Follow Me @diarynovri

Jumat, 08 Maret 2019

Review Ozora Serum Vitamin C

Maret 08, 2019 22 Comments

Ngomongin tentang skincare, pasti nggak lepas dari ngomongin tentang serum. Buat sebagian orang, si mungil yang kerap mendapat julukan beauty hero ini merupakan step wajib dalam daily routine skincare. Begitu pentingkah sebuah serum? Penasaran dong saya. Dan ibarat pepatah, pucuk dicinta ulam pun tiba, alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk mencoba dan mereview Serum Vitamin C dari Ozora Skincare.




Isi paket dari Ozora Skincare

Paket dari Ozora saya terima kurang lebih 3 minggu yang lalu. Isinya botol kecil serum vitamin C isi 20 ml. Harganya di kisaran Rp. 125.000,- Produk ini didistribusikan oleh CV. Naturel Care Global dan diproduksi oleh CV. Nosin Indonesia. Keduanya berlokasi di Yogyakarta

Ozora Vitamin C Serum ini, diklaim memiliki kandungan vitamin C murni yang bermanfaat menstimulasi kolagen sekaligus sebagai antioksidan yang mampu mengurangi kerutan dan membuat wajah lebih cerah. 

Packaging
Ozora Vitamin C Serum dikemas dalam box putih, dengan tulisan dominan warna hijau. Keterangan manfaat dan cara pemakaian dicantumkan jelas pada box dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Terdapat juga stiker hologram bertuliskan NOSIN, untuk menjamin keaslian produk.


Sedangkan cairan serumnya diwadahi botol kaca dengan tutup pipet. Isinya 20 ml atau 0,67oz. Mungil banget yak..! Tentu saja, karena serum merupakan cairan konsentrat jadi pemakaiannya pun cukup beberapa tetes sudah bisa meng cover seluruh area wajah dan leher. Material botol yang terbuat dari kaca membuat saya sedikit was - was, kalau sampai jatuh, weww berabe nih. Yang pasti, saya amankan dulu dari jangkauan anak-anak, hehe..^^

Ingredients :
Aqua, Methylsilanol Acorbate, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Propylene Glycol, Citric Acid, Diazolidinyl Urea, Xanthan Gum, Dmdm Hydantoin, Tetrasodium Edta, Sodium Hyaluronate

Cara Pemakaian :
Saya memakai serum ini sesuai petunjuk  pemakaian yang tertera pada kemasan, yaitu diusapkan pada wajah pagi dan malam. Tentunya melengkapi skincare yang sedang saya pakai saat ini. Untungnya, Ozora Serum Vitamin C ini aman-aman saja digunakan dengan produk skincare lain. Jadi urut-urutan tahapannya seperti ini nih, setelah membersihkan wajah saya gunakan toner, kemudian tunggu sampai toner terasa meresap dan kering di wajah, baru usapkan Ozora Serum Vitamin C. Kemudian tunggu lagi sampai serum meresap, baru lanjutkan dengan treatment lainnya, yaitu sunblock atau day cream untuk aktivitas pagi sampai siang, atau night cream untuk malam hari.

Oiya, di awal-awal pemakaian saya merasakan ada efek pedih di mata ketika di aplikasikan di sekitar area mata. Tapi ketika pemakaian selanjutnya sudah tidak terasa lagi. Untuk respon kulit, nyaman-nyaman saja, tidak terasa pedih atau gatal.

Hasil :
Setelah pemakaian kurang lebih 2 minggu, manfaat yang di klaim oleh produk ini cukup terasa. Kerutan-kerutan halus di wajah mulai berkurang. Maklum lah, di usia saya yang 30++ ( atau lebih tepatnya 40-  haha..) kerutan-kerutan halus mulai banyak bermunculan. Jadi, menurut saya produk ini recommended untuk mengurangi kerutan. Efek lain, kulit terasa lebih segar dan lebih kenyal. Ketika produk diaplikasikan ke wajah, tercium aroma vitamin C nya ( seperti jeruk, atau lemon gitu deh..) yang memberikan efek aromatherapy membuat pikiran lebih fresh
Foto setelah pemakaian Ozora serum vit. c 
kurang lebih 2 minggu (tanpa krim wajah, tanpa bedak, tanpa edit/filter)

Untuk efek brightens nya di saya masih belum terlalu terlihat. Mungkin efek brightens ini akan lebih terlihat setelah pemakaian lebih dari 2 minggu. Atau jika dibarengi dengan pemakaian krim pencerah dari brand yang sama.

