[ Level 4 ] Mengamati Gaya Belajar Anak (Hari #1)


Percakapan setelah sholat maghrib, sehabis tilawah..

Kakak : "Dek, jangan naruh Al Qur'an di lantai.."
Adek : "Ini nggak dilantai..ini di sajadah." --ngeyel as usual--
Kakak : "Iyaa.. tapi itu kan rendah.."
Adek : " Ini tinggi kak... kalau buat semut.." 

Si adek ngomongnya pasang tampang serius, ngga senyum sama sekali. Ngeyelnya benar-benar tingkat dewa. Saya yang mendengar percakapan itu mau nggak mau ngempet ketawa. Sambil pura-pura pasang gaya serius, saya bilang

"Dek,sebaiknya Al Qur;an diletakkan di rak yang atas, oke.."

Baru dia beranjak dan meletakkan Al Qur'an ke tempatnya.

Anak-anak,memang semua istimewa. Kecerdasan pada setiap anak, muncul dalam bentuk yang berbeda - beda. Begitu juga setiap saya mengamati perilaku sehari-hari kedua bocah ini, saya akan menemukan perbedaan dari tiap-tiap karakter yang mereka miliki. Masing-masing memiliki plus dan minus. Catat, ini bukan membandingkan ya gaes.. tapi mengamati.

Kakak Icha, cenderung memiliki kecerdasan dengan karakterisik yang menonjol yaitu kecerdasan pembelajaran, sedangkan Wecha lebih kepada kemampuan bahasa lisan, yang ciri-cirinya antara lain punya kosakata yang canggih (cenderung ajaib), kreatif mendongeng dan pintar melucu. 

Untuk kakak Icha, sejauh ini alhamdulillah tidak ada masalah dalam gaya belajar. Dia seorang visual dan juga auditory yang baik. Tapi lemah di kinestetik. Lain dengan Wecha, sampai di usia nya yang ke 6 tahun ini, kemampuan membacanya masih minim. Hal ini sebenarnya cukup membuat saya risau. Beruntung, di game level 4 kelas Bunda Sayang ini,tantangan nya adalah Mengamati Gaya Belajar Anak. Pas banget ya.. (tuuh kan, materi di IIP selalu pas dengan kebutuhan ibu-ibu). Semoga dengan menemukan gaya belajar yang tepat, saya bisa membantunya mengejar ketertinggalan kemampuan membacanya.

Baiklah, berikut catatan saya di hari ke #1 pengamatan saya untuk gaya belajar Wecha (6 tahun) :



Jenis aktivitas yang saya amati adalah menggambar. Dia ingin menggambar jagung. Oke, sret sret.. jadilah jagung raksasa segede gambreng di selembar kertas HVS yang hampir kusut itu. Pilihan warnanya tepat. Saya tanya, darimana tahu kalau jagung warnanya kuning ?
"aku kan pernah lihat jagung, dalamnya kuning dan kulitnya hijau...."
Oke sipp.. jadi kesimpulan pertama saya untuk Wecha di hari pertama ini, kemampuan visualnya lebih menonjol dibandingkan auditory dan kinestetiknya.

#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#Day1


Posting Komentar

0 Komentar