Image Slider

Ini Dia, 3 Layanan Purna Jual OPPO Yang Bakal Bikin Penggunanya Makin Sayang



Sejak meluncurkan smartphone pertamanya "Smiley Face" pada tahun 2008, OPPO tak henti-hentinya memanjakan konsumen melalui produk-produknya yang inovatif. Tak heran, jika pada kuartal kedua 2019 OPPO memimpin pasar smartphone Indonesia dengan prosentase 26%. ( sumber : laporan Canalys )

Suasana di Service Center OPPO Jl. Sulawesi Surabaya, nggak kalah lho sama layanan kantor bank

Sebagai brand pemimpin pasar, salah satu strategi yang dilakukan OPPO adalah dengan menjaga dan meningkatkan layanan purna jual kepada penggunanya. Nah, dikuartal keempat tahun 2019 ini OPPO meluncurkan 3 layanan purna jual yang dijamin bakal bikin penggunanya makin cinta sama OPPO. Layanan purna jual yang diluncurkan adalah

✔ Layanan 1 Hour Flash Fix
✔ Layanan Premium Garansi Internasional Untuk Perangkat Reno 10x Zoom
✔ Aplikasi OPPO Service

Apa saja fitur unggulan dari layanan tersebut? Mari kita kulik satu per satu.

1. Layanan 1 Hour Flash Fix


Program 1 Hour Flash Fix memungkinkan pengguna OPPO menerima perbaikan dan konsultasi perangkat dari teknisi bersertifikat dalam waktu kurang dari satu jam. Serius ? Bagaimana jika proses perbaikan ternyata lebih dari satu jam? Jangan khawatir, jika proses perbaikan memakan waktu lebih dari satu jam, pengguna akan menerima hadiah cuma-cuma melalui permainan roulette freebie lewat komputer dan bisa menerima hadiah berupa aksesoris seperti earphone, pengisi daya USB, jam alarm, pena, notebook dan masih banyak lagi. Seru ya? Jangan-jangan kalian yang pakai OPPO malah berharap perbaikan lebih dari satu jam, supaya dapat hadiah ? Hehe, tidak semudah itu Fernando ! Sebab teknisi di service center OPPO sangat berpengalaman. Seperti mas teknisi ini contohnya, dalam demo yang disaksikan awak media dan blogger pada Kamis 29 Agustus 2019 kemarin, beliau bisa menyelesaikan perbaikan dari kondisi awal HP yang matot alias mati total dalam waktu 13 menit 47 detik saja.



Teknisi bersertifikat mengerjakan perbaikan dalam waktu 13 menit 47 detik saja
Serunya lagi, layanan 1 Hour Flash Fix ini tidak dikenai biaya, kecuali jika perangkat kalian memerlukan suku cadang. Jika masih ada garansi, dan kerusakannya bukan karena faktor kelalaian, maka perbaikan tidak dikenakan biaya alias gratis..tis..!


2. Layanan Premium Garansi Internasional Untuk Perangkat Reno 10x Zoom


Layanan purna jual yang kedua adalah garansi internasional untuk perangkat Reno 10x Zoom, Reno FC Barcelona dan Reno 10x Zoom Artist Edition.

Wow, garansi internesyenal loh ya! Nggak tanggung-tanggung.. ! Layanan premium ini memungkinkan pengguna memperbaiki hp OPPO nya saat berada di luar negeri. Langsung saja menghubungi pusat layanan OPPO resmi untuk menerima layanan perbaikan dan garansi yang sama dari negara asal tempat perangkat dibeli.

"Kami menyadari, saat ini banyak orang yang bekerja, bepergian, dan belajar di luar negeri. Untuk itu kami memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan kami yang berada di luar negeri, OPPO meluncurkan layanan garansi internasiona.l. Untuk perangkat premium seperti Reno 10x Zoom dan edisi Reno FC Barcelona, di negara-negara dimana perangkat ini dijual secara resmi, pengguna akan memiliki akses mudah ke layanan perbaikan, garansi dan peningkatan yang disediakan oleh pusat layanan resmi OPPO," ujar Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia

Aplikasi OPPO Service Aryo Meidianto
Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia

3. Aplikasi OPPO Service


Andy Lie OPPO Surabaya
Aryo Meidianto dan Andy Lie, Operational Manager OPPO Surabaya menunjukkan aplikasi OPPO Service dari ponselnya

Layanan purna jual yang ketiga, adalah Aplikasi OPPO Service. Aplikasi khusus untuk pengguna OPPO ini memiliki 9 fitur keren yaitu,

✔  Informasi Harga Sparepart

Pada aplikasi ini, pengguna OPPO bisa mengecek langsung harga sparepart yang dibutuhkan untuk perbaikan perangkatnya. Fitur ini diberikan agar pengguna OPPO mendapatkan informasi yang transparan mengenai harga sparepart sehingga bisa memprediksi kisaran biaya perbaikan jika membutuhkan penggantian sparepart.

Status Perbaikan

Fitur status perbaikan ini bisa diakses dengan cara memasukkan email dan nomor Repair Order ( RO )

Informasi Lokasi Service Center

Fitur lokasi service center memudahkan pengguna untuk mengetahui lokasi service center terdekat.

