Minggu, 23 Juli 2017

# Game Level 2 # Institut Ibu Profesional

[ Level 2 - Tantangan 10 Hari ] Hari Ke 3, Mencuci Piring Setelah Makan



Hari ini, kami memasuki hari ke 3 dalam Tantangan 10 hari Melatih Kemandirian Anak. Daan.. akhirnya pada hari ketiga ini, kakak Icha bisa mencuci piring sendiri setelah makan tanpa diingatkan. Alhamdulillah.. semoga istiqomah ya, aamin..


Selain fokus pada kemandirian melayani diri sendiri, saya juga menyisipkan latihan tanggungjawab menerima delegasi tugas penting lainnya. Yang sudah berjalan saat ini adalah sebagai manajer sampah dapur. Tugasnya antara lain :
  • terampil memisahkan sampah dapur basah dan sampah kering
  • mengingatkan anggota keluarga yang lain jika ada yang keliru membuang sampah dapur
  • membawa kresek sampah dapur ke bak sampah di halaman rumah, jika sudah penuh
Alhamdulillah tugas-tugas tersebut sudah berjalan lancar. Saya mencoba menambahkan tugas lain yaitu sebagai manajer laundry. Tugasnya antara lain :
  • memisahkan baju warna dan baju putih sebelum masuk ke dalam mesin cuci
  • mengoperasikan mesin cuci mulai dari menakar sabun, membuka keran air, menyalakan tombol ON dan seterusnya.
Untuk mengambil cucian dari mesin cuci dan menjemur masih menjadi tugas saya. Karena lumayan dalam dan berat juga hehe.. Nah yang lucu nih, setelah mesin beroperasi sampai proses pengeringan, saya melihat satu saset deterjen bubuk tergeletak dengan manja di keranjang cucian. Jadi..?
"Kakak tadi masukkan berapa bungkus sabunnya?"
"Satu....." suara polos menyaut kalem
"Satu mana cukup.. cucian sebanyak ini...."
"Yaah..mama ngga bilang..." jawabnya tanpa dosa wes pokoknya.. ahahhaha..

iya juga ya, saya belum bilang kalau masukkan dua saset deterjen bubuk. Alamat ngulang nggiling lagi.. wes rapopo, namanya juga belajar kan. Hargai proses,dari setiap kesalahan anak akan belajar mana yang benar.

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10Hari
#HariKe3



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca, yuk tinggalkan jejak dengan komentar yang santun