Plus :
- tidak lengket
- cepat meresap
- aromanya segar
- sudah ada nomor BPOM
- bebas alkohol
- bebas pewangi
- bebas pewarna tambahan
- no animal testing

Minus :
- Botol kaca, bikin was-was. Bisa jadi botol berbahan kaca untuk mempertahankan kandungan serum, (mungkin lho ya.. ) Tapi seandainya bisa dikemas dalam botol plastik akan lebih aman.
- Harga cukup mahal. Emm, relatif sebenarnya kalau masalah harga ya. Kalau untuk saya, lumayan pricey lah. 

Dimana bisa dibeli ?
Produk ini bisa dibeli di marketplace atau langsung ke web resminya di www(dot)ozoraskincare(dot)com 

Ok, that's my honest review tentang Ozora Serum Vitamin C. Info lebih lanjut kalian bisa kepoin akun instagram @ozoraskincare

Terima kasih sudah membaca ya.. 
Punya pengalaman dengan Ozora serum Vitamin C juga ? Atau pernah pakai serum lainnya? Lanjut ngobrol di kolom komentar yuk ^^













Sabtu, 02 Maret 2019

Cara Membuat Kerajinan Sospeso Trasparente

Maret 02, 2019 21 Comments

Hai semua.. Selamat weekend ya^^
Sebenarnya saya punya resolusi, mulai tahun 2019 ini ingin menertibkan postingan di blog. Jadi terjadwal gitu, kayak blog - blog mastah.. haha. Tapi apa daya, keriweuhan emak-emak ini membuatku tak berdaya ( Tuh kan, lagi - lagi alesan..). Etapi, kali ini nggak pakai alasan lagi, mulai pekan ini saya (berusaha) posting satu artikel kategori Craft & DIY di blog. Semoga kalian suka ya..

Kali ini, saya ingin berbagi tentang teknik sospeso trasparente. Apa itu sospeso trasparente ? Dilihat dari namanya seperti berbau-bau dari negeri pizza and lasagna. Yup, Italia !

Sospeso trasparente (ada juga yang bilang sospeso transparante)  merupakan sebuah teknik crafting yang dipopulerkan oleh Monica Allegro dari Italia. Teknik dasarnya hampir sama dengan decoupage, yaitu memotong dan menempel motif ke suatu permukaan. Namun bedanya, pada teknik sospeso motif yang dipotong dan ditempel ke media akan memiliki tampilan 3 dimensi. Sampai disini kebayang kan, cantiknya kayak apa ?

Hasil dari kerajinan sospeso ini dapat diaplikasikan pada berbagai media seperti clutch / dompet, sebagai hiasan pada pigura, wall decor, kalung etnik,  atau yang paling sederhana sebagai bros.

Daaan, setelah lama terpendam akhirnya hasrat saya belajar sospeso kesampaian juga. Yayyy...! Saya ikutan workshop membuat bros batik teknik sospeso yang diadakan oleh Rumah Belajar Craft & DIY Ibu Profesional Surabaya Sidoarjo. 

Ternyata mengerjakan teknik sospeso tidak terlalu sulit. Ada alat khususnya, namanya burin. Stik dengan ujung tumpul berbagai ukuran. Jadi ujung bulatan yang besar, itu untuk membentuk kelopak bunga yang besar, demikian seterusnya. Tinggal menyesuaikan ukuran kelopak bunga yang akan kita bentuk. Sedangkan ujung burin yang agak panjang, fungsinya untuk membentuk volume pada daun. Begini nih, penampakan burin.

Harga sepasang burin ini sekitar 50 ribuan.
Dari hasil googling saya menemukan bentuk burin selain dari bentuk yang saya pakai. Tapi saya belum tahu kegunaannya, mungkin untuk sospeso yang sudah teknik advance kali yah..