✔  Status Garansi

Sering lupa status atau masa berlaku garansi dari perangkat yang kita miliki ? Bagi pengguna OPPO, tidak perlu galau jika lupa status garansi perangkatnya. Tinggal cek saja melalui fitur ini.

Pengumuman, Info Program atau Event

Fitur ini berisi informasi program marketing atau event yang diselenggarakan oleh OPPO.

Diagnosa Kerusakan

Melalui fitur ini, pengguna bisa mendapatkan diagnosa kerusakan pada perangkatnya dengan memberikan informasi keluhan yang dialami.

Layanan Prioritas

Tidak ingin antri di Service Center ? Gampang, pilih dulu jam pelayanan yang kita kehendaki dan datang sesuai jam tersebut. Keren kan? Fasilitas ini ada pada fitur layanan prioritas.

Layanan Antar Jemput

Nah, ini buat yang super sibuk coba deh manfaatkan fitur ini. Perangkat kamu yang rusak akan diberikan layanan antar jemput. Untuk layanan ini OPPO bekerja sama dengan JNE Express, sehingga cakupan wilayahnya mengikuti ketentuan layanan dari JNE, ya..

Percakapan / Chat

Pada fitur percakapan kita bisa menyampaikan permasalahan perangkat pada petugas yang online di live chat sesuai kategori permasalahan yang dihadapi. Ingat, hanya untuk permasalahan perangkat ya, bukan permasalahan idup lo , Eh :D :D :D

OPPO service
Tampilan aplikasi OPPO Service

Untuk saat ini aplikasi ini bisa diunduh melalui website resmi OPPO atau ketik di browser kamu bit.ly/AplikasiOPPOService

Gimana, keren-keren kan fiturnya.. ?Dengan layanan purna jual yang ciamik kayak gini, pastinya OPPO akan terus bisa merajai pasar smartphone di Indonesia.  Dijamin penggunanya makin sayang sama OPPO. 

[ Film ] So B It, Perjuangan Heidi Mencari Identitas Diri


Kisah perjalanan seseorang mencari keluarganya selalu menarik untuk diangkat menjadi sebuah film. Sebut saja film Lion, Finding Nemo, Finding Dory dan So B It. Mungkin masih banyak lainnya, karena saya bukan film addicted, itu hanya beberapa judul yang kebetulan saya tonton. Walaupun biasanya ending cerita hampir pasti bisa ditebak, tema pencarian keluarga yang hilang selalu berhasil menguras emosi penonton.

Kenapa suka dengan film So B It ? Ceritanya mengharukan banget. Kalau di Indonesia kita tahu ada cerita Batu Menangis, tentang seorang anak yang malu mengakui ibu kandungnya karena menurut dia ibunya buruk rupa, Heidi tokoh utama di film So B It ini sangat menyayangi ibunya walaupun sang ibu adalah seorang berkebutuhan khusus yang menderita mentally disabled atau kelainan mental.

Heidi senang sekali bisa mengajak Mamanya keluar rumah. 

So B It sendiri bukan film baru. Film ini dirilis tahun 2016, yang ternyata diangkat dari novel karya Sarah Weeks dengan judul yang sama. Heidi diperankan oleh aktris muda Thalita Bateman, sedangkan Mama Heidi diperankan oleh Jessica Collins.

Sarah weeks
Cover novel So B It 

Film ini diputar di saluran Fox Family sekitar bulan Juli kemarin. Alur cerita yang maju mundur, membuat saya agak sulit memahami jalan ceritanya. Mungkin juga karena saya belum pernah membaca novelnya, kali ya? Untungnya, Fox Family memutar ulang film ini pada jam - jam berbeda sehingga saya bisa menontonnya beberapa kali.  Cerita yang awalnya seperti kepingan-kepingan puzzle akhirnya dapat saya pahami secara utuh.

Film ini berkisah tentang Heidi, seorang gadis kecil umur 12 tahun. Heidi tinggal bersama ibunya yang berkebutuhan khusus dan Bernadette (Bernie) tetangga yang menemukan mereka ketika Heidi berusia satu minggu.

Heidi dan Bernie, yang mengidap agoraphobia

Bernie yang baik hati dan juga sebatang kara akhirnya memutuskan untuk tinggal bersama mereka. Sayangnya Bernie mengidap agoraphobia, yaitu fobia terhadap lingkungan luar rumah. Fobia ini membuat Bernie tidak berani keluar rumah meskipun hanya satu langkah dari pintu. Tidak diceritakan bagaimana mereka bertiga, -bayi,  orang dewasa gangguan mental dan orang dewasa pengidap agoraphobia- melewati hari demi hari dalam keterbatasan itu. Film hanya menceritakan mulai Heidi berusia 12 tahun. Untuk menopang kebutuhan ekonomi mereka, Heidi didandani bak gadis dewasa dan pergi ke kasino untuk bermain mesin jackpot. Dengan bakat extremely lucky -nya, Heidi selalu bisa menebak angka pada mesin jackpot dan membawa pulang uang koin dari mesin tersebut.

