidupan keseharian Sonny membuat dia hampir kehilangan hak asuh atas Julian. Sonny dianggap tidak mampu dan tidak pantas menjadi ayah. Terakhir, Sonny meminta Lenny Koufax, ayahnya, untuk memberikan kesaksiannya. Permintaan ini hampir ditolak oleh hakim. Diluar dugaan, Lenny Koufax justru memberikan kesaksian yang memberatkan Sonny, karena Lenny menyampaikan secara jujur apa yang dia rasakan, bahwa Sonny seorang yang pemalas, tidak bisa diandalkan dan lain sebagainya.

Sonny pasrah dengan keputusan hakim. Pada saat itu, Kevin datang dan memberikan pengakuan bahwa dialah ayah biologis dari Julian. Tentu saja hak asuh Julian jatuh kepada Kevin. Perpisahan yang cukup mengharukan antara Sonny dengan Julian. Julian juga sudah sayang banget ke Sonny. Bagi dia, Sonny adalah sosok ayah yang sangat baik. Namun Kevin meyakinkan bahwa Julian akan baik bersamanya.

Ending

Pada akhir cerita dikisahkan, Julian sudah hidup bahagia dengan Kevin dan Corraine sebagai ibunya. Sonny sendiri sudah menikah dengan Layla, adik Corraine dan memiliki seorang bayi. Pelajaran hidup bersama Julian membuat Sonny menata ulang kembali hidupnya. Dia mau menyelesaikan kuliah dan sudah memiliki pekerjaan yang pantas. Dan, Vanessa mantan pacar Sonny dikisahkan harus bekerja sebagai pelayan restoran, begitu juga dengan suaminya yang dikira seorang mapan dan punya visi kedepan.

Pelukan Sonny kepada Julian

Ringan tapi cukup mengena ya. Di film ini Adam Sandler mendapatkan award dari MTV Movie & TV Award sebagai penampilan komedi terbaik, dan Nickelodeon Kids's Choice Award sebagai aktor film favorit. Masih banyak lagi award yang diterima untuk film ini.

Moral of story, kisah ini cukup baik untuk mengingatkan para ayah, bahwa kehadiran sosok ayah dalam kehidupan seorang anak, sangat penting. Jangan biarkan anak menjadi fatherless, dengan ayah yang secara fisik ada, namun tidak bisa menjadi 'teman' bagi si anak. Jadilah best sweet daddy buat anak-anak kalian.

Semoga bermanfaat
4 komentar on "Big Daddy, Sosok Ayah Idola Meski Tak Sempurna"
  1. Adam memang cocok ya memerankan tokoh Sony, wajah dan aktingnya menyakinkan. Thank reviewnya mba

    BalasHapus
  2. wah yang bisa mengambil hikmah justru Sonny ya ... ketika sudah memiliki keluarga sudah bisa bersikap layaknya seorang ayah. Fox memang bagus-bagus filmnya.

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca. Ditunggu komentarnya ya..!

Custom Post Signature

Custom Post  Signature