Selain burin sebagai tool utamanya, sospeso membutuhkan bahan-bahan antara lain sebagai berikut :

Kain batik, gunting, emboss pad, burin
dan contoh bros sospeso

1. Motif yang akan dibuat sospeso
Motif ini bisa diambil dari motif bunga pada kain batik, brokat atau bahan katun. Karena workshop kali ini membuat bros batik, jadi saya menggunakan kain batik sebagai medianya

2. Neutral Film / Mika transparante (mika khusus sospeso)
Sekilas mirip mika untuk jilid fotokopian, hehe.. Tapi beda lho! Mika transparante ini teksturnya lebih tebal, lebih kuat dan lebih lentur dari mika jilid. Kemarin saya menggunakan mika yang polos.

Ada juga yang sudah bermotif, harganya sekitar 80 ribuan per pack.

3. Emboss pad
Emboss pad ini digunakan sebagai alas meng embos. Atau saat membentuk motif menjadi 3 dimensi menggunakan burin. Bisa menggunakan spon kira - kira tebalnya 0,5 atau 1 cm.

4. Lem Sospeso
Lem khusus untuk mengerjakan sospeso atau decoupage.

Bahan lainnya adalah bahan craft umum seperti manik – manik, peniti bros, kain keras/flannel sebagai alas bros, lem tembak + refill, gunting craft, lilin dan alat pengering.

Tahapan pembuatan sospeso dari bahan batik kayak gini, nih :

1. Kain batik digunting mengikuti motif bunga yang ingin dikreasikan

Kain batik yang sudah
digunting motifnya
2. Rekatkan guntingan motif tersebut pada mika trasparente dengan menggunakan lem, olesi lagi dengan lem pada bagian atasnya. Tunggu hingga kering sempurna


3. Setelah motif melekat pada mika dan kering sempurna, gunting motif tersebut secara presisi mengikuti polanya


4. Layukan ( lumerkan ) mika yang sudah ditempeli motif tersebut dengan menggunakan api pada lilin

5. Ketika mika pada posisi layu, segera lakukan proses emboss menggunakan burin. Dengan cara ditekan ( seperti menguleg ) sehingga terbentuk kelopak bunga yang natural. Lakukan embossing pada semua motif yang sudah tertempel pada mika. Caranya bisa cek seperti pada video berikut:


6. Rangkai motif yang sudah di emboss sehingga membentuk rangkaian bunga yang cantik


7. Jika ingin dijadikan bros, tempelkan alas dari kain keras atau flanel pada bagian belakang rangkaian bunga , kemudian tempelkan peniti bros

Bagaimana, ingin mencoba ? Hasil kerajinan sospeso ini termasuk memiliki nilai jual yang tinggi. Tetapi kembali lagi pada tingkat kesulitan dan kerapiannya juga, sih. Semakin rumit motif sospeso harga jual bisa semakin mahal. Tapi, tak jarang crafter yang lebih suka membuat untuk dipakai sendiri. Namanya juga passion, kan ?

Sekadar catatan aja sih, teknik sospeso untuk bros ini bisa dibilang teknik yang dasar atau pemula.Selanjutnya masih ada teknik sospeso yang lain, yang (kayaknya) lebih sulit. Do'ain yaa, semoga ada rejekinya saya buat belajar sospeso yang lebih advance. Ntar diceritain lagi di blog, hehehe...

Well, sampai disini dulu postingan craft untuk mengisi akhir pekan. Sampai ketemu di blog post berikutnya. Cheers ^^


Kamis, 28 Februari 2019

Review Serundeng Bandeng dan Terasi Bubuk Bunda Sugi

Februari 28, 2019 6 Comments

"Maa.. baju putihku mana?"
"Mamaa.. kaos dalam dimana ?"
"Kaos kaki yang sebelah mana Ma..??"

Begitulah huru - hara pagi hari. Kebayang kan serunya? Padahal saya masih sibuk di dapur. Dua princess itu sudah jumpalitan mencari seragamnya. Dan, hasilnya.. tumpukan baju di lemari ikut jumpalitan juga. Hahaha..

Setelah huru - hara berangsur reda, tibalah waktunya sarapan. Jam di dinding menunjukkan pukul 06.30 wib. Padahal sarapan pagi baru kelar nasinya doang. Lauknya belum ada! Panik dong... senjata andalan adalah telur dengan 3 pilihan olahan. Ceplok, dadar atau orak - arik. Hahaha.. Biasanya anak - anak nurut aja, tapi kali ini koq ndilalah, mereka protes.