Mama Heidi, hanya bisa mengucapkan 23 kata. So B It salah satunya. So B It adalah kata yang diucapkan Mama Heidi untuk menyebut dirinya. Karenanya Heidi mengira It adalah nama keluarga mereka. Meskipun terdengar aneh, Heidi pun memakainya sebagai nama belakang. Sedangkan Bernie memanggil Mama Heidi dengan sebutan Precious.

Semakin lama, keingintahuan Heidi akan asal usul keluarganya semakin besar. Bernie semakin kewalahan dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menyangkut asal-usul dia dan mamanya. Bernie hanya bisa menjawab sebatas yang dia tahu. Hingga suatu ketika, mereka menemukan beberapa buah foto masa lalu. Dalam foto tersebut, nampak nenek dan Mama Heidi berada di sebuah rumah yang bertuliskan " Hill ". Setiap melihat foto tersebut, Precious memgatakan sebuah kata 'Soof' . Heidi -tanpa sepengetahuan Bernie dan mamanya- memutuskan untuk mendatangi rumah Hill yang ada di dalam foto. Lokasi rumah tersebut di kota Liberty, sementara Heidi, tnggal di Reno, Nevada. Entah, berapa kilo jauhnya. Yang pasti jauh banget untuk ukuran anak 12 tahun bepergian sendiri.

Setelah melalui banyak peristiwa, singkat cerita, sampailah Heidi di rumah Thurmann Hill dan mulai terkuak rahasia asal usul dirinya. Mama Heidi, ternyata bernama Sophia. Dulu Sophia dan ibunya (nenek Heidi) tinggal di rumah keluarga Hill, karena keluarga ini mendirikan semacam rumah singgah untuk penderita mentally disabled seperti Sophia.
Putra keluarga Hill, Elliot yang juga mengalami gangguan mental merupakan sahabat baik Sophia. Soof, ternyata adalah panggilan Elliot untuk Sophia. Kedekatan Sophia dan Elliot -yang dimata keluarganya dianggap persahabatan kanak-kanak- ternyata membuahkan kehamilan pada Sophia. Demi nama baik keluarga, pak Hill meminta Sophia dan ibunya meninggalkan Liberty ( Huuehueu.. Jahat ya pak Hill ).

Mereka pergi ke Reno, sampai Sophia melahirkan Heidi. Naasnya, ketika Heidi berusia satu minggu, neneknya meninggal dunia ditabrak bus kota. Sophia kebingungan karena Heidi menangis terus. Dan saat itulah, Bernie menemukan mereka.
Heidi dan Om Roy, Sherif yang ingin mengadopsi Heidi

Selama di Liberty, Heidi banyak dibantu oleh Ruby dan Roy Franklin. Ruby adalah perawat yang bekerja di rumah Hill untuk menjaga Elliot. Sedangkan Roy suami Ruby merupakan sherif setempat. Sedihnya, saat Heidi masih berada di Liberty, Sophia mendapat serangan jantung dan meninggal dunia. Tak terbayangkan sedih hati Heidi mendengar kabar tersebut. Beruntung ada Roy dan Ruby yang memberi dukungan dan kasih sayang selama Heidi berada di Liberty. Ruby dan Roy juga mengutarakan keinginan mereka untuk mengadopsi Heidi. Heidi menghubungi Bernie melalui telepon, tetapi Bernie menyerahkan keputusannya kepada Heidi.

Heidi bersama Pak Hill, kakeknya

Pak Hill, Ruby dan Roy kemudian mengantar Heidi kembali ke Reno. Pak Hill sudah mengakui kekhilafannya dan mengakui Heidi sebagai cucunya. Diakhir cerita, Heidi nampak ceria bermain bersama teman-teman sepulang sekolah. Saya sempat mengira, Heidi menerima tawaran Ruby dan Roy untuk diadopsi. Ternyata, Heidi tetap tinggal di Reno bersama Bernie yang sudah sembuh dari agoraphobia. Mereka sudah bisa  menjalani kehidupan yang normal.  Sementara Ruby dan Roy dikisahkan sudah dikaruniai seorang bayi.

Ending yang bahagia yekaan? Senangnya di film ini tidak ada tokoh antagonis selain kang copet yang mengambil tas Heidi ketika baru saja tiba di Liberty.

Meskipun sudah saya ceritakan endingnya, tapi film ini tetap asyik ditonton koq. Banyak scene mengharukan antara Heidi dan Mama yang tidak bisa saya gambarkan dengan kata-kata. Kisah perjalanan Heidi menuju Liberty, dimana diperjalanan itu Heidi bertemu nenek Alice Wallinsky, juga alur cerita maju mundur yang membuat kita lumayan berfikir untuk memahami jalan cerita yang disuguhkan.

Heidi dan nenek Alice Wallinsky, wanita yang ditemuinya dalam perjalanan ke Liberty

Buat saya pribadi, film So B It mengandung pesan moral yang dalam. Cinta Heidi kepada mamanya meskipun sang mama adalah seorang special needs,  mengingatkan kita untuk saling menyayangi keluarga kita, apapun dan bagaimanapun kondisinya.

