Selasa, 20 November 2018

# BPN 30 Day Blog Challenge

5 Alasan Saya Jatuh Hati Pada Dunia Blogging



Jauh sebelum saya tahu bahwa di dunia ini ada profesi yang bergelar "blogger" saya sudah mempunyai sebuah blog. Haa.. Kok bisa ya ?

Jadi dulu, mamak -mamak ini kerja di sebuah bank syariah swasta ( di Indonesia lah pastinya. ). Lagi seneng - senengnya punya anak satu, hobi cekrek upload foto anaknya di sosmed yang kala itu saya tahunya hanya facebook. Kemudian disarankan oleh seorang teman yang baik hati dan tidak sombong untuk menulis portofolio tumbuh kembang anak di blog.

"Blog ?? apa ituh..?" tanya saya dengan polosnya.

Sama si teman dijelasin blog adalah bla bla bla. Masih tetap belum paham. Mau bikin blog sendiri alasan tidak punya modem lah, sibuk lah. Jadi sama teman baik hati ini kemudian si mamak dibuatkan sebuah blog yang berjudul www(dot)mama-sibuk(dot)blogspot(com). Panjang beneer ya.. Tapi pas lah buat si mamak yang waktu itu sibuk kerja pergi pagi pulang malam demi mencari seember berlian.

Postingan pertama di blog di isi oleh si teman baik hati. Kemudian saya diajarin cara membuat postingan, upload foto, mengubah tema dan lain - lain. Selanjutnya saya ketagihan nge blog. Nabung untuk beli modem, yang waktu itu harganya kurang lebih sejutaan. Setelah itu rajin ke kantor bawa laptop dan modem, bukan untuk kerjaan tapi untuk nge blog ( sstt, jangan bilang - bilang ya...). Proses awal nge blog itu terjadi sekitar pertengahan tahun 2010.

Dari awal sampai beberapa tahun kemudian postingan di blog masih seputar celotehan anak. Meskipun sempat gabung di sebuah komunitas blogger, tapi hanya silent reader. Tapi dari komunitas blogger itu saya mulai berinteraksi dengan blogger - blogger lain dan mengenal istilah blogwalking. Menginjak tahun ke enam, barulah ada keinginan untuk menata blog lebih rapi. Mulai dari penggunaan domain berbayar, perubahan tema dan merapikan isinya. Kalau dibilang puas sih belum ya, masih sering mupeng lihat blog yang keren - keren gitu, baik dari segi lay out maupun isi.

Seiring waktu, nge blog menjadi bagian dari hidup saya. Mulai pede menyandang predikat blogger ( walau selalu merasa newbie ). Saya semakin menemukan keasyikan tersendiri menulis di blog. Dan jika saya rasakan lebih dalam, 5 alasan ini yang membuat saya makin jatuh hati pada dunia blogging

Pertama, menulis di blog itu bebas berekspresi

Bebas menulis topik apapun yang saya sukai, Meskipun sebuah topik yang ujung - ujungnya cuma curhatan nggak jelas. Tulisan di blog bisa langsung tayang tanpa melalui seleksi ketat dewan redaksi. Ya iyalah, blog blog kita sendiri kan? Haha.. tapi disini saya menyadari perlunya self editing dan self sensoring. Nggak mau juga kan kalau blognya absurd kebanyakan curhatan gaje..?

Kedua, blog sebagai sarana berbagi

Jika ada amalan yang terus akan mengalir setelah kita tiada, salah satunya adalah dari manfaat ilmu yang kita sebarkan kepada orang lain. Hal ini yang selalu menjadi motivasi saya untuk berbagi hal- hal baik yang sekiranya bermanfaat bagi orang lain. Karena cita - cita saya menjadi guru sudah kandas, menulis di blog menjadi sarana saya berbagi. Dan saya berharap ada manfaat dari apa yang saya tulis di blog ini

Ketiga, blog sebagai media aktualisasi diri

Sebagai mamak - mamak anggota tim ex working mom yang rawan sekali  mengalami sindrom galau pasca resign, blog ini sangat penting bagi saya sebagai media aktualisasi diri. Bagi saya menulis di blog ampuh sebagai terapi jiwa untuk menangkal perasaan inferior karena seringnya ketemu panci dan cucian kotor, wkwkk...
life as a blogger, kadang - kadang liputan event sampai malam

Keempat, menulis di blog bisa menambah teman

Saling mengunjungi blog bisa menjadi ajang silaturahmi para blogger, dan biasanya menjadi sangat excited ketika bertemu di dunia nyata. Apalagi  jika semakin sering bertemu di event blogger. Alhamdulillah, jaringan pertemanan saya bertambah setelah saya menulis di blog.

bertemu teman - teman sesama blogger di sebuah event
selalu menyenangkan

Kelima, menulis di blog bisa menjadi sumber penghasilan

Jujur kalau tentang monetize blog saya merasa belum maksimal.Tapi sejauh yang saya lakukan dengan blog, alhamdulillah pernah merasakan mendapatkan penghasilan melalui blog ini. Mulai dari free product dari goodie bag event, voucher - voucher belanja atau makan, fee untuk review produk dan bahkan yang nilainya menembus angka tujuh digit ketika menang lomba blog.  Jadi bagi saya, menulis di blog juga merupakan salah satu upaya menjaga kesinambungan hidup agar tetap bisa belanja di olshop favorit tanpa mengurangi jatah belanja bulanan yang sudah pas pasan.
salah satu berkah dari nge blog


Ya, inilah 5 alasan yang rasa rasakan dari lubuk hati yang paling dalam mengapa saya menulis blog. Di blog ini saya menemukan diri saya dan menemukan komunitas yang 'gue banget' dimana saya banyak belajar dan mengambil hikmah didalamnya.


#day1
#BPN30DayBlogChallenge


tulisan ini diikutkan dalam Blogger Perempuan Network 30 Day Blog Challenge 

4 komentar:

  1. Membaca 1 kata yang paling bikin saya bosan bacanya "PANCI" wkwkwkw.
    I hate panci wkwkw
    Bener banget ya mba, blog itu penyelamat banget bagi emak2 pasca resign hahaha
    Bebas berkreasi daaann bisa datangin duit pula hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk.. Menulis di blog bs menyelamatkan kita dari hidup hanya berkutat dengan panci...

      Hapus
  2. iyaaa, aku oun sejak resign dua tahun lalu makin cinta dengan blogging. Bisa tetap eksis yaaa mbak setidaknya *eh hihihihi.
    Btw temennya baik bangeeet ya,dibuatin, diisikan dududu sweet banget.

    BalasHapus
  3. Betul mb ning, eksis is our middle name yak, hahaha... Iya itu temanku baiik banget, kalau sekarang musti kursus kan yaa...

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca, yuk tinggalkan jejak dengan komentar yang santun

Follow Us @soratemplates