"Emoh, telur lagi.." kata si adek
"Eh, aku mau sarapan sama ini aja...." kata si kakak.
Ternyata dia menemukan Serundeng Bandeng Bunda Sugi di meja makan.
"Ooo iyaa, Mama lupa kalau punya Serundeng Bandeng Bunda Sugi, ya udah sarapan pakai ini aja ya ?"
Saya langsung tabur - tabur serundeng bandeng di nasi putih yang masih hangat. Hmm, aromanya sangat menggoda.
"Enak kak?"
"Enaak Ma, nambah lagi serundengnya..."

Wah, senengnya kayak nemu berlian. Sebab selama ini susah banget membiasakan anak - anak makan ikan, terutama ikan bandeng. Alasannya tentu saja, banyak duri ! Padahal ikan bandeng adalah asupan gizi yang baik. Di dalam ikan bandeng ada kandungan asam lemak omega-3,omega-6, fosfor, kalsium, protein dan masih banyak lagi, Konon, rajin mengkonsumsi ikan bandeng akan  membantu anak lebih cerdas, mudah fokus, lebih sehat untuk mata dan meningkatkan imunitas anak. Hamdallah, saya menemukan Serundeng Bandeng Bunda Sugi, jadi nggak bingung - bingung lagi. Praktisnya dapat, manfaatnya juga dapat.

Serundeng Bandeng Bunda Sugi

Eh, ternyata Serundeng Bandeng Bunda Sugi ini produk lokal Sidoarjo loh! Pemiliknya, Bunda Sugi Hartati, selain seorang blogger dan penulis buku juga merupakan pegiat UKM di wilayah Sidoarjo. Komposisi serundeng bandeng ini terdiri dari ikan bandeng segar, kelapa dan bumbu-bumbu tradisional yang diolah secara higienis. Harga jual yang dipatok untuk ukuran 95 gram adalah Rp 27.000 sedangkan untuk ukuran 200 gram sebesar Rp. 50.000.


Serundeng Bandeng Bunda Sugi ini dibuat oleh Dapur Bunda Sugi dan merupakan produk home industry. Saat ini Serundeng Bandeng Bunda Sugi  mempunyai 3 varian yaitu : manis, asin gurih dan pedas. Jangan khawatir, serundeng bandeng ini dibuat dengan bahan berkualitas dan halal, jadi tidak perlu ragu menyantapnya. Kabar baiknya lagi, Serundeng Bandeng Bunda Sugi juga sudah mengantongi ijin PIRT.

Selain serundeng bandeng, Dapur Bunda Sugi juga mempunyai produk lain yaitu terasi bubuk. Hmm, seperti apa ya penampakannya? Penasaran kan, yuk kepoin terus reviewnya.


Terasi Bubuk Premium Bunda Sugi


Saya termasuk yang agak 'anti' dengan produk terasi. Meskipun dipercaya memberikan rasa sedap pada aneka makanan, menurut saya terasi itu baunya ... busuk. Iya nggak sih?



Makanya waktu tahu ada produk Terasi Bubuk Bunda Sugi ini, saya penasaran banget mencoba. Apakah aromanya sama dengan terasi 'konvensional' ? Ternyata tidak, terasi bubuk Bunda Sugi ini beraroma lebih harum karena proses pengolahannya dibuat dari udang segar dan ditambahkan bumbu. Apalagi, terasi bubuk ini dikemas dalam botol yang tertutup rapat, sehingga tidak perlu khawatir jika harus dibawa kemana-mana meskipun tercampur dengan pakaian nggak bakalan deh tercium bau terasinya.



Terasi Bubuk Bunda Sugi ini nggak cuma untuk tambahan sambal lho, bisa juga langsung ditaburkan pada masakan sebagai penyedap rasa. Saya biasanya menambahkan terasi bubuk ini di tumis sawi atau daun ginseng kesukaan suami. Eh, mau dimakan langsung sebagai taburan nasi juga bisa lho! Karena terasi bubuk ini sudah matang dan juga satu - satunya terasi udang yang sudah berbumbu. Hmm, maknyus...! Harganya berapa? Hanya Rp. 35.000 saja untuk kemasan 85 gram. Lumayan awet saya pakainya, karena cukup sedikit ditambahkan pada sambal atau masakan sudah terasa. Sama seperti serundeng bandeng, Terasi Bubuk Bunda Sugi juga sudah mempunyai ijin PIRT.

Ternyata banyak produk UKM yang kualitasnya nggak kalah dengan produk pabrikan nasional. Dan jika bukan kita yang memajukan UKM di daerah, siapa lagi ?

Teman-teman pastinya ingin tahu dong, dimana bisa membeli Serundeng Bandeng dan Terasi Bubuk Bunda Sugi ? Langsung saja kepoin akun instagram @dapurbundasugi atau bisa juga langsung melalui chat whatsapp ke nomor 085100013093

Dapur Bunda Sugi juga bisa  melayani pengiriman ke seluruh Indonesia. 


*disclaimer:
Harga yang dicantumkan adalah harga jual yang berlaku saat ini




Selasa, 19 Februari 2019

Paxel, Idola Baru Dunia Jasa Pengiriman

Februari 19, 2019 17 Comments
What..? Perusahaan ekspedisi baru lagi?
Ah, paling gitu - gitu aja..

Begitulah respon saya ketika mendengar tentang Paxel. Menjamurnya bisnis pengiriman dewasa ini membuat saya kurang antusias menanggapi hadirnya Paxel. Tapi ternyata anggapan itu sirna begitu saya menghadiri Paxel Blogger Gathering di Satu Atap Coworking Space Surabaya 14 Februari 2019 kemarin.


Alhamdulillah, banyak insight positif yang saya dapat dari acara tersebut. Apa dan bagaimana Paxel ? Apa yang membuat Paxel berbeda dengan yang lain? Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan Paxel.


Siapa di Balik Paxel ?

Beliau adalah Bapak H Djohari Zein sebagai co founder, seorang pengusaha yang sudah sangat kampiun menangani bisnis jasa pengiriman. Sebelumnya, beliau juga membawahi sebuah perusahaan ekspedisi nasional yang cukup ternama di Indonesia. Selain Pak Djohari, ada juga Bapak Bryant Cristanto yang juga merupakan co founder Paxel dan Bapak Alexander Zulkarnain sebagai Brand Happiness Hero.
Bapak H. Djohari Zein pada opening Paxel Surabaya

Dalam pemaparannya, Bapak Djohari Zein banyak bercerita kisah inspiratifnya dalam berbisnis. Dimana beliau selalu menjadikan bisnis sebagai ibadah dan melandasi setiap nafas usaha dengan spirit AL Qur'an. Seperti halnya 'kebaikan' yang dijadikan sebagai landasan kerja Paxel, bersumber dari QS Al Hud ayat 117 yang artinya "Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang - orang yang berbuat kebaikan."

Semangat inilah yang menjadi tagline Paxel yaitu #antarkankebaikan . 

Kenapa tarif Paxel bisa flat dan relatif murah ? Secara teknis hal ini disampaikan oleh Bapak Bryant Christanto. Paxel menggunakan sistem smartlocker, dimana paket di jemput dan diantar oleh kurir yang berbeda. Tiga tahapan sistem pengiriman di Paxel meliputi : Pengumpulan ( Pick Up/Collecting), Penyortiran ( Sorting ) dan Pengiriman ( Delivery ). Sistem loker ini, membuat proses pengiriman lebih hemat waktu, biaya dan juga lebih efisien.

Nah, jika di ekspedisi lain kita ketemu dengan mas - mas kurir, di Paxel kita akan dibantu oleh mas - mas Happines Hero. Ya, itu istilah Paxel untuk petugas kurirnya. Tidak hanya diberi 'label' hero tapi mereka juga dibekali attitude yang baik untuk menularkan semangat #antarkankebaikan dan mengantarkan barang dengan ikhlas . Tidak lupa juga yang utama adalah semangat kejujuran yang selalu ditekankan dalam ritme kerja para happiness hero. Oiya, mas - mas hero ini dalam tugasnya mengenakan kaos kuning, atau jaket dengan nuansa kuning dan ungu. Menurut Pak Alex, warna kuning adalah warna yang melambangkan kehangatan tanpa jarak sedangkan warna ungu melambangkan kemewahan. Lalu, warna merah pada logo Paxel kira - kira apa ya artinya ? Nah, seperti yang sudah umum kita ketahui warna merah melambangkan keberanian. Keren, kaan ?
Logo Paxel

Sudah Menjajal Paxel, Mbak?