Semoga tulisan ini bisa jadi referensi film yang bisa ditonton sekeluarga.

Salam,

Membuat Topi Khas Papua a la Faisya


Tugas Petualangan Akhir Pekan dari sekolah Faisya kali ini adalah membuat topi khas Papua. Awalnya saya berfikir menggunakan bulu ayam untuk rumbainya. Ceki-ceki ke toko craft langganan, ternyata sehelai bulu harganya 1000 rupiah. Kalau pakai 50 helai bulu sudah kelihatan 50 ribu rupiah.. Jiwa irit saya bergejolak, hahaha.. akhirnya saya putuskan membuat dengan bahan seadanya dirumah. Untuk rumbainya saya gunakan tali rafia.

Jadi bahan-bahan yang saya gunakan untuk membuat topi khas Papua ala-ala ini adalah sebagai berikut :

- tali rafia
- busa ati
- bahan / kain goni
- pita motif etnik dengab lebar -+ 5cm
- karet elastis 10 cm

Alat dan bahan

Cara membuat :

1. Potong busa ati ukuran kurang lebih 60 cm x 7,5 cm

2. Potong kain goni dengan ukuran kurang lebih 60 cm x 5 cm

3. Potong pita etnik sepanjang 60 cm

4. Buat rumbai dari rafia dengan cara sebagai berikut :


- bentangkan rafia sepanjang sepanjang kurang lebih 70 cm sebagai tali utama rumbai
- potong-potong rafia sepanjang 35 cm, buat kurang lebih 60-70 helai ( satu helai rafia bisa dibagi 3 agar tidak terlalu besar simpulnya)
- buat simpul hidup. Lakukan sampai panjang rumbai sekitar 50 cm

Simpul untuk membuat rumbai

Simpul rumbai setelah ditarik erat

5. Setelah rumbai selesai, susunan pola topinya adalah seperti ini


6. Lanjutkan dengan mengelem. Saya menggunakan lem tembak. Pertama-tama, rekatkan rumbai ke busa ati. Kemudian tutup dengan kain goni. Setelah itu, tutup lagi dengan pita etnik. Tarik beberapa serat goni agar terbentuk rumbai kecil dari goni.

Hasil setelah dilem

7. Bagian belakang, pasang karet agar nyaman dipakai. Ikat karet elastis dengan simpul mati, kemudian pasangkan di bagian belakang busa ati. Lipat sedikit, kemudian di lem. Boleh ditambah dengan jahit tangan supaya lebih kuat.

8. Hasil akhirnya seperti ini


Hmm, bagaimana? Lumayan lah ya.. Alhamdulillah, topi khas Papua ala-ala dengan budget kurang dari 30 ribu sudah jadi. Hehe..

Baca juga : Membuat Hoop Art Sederhana

Semoga tutorial membuat topi khas Papua ini bermanfaat ya.. Selamat mencoba..^^



Cara Membuat Hoop Art Sederhana ( Bagi Pemula )


Assalamu'alaikum,

Rasa penasaran ingin mempraktekkan cara membuat hoop art akhirnya kesampaian juga. Meskipun saya masih level pemula dalam kreasi hoop art, hehehe. Bahan-bahannya pun seadanya, senemunya di kotak harta karun craft saya. Alhamdulillah, masih punya pemidangan dan beberapa printilan lainnya. Oke deh, mari kita praktekkan cara membuat hoop art !

Baca juga yuk : Mengenal Kreasi Hoop Art

Alat dan bahan hoop art
1. Midangan, saya pakai ukuran diameter 15 cm
2. Kain goni
3. Benang rajut + jarum besar
4. Beberapa bunga mawar dan pita

Hoop art
Alat & bahan membuat hoop art sederhana

Cara Membuat Hoop Art Sederhana

Seperti judulnya, ini hoop art sederhana ya, saya akan membuat tulisan favorit saya 'home sweet home' pada media kain goni, yang nantinya dihias bunga dan pita. InsyaAllah mudah banget

1. Buat pola tulisan untuk nge blat, supaya sulaman tulisan bisa rapi


2. Gunakan tusuk tikam jejak untuk membuat tulisan mengikuti pola yang sudah kita buat

Cara Membuat Hoop art untuk pemula
Tampak depan

Cara membuat hoop art untuk pemula
Tampak belakang

3. Tambahkan hiasan bunga dan pita, sesuai selera

Tutorial membuat hoop art untuk pemula

Ini dia hasilnya. Lumayan lah, bisa nambah wall decor dirumah. Bagaimana, tutorial cara membuat hoop art sederhana ini apakah mudah dipahami ? InsyaAllah mudah banget kan ? Jika ada yang ingin ditanyakan silakan drop di kolom komentar.

Yuk dicoba, semoga bermanfaat yaa...^^

Cerita Tentang Kunjungan PT. Indofood ke Rumah Saya ( True Fact About Indomie )


Assalamu'alaikum..

Seperti janji saya di postingan instagram, saya mau ngasih bocoran cerita tentang kunjungan PT. Indofood ke rumah saya. Kemarin, Selasa, 6 Agustus 2019, ada Ibu Laila Nurdiana PR Assistant dari Indofood Pasuruan yang datang ke rumah saya untuk  follow up keluhan pelanggan yang saya kirimkan melalui email.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya dalam hati, keluhan apa sih yang saya sampaikan koq sampai - sampai Indofood mengadakan kunjungan ke rumah ? Jadi ceritanya begini, saya membeli 2 bungkus Indomie Rasa Kari Ayam di warung dekat rumah. Ndilalah bubuk cabenya kosong, di sasetnya nggak ada isi bubuk cabe sama sekali. Kemudian, saya mengirim keluhan pelanggan melalui alamat email yang tertera di kemasan.

Saset bubuk cabe kosong

Kenapa 'hanya' karena nggak ada bubuk cabe aja komplain sih ? Sebagai konsumen yang baik ( eciee..) , saya ingin memberikan feedback ke perusahaan. Meskipun kelihatannya sepele tapi idealnya produk diterima consumer dalam kondisi lengkap, kan..? Bayangkan jika produk yang gagal packing ini terproduksi (tidak sengaja diproduksi) dalam skala besar dan perusahaan tidak tahu karena tidak ada feedback dari konsumen. Berapa ratus consumer yang kecewa ? Nah, dengan adanya feedback dari consumer, minimal perusahaan bisa menelusuri dimana missed nya dan mungkin memperbaiki jika ada kesalahan proses. Alhamdulillah, pihak PT. Indofood menanggapi keluhan saya dengan sangat baik. Email saya langsung mendapat balasan yang kemudian ditindaklanjuti dengan home visit.

Sebelumnya, saya diminta untuk melengkapi informasi seputar keluhan yang saya sampaikan. Diantaranya, detil varian produk yang dikeluhkan, jumlah produk bermasalah, kode produksi dan tanggal kadaluarsa produk, mengirim foto produk yang bermasalah dan diminta menyimpan kemasan yang bermasalah. ( Harusnya kemasan dan isi, tapi isinya sudah habis, hehehe )

Setelah data lengkap saya kirimkan, akhirnya saya dihubungi oleh ibu Laila Nurdiana, Public Relation Assistant Indofood Kantor Pasuruan. Oiya, kenapa yang menghubungi saya dari Pasuruan, saya pikir karena cabang terdekat karena saya tinggal di Sidoarjo. Ternyata dari kode produksi yang tertera di kemasan tertulis kode PSRxxx yang artinya produk yang saya terima merupakan produksi dari Indofood Pasuruan. Karena itu, Indofood Pasuruan yang menanggapi keluhan saya lebih lanjut.

Setelah beberapa kali telponan, singkat cerita sampailah Ibu Laila ke rumah saya. Dan, ternyata masih muda dong orangnya, hehee.. ( makanya saya panggil mbak aja ). Pertama - tama mbak Laila menyampaikan permohonan maaf dan menyerahkan complimentary product sebagai permohonan maaf atas kejadian yang saya alami.

Complimentary product dari Indofood

Sebagai konsumen saya senang karena Indofood aware dengan keluhan pelanggan. Seperti yang mbak Laila sampaikan bahwa the real quality control is in customers hands. Sebuah perusahaan besar pastinya memang tidak akan mengesampingkan keluhan dari pelanggannya.

Dari ngobrol - ngobrol dengan Mbak Laila, saya sedikit banyak jadi tahu tentang proses produksi mulai dari proses pembuatan mie nya sampai pengepakan. Dan ternyata banyak informasi keliru yang selama ini saya (dan mungkin kalian juga) ketahui selama ini. Ini beberapa diantaranya,

1. Indomie TIDAK mengandung zat lilin

Pernah dengar informasi bahwa Indomie mengandung zat lilin ? Trus, katanya nih kalau masak mi, air rebusan pertama harus dibuang, diganti air yang baru. Konon hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan lapisan lilin ( ada juga yang bilang untuk ngilangin zat-zat pengawetnya ). Saya termasuk yang percaya itu , hehe..

Zat - zat yang ditambahkan di Indomie semuanya tercantum dalam ingredients yang disebutkan pada kemasan. Dan daftar itu telah melalui pengawasan BPOM dan Depkes RI.  Lilin sendiri bukan merupakan zat tambahan pangan. Jadi tidak mungkin jika ditambahkan ke dalam makanan. Air rebusan pertama, memang biasanya berwarna kuning keruh, hal itu bukan karena adanya zat lilin, tetapi karena mie nya sendiri yang berbahan tepung pastinya akan luruh ketika direbus. Dan jika air rebusan pertama ini dibuang, rasa mi yang kita buat jadi beda, lho..

Perhatikan juga saran penyajian yang tertulis pada kemasan agar citarasa produk bisa kita nikmati dengan maksimal.

2. Indomie TIDAK mengandung pengawet

Jujur, saya pribadi sudah beranggapan mi instan ( apapun merknya) itu sarangnya pengawet. Ternyata kunci pengawetan Indomie ada pada proses pengeringan mie nya yang dikeringkan dan digoreng dalam minyak panas suhu 140 derajat celsius. Karena tidak mengandung pengawet, umur produk Indomie tidak lama, yaitu sekitar 8 ( delapan ) bulan dari tanggal produksi. Untuk itu penting ya, selalu perhatikan tanggal kadaluarsa produk sebelum mengkonsumsi Indomie.

3. Indomie AMAN dikonsumsi tanpa direbus

Karena mie instan pada produk Indomie diproses dengan digoreng dalam suhu dan waktu tertentu, Indomie aman dikonsumsi sebelum direbus. Jadi ingat jaman SD dulu, saya suka makan mi instan diremuk langsung dari bungkusnya hehehe.. Alhamdulillah, aman ternyata.

4. Apakah Indomie Bisa Memenuhi Kebutuhan Gizi ?

Tahu kan kandungan mi itu apa  ? Yup, karbohidrat.  Karbohidrat saja tanpa tambahan bahan lain tentu belum mencukupi kebutuhan gizi sehari - hari. Untuk itu, disarankan mengkonsumsi Indomie bersama bahan pelengkap lainnya, ayam telur, sayur untuk mencukupi keutuhan gizi tubuh.

Jadi, kalau ada yang nanyain ini di bungkus Indomie ada gambar ayam telur dan lain - lain, tapi di isi nya kok ngga ada, hehe.. Jangan dicariin dimana ayamnya ya, gambar yang ditampilkan di bungkus itu merupakan cara penyajian yang disarankan agar Indomie bisa memenuhi kebutuhan gizi sehari -hari.

5. Kandungan MSG Dalam Bumbu, Amankah?

Penambahan MSG pada produk Indomie sudah mengikuti standar komsumsi yang diijinkan. Jadi insyaAllah aman dikonsumsi.

Sekedar perbandingan, bisa jadi kadar MSG pada semangkok bakso atau mi ayam lebih banyak daripada sebungkus mi instan.

Setelah tahu true fact tentang Indomie, kekhawatiran saya jadi berkurang. Buat saya Indomie itu penolong banget saat lagi malas masak. Malahan kadang-kadang bisa jadi moodbooster kalau lagi suntuk.

Tapi tetap diingat ya, konsumsi apapun dalam jumlah berlebihan juga nggak baik.

Oiya, di akhir obrolan mb Laila juga menginformasikan bahwa pabrik Indofood terbuka kunjungan untuk umum lho. Pesertanya bisa mulai anak-anak TK sampai dewasa. Dengan minimal peserta 30 orang. Pihak Indofood akan menyediakan fasilitas transportasi termasuk antar jemput dari lokasi peserta ke pabrik Indofood. Kegiatan ini bisa jadi sarana wisata edukasi buat teman-teman yang punya komunitas di lingkungannya. Atau untuk kegiatan sekolah. Bagaimana, tertarik ?


Disclaimer:

Artikel ini bukan sponsored post. Isi berdasarkan hasil bincang-bincang dengan Ibu Laila Nurdiana, PR Assistant Indofood Pasuruan. Informasi dan pertanyaan lebih lanjut mengenai produk bisa menghubungi nomor atau email Layanan Pelanggan yang tertera pada kemasan .

Wassalamu'alaikum...

Bye Pinguecula Berkat Insto Dry Eyes !

insto dry eyes mata sepet mata kering

Mata yang jernih cerah bercahaya, pastinya dambaan setiap insan tak terkecuali saya. Tapi apa mau dikata, kondisi mata saya ini cukup spesial. Mudah merah, perih dan kering. Terkena angin sedikit langsung merah. Apalagi jika kena debu atau paparan AC dalam waktu yang cukup lama. Bisa dibilang kondisi mata kering dan gejala-gejala lainnya seperti mata sepet, mata pegel atau mata lelah sudah jadi langganan sehari-hari. Jika sudah begitu, biasanya saya anggap sebagai 'alarm'  untuk menghentikan aktivitas yang berlebihan agar bisa memberi ruang istirahat yang lebih lama bagi mata.

Belum lama kemarin, saya dibuat gundah oleh jendela hati saya ini. Rasanya seperti ada pasir yang tersangkut di bola mata. Seperti kelilipen parah.  Mata rasanya perih seperti terbakar, tiap berkedip seperti ada yang tersayat-sayat... (Duh sedihnya kalau ingat...). Sudah beberapa kali saya merimbang mata, agar pasir atau debu yang nyangkut di mata bisa keluar.

Oiya, rimbang ini cara tradisional yang diajarkan ibu saya kalau saya kelilipan. Yaitu dengan meletakkan air bersih penuh di baskom atau gayung , kemudian celupkan wajah khususnya di bagian mata agar mata bisa terkena air seluruhnya. Buka dan kedip-kedipkan beberapa kali. (Jangan ditanya kek apa pedesnyaa.. )

Biasanya rimbang ini efektif untuk mengatasi kelilipan. Tapi kali ini tetap tidak ada perubahan, mata saya tetap seperti keselipan pasir. Yang ada malahan mata semakin pegel, merah dan perih. Setelah saya amati, ternyata bukan pasir yang ada di mata saya, melainkan ada sebuah bintik putih kekuningan di bagian putih (sklera) mata, di posisi dekat hidung. Lalu saya mencoba googling dengan kata kunci 'bintik putih pada sklera mata' Daan, apa hasilnya pemirsaa.. Ternyata yang muncul adalah beberapa artikel tentang jerawat mata. Ya Salam.. kok yo bisa-bisanya jerawat nyempil di mata, wong muka juga masih lebar.