Sudah dong !
Berhubung tempat tinggal saya belum termasuk coverage area Paxel, saya mencoba aplikasi ini ketika berada lokasi gathering Paxel kemarin. Pantang pulang sebelum mencoba, ha ha ha..
Karena Paxel ini berbasis aplikasi, pastinya pertama-tama kita harus unduh dan pasang dulu aplikasinya di smartphone. Tampilannya cukup sederhana koq, ada panduan navigasi yang mudah dipahami. Oiya, saya mendapat gratis saldo Rp. 100.000 karena memasukkan kode referal dari teman saya. Kalian juga bisa dapatkan saldo gratisnya, caranya cukup masukkan kode referal  NOVV  diaplikasi. Selanjutnya kalian juga bisa memberikan kode referal kalian kepada teman lainnya agar dapat tambahan saldo dari Paxel. Lumayan kan?

Mencoba layanan Paxel
Cara melakukan order melalui aplikasi Paxel sangat mudah. Pilih menu 'Buat Pengiriman' di pojok bawah tampilan aplikasi, selanjutnya Paxel akan mendeteksi lokasi kamu. Order bisa dilanjutkan jika lokasi pengambilan dan tujuan berada dalam coverage area.

Setelah lokasi pengambilan dan lokasi tujuan diinput, kita bisa memilih jenis dimensi paket yang akan kita kirim. Pilihan dimensi paket sebagai berikut :
  • Small dengan ukuran 20x11x7 cm, biaya Rp 18.000
  • Medium dengan ukuran 30x20x12 cm, biaya Rp. 21.000
  • Large dengan ukuran 35x30x25 cm, biaya Rp. 25.000
  • Custom, ukuran di cek langsung oleh hero Paxel saat mengambil barang
Karena tarif Paxel ini flat, jadi biaya paket ditentukan berdasarkan dimensinya, bukan jarak antaran. Berat maksimal untuk semua dimensi adalah 10 kg. Bagaimana jika salah menentukan dimensi ? Jangan khawatir, mas happiness hero akan mengubah inputan yang sudah kita buat dan menyesuaikannya ke jalan yang benar dengan data yang benar. 

Setelah order pengiriman ini terbentuk, kalian tinggal duduk manis menunggu karena mas - mas happines hero Paxel akan mengambil paket kalian. 

Mudah bukan ?

Kelebihan dan Kekurangan Paxel

Dari sekian banyak fitur yang ditawarkan Paxel, saya mencatat beberapa kelebihan Paxel antara lain adalah :
  1. Hemat waktu, kita tidak perlu membawa paket ke agen atau konter jasa pengiriman. Buat emak - emak yang nyambi jualan online sambil momong anak, tentunya fasilitas ini berguna banget, kan ? Otomatis akan lebih banyak sisa waktu yang bisa digunakan untuk me time atau aktivitas lainnya
  2.  Nggak perlu ribet packing karena Paxel memberikan fasilitas packaging. Gratis ? Iya, selama masa promosi
  3. Paket sampai lebih cepat, sameday atau bahkan dalam hitungan jam. Dengan fitur ini, teman-teman yang punya usaha kuliner seperti frozen food dapat mengirim paket dengan aman.
  4. Tarif terbilang murah, karena flat berdasarkan ukuran paket, tidak dihitung berdasarkan jaraknya.
  5. Fleksibel dalam berbagai hal, antara lain lokasi pengiriman bisa disesuaikan dengan lokasi kita pada saat itu, juga estimasi barang di tujuan bisa disesuaikan sesuai keinginan kita. Semisal pada saat estimasi barang tiba di tujuan si penerima sedang tidak di tempat, kita bisa ubah waktu penyerahan ke hari lain.
  6. Jaminan uang kembali jika barang rusak atau waktu pengantaran yang sangat lama ( melebihi 8 jam )
  7. Tercatat. Kita bisa tahu progres pengantaran paket kita. Siapa nama kurir yang bertugas. Bahkan foto dan tanda tangan penerima juga akan terpantau pada aplikasi. 



Meski mengusung banyak fitur-fitur unggulan, namun untuk saat ini Paxel masih terkendala dalam hal jangkauan pelayanan. Coverage area saat ini masih terbatas pada kota-kota besar saja. Selain Bandung dan Jabodetabek, Paxel baru melayani Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta dan Denpasar.


Semoga dalam waktu dekat, jangkauan pelayanan Paxel bisa menjangkau lebih banyak kota dan semakin banyak yang bisa merasakan kebaikan layanan Paxel.