Jadi si biang kerok mata perih dan mata kering saya selama ini adalah si jerawat mata, atau nama kerennya Pinguecula. Tapi si Pinguecula ini bukan jerawat biasa seperti yang sering muncul di kulit.

Pinguecula adalah benjolan atau bintik berwarna kuning yang tumbuh pada konjungtiva lapisan bening di sepanjang kelopak mata dan menutupi bagian putih mata / sklera ( sumber : alodokter.com )
contoh kasus pinguecula ( sumber : medicoapps.org )

Menurut alodokter.com gejala pinguecula ini antara lain, mata kering, gatal, terasa  terbakar dan seperti ada pasir yang tersangkut di dalam mata. Kondisi ini bisa membuat mata merah, nyeri bahkan bengkak. Persis seperti yang saya alami.

Kenapa Bisa Muncul Pinguecula ?


Masih menurut alodokter.com, pinguecula ini belum bisa dipastikan penyebabnya. Tetapi ada beberapa faktor yang dikaitkan dengan kemunculan pinguecula antara lain terlalu sering kena matahari, debu atau angin. Pinguecula berasal dari jaringan pada konjungtiva yang berubah, sehingga membentuk benjolan atau bintik kecil. Dalam benjolan atau bintik pinguecula terdapat kandungan lemak, kalsium atau keduanya.

Satu hal yang melegakan saya, bintik pinguecula ini tergolong jinak dan bukan kanker. Alhamdulillaaaah.. Pada umumnya pinguecula bisa pulih dengan sendirinya, jadi penanganannya dilakukan untuk mengatasi ketidaknyamanan yang ditimbulkan yaitu mata kering, mata sepet, mata pegel dan mata lelah. Salah satunya dengan cara memberikan obat tetes mata yang tepat agar mata terasa lembab dan mengurangi nyeri yang ditimbulkan.

Untuk mengatasi keluhan-keluhan yang saya rasakan diatas, saya teringat Insto Dry Eyes dan segera membelinya di apotek terdekat.

Insto Dry Eyes kemasan 7,5 ml


Kenapa Harus Insto Dry Eyes ?


Meskipun pada beberapa kasus pinguecula dapat sembuh sendiri, namun keluhan yang ditimbulkan oleh pinguecula sungguh bukan keluhan yang ringan. Mata akan terasa kering disertai rasa sepet, pegel, perih bahkan bengkak. Pada kondisi ini mata kita memerlukan obat tetes mata yang dapat mengatasi gejala yang muncul yaitu mata kering. Dan saya memilih Insto Dry Eyes karena beberapa faktor berikut ini :

1. Mengandung Bahan Aktif Yang Memberikan Efek Pelumas Pada Mata.

Insto Dry Eyes mengandung bahan aktif hidroxyprophylmethyl Cellulose 3,0 mg dan Benzalkonium Chloride 0,1 mg untuk mengatasi gejala kekeringan pada mata  dengan memberikan efek pelumas seperti air mata. Bahan aktif tersebut juga mampu membunuh bakteri  yang rentan menyerang mata.

2. Mudah Didapat dan Terjangkau Harganya

Insto Dry Eyes cukup mudah didapatkan, karena telah tersedia di hampir semua apotek, minimarket atau toserba. harganyapun cukup terjangkau. Saya mendapatkan Insto Dry Eyes di apotek Viva Generik tidak jauh dari rumah. Kemasan 7,5 ml dengan harga 15 ribu rupiah saja.



3. Sudah Memiliki Sertifikat Halal Dari Majelis Ulama Indonesia

Satu hal yang membuat kita semakin nyaman menggunakan produk obat - obatan adalah jaminan kehalalannya. Jangan khawatir Insto Dry Eyes sudah memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia yang bernomor 00140094950419

insto dry eyes halal tidak

4. Kualitas Terpercaya

Siapa sih yang tidak kenal Insto? Di Indonesia brand Insto sudah sangat dikenal masyarakat untuk kategori obat tetes mata. Terbukti Insto telah mendapatkan beberapa  penghargaan  sejak tahun 2015. Penghargaan yang telah diterima antara lain,

- Penghargaan WOW Brand yang diadakan oleh Majalah Marketers dan Mark Plus Insight pada tahun 2014 dan 2019.

- Penghargaan Superbrand Indonesia's Choice melalui survey  consumer seluruh Indonesia oleh Nielsen Company pada tahun 2015

- Penghargaan Social Media Award untuk kategori Eye Drops pada Oktober 2015

5. Kemasan Praktis Anti Tumpah dan Mudah Dibawa

Kemasan praktis Insto Dry Eyes dalam botol plastik kecil berisi 7,5 ml sangat mudah dibawa. Kemasannya yang mungil nggak akan banyak menyita ruang dalam tas atau pouch kosmetik kita, deh.. Tutup ulirnya juga menutup produk dengan rapat sehingga menjaga produk tetap higienis selama batas pemakaian yang disarankan yaitu 1 ( satu ) bulan setelah kemasan dibuka.


Aturan Penggunaan Insto Dry Eyes


Saya menggunakan Insto Dry Eyes sesuai aturan penggunaan yaitu 1 - 2 tetes pada setiap mata 3x sehari. Sesuai informasi yang tercantum pada kemasan, Insto Dry Eyes ini tidak diperuntukan bagi penggunaan jangka panjang. Jadi penggunaan Insto Dry Eyes ini saya hentikan ketika keluhan mata kering telah hilang.


Tips Mencegah Pinguecula Muncul Kembali :


Ya, pinguecula ini bisa muncul kembali. Meskipun bukan kategori penyakit berbahaya, dan umumnya bisa pulih sendiri, saya mah jangan sampai si Pingue balik lagi. Jadi selain menjaga kesehatan mata dengan nutrisi yang baik, saya memperhatikan beberapa tips ini  agar si pinguecula ini tidak muncul kembali,

1. Menggunakan kacamata hitam ketika beraktivitas di luar rumah. Selain melindungi mata dari angin dan debu, hal ini juga bertujuan menghalangi mata dari paparan radiasi sinar ultraviolet A dan B ( UV A dan UV B )

2. Menggunakan alat pelindung mata ketika bekerja dengan zat kimia atau membersihkan ruangan yang berdebu.

3. Jangan merokok. Nikotin dan zat kimia dalam rokok dapat memperburuk gejala pinguecula.

4. Last and most important, selalu sedia Insto Dry Eyes dirumah ataupun saat bepergian, gunakan jika mengalami gejala mata kering.

Alhamdulillah, berkat Insto Dry Eyes saya bisa melewati gejala mata kering yang disebabkan oleh pinguecula. Ada yang punya pengalaman dengan keluhan mata kering ? Boleh yuk berbagi kisahnya di kolom komentar.

Salam,

Mengenal Seni Kerajinan Decoupage

Pic source : RB Craft & DIY Sujo
Halo semua, semoga nggak bosen dengan postingan EnsiklopediArt saya ya? Kali ini saya ingin mengulas tentang decoupage. Sudah tahu decoupage  ?

Decoupage adalah seni kerajinan dengan cara memotong / menggunting dan menempel objek gambar pada media tertentu. Objek gambar biasanya berasal dari tisu khusus decoupage yang disebut servietten.

Decoupage berasal dari bahasa perancis yaitu decouper , yang artinya memotong. Meskipun sudah lama populer, namun masih banyak yang kurang tepat dalam pengucapan kata decoupage. Pengucapannya bukan 'dekaupej' melainkan 'dei-koo-paazh' (deikupaazh)

Sejarah Decoupage


Konon, decoupage memiliki sejarah yang panjang. Sejumlah tokoh ternama seperti Marie Antoinette, Madame de Pompadour, Lord Byron, Beau Brummel hingga Picasso pernah mempraktikan seni kerajinan ini.

Dilansir Decoupage.org, pada abad ke 12 para petani Cina menggunting kertas warna-warni dan menempelkannya untuk menghias jendela, lentera, kotak hadiah dan benda lainnya.

Namun, sumber lain juga menyebutkan seni gaya decoupage berasal dari Siberia Timur, di mana banyak makam di sana dihias dengan seni gaya decoupage.

Selain itu para pengrajin Jerman dan Polandia juga telah menggunakan seni potongan kertas ini untuk melakukan dekorasi selama beberapa abad. Para wanita dan anak-anak di Polandia, mengembangkan keterampilan melipat kertas berwarna dan memotongnya menjadi bentuk geografis, burung, hewan hingga bunga-bungaan sebelum menempelnya pada media tertentu.

Pada akhir abad 17, di Timur Jauh, sebagian besar furniturnya dihias dengan seni decoupage. Banyaknya permintaan akan benda pernis oriental di Eropa membuat kabinet Venetian menghasilkan karya palsu dengan teknik decoupage ini untuk memenuhi permintaan.

Berkembangnya decoupage di Eropa juga tak terlepas dari tren kelas menengah atas yang gemar meminta para pelukis ternama melukis furnitur hingga dinding dan langit-langit mereka. Bagi mereka yang tak mampu membayar karya para pelukis master akhirnya menggunakan teknik decoupage ini sebagai alternatif. Mereka memotong gambar seniman dan menempelkannya kembali menyerupai lukisan asli. Selama Abad ke-18 hingga 19, seni ini berkembang di Eropa.

Di Inggris pada Abad ke 19 era Victoria, teknik pemotongan dan pewarnaan rumit ini menjadi lebih sentimental. Ini bertepatan dengan pengenalan kartu Valentine, dekorasi timbul pada kertas, dan menghiasi permukaan, layar, lampu, kotak linen dan lainnya.

Nah, di Indonesia sendiri seni decoupage juga berkembang pesat dan digemari banyak kalangan. 

Bahan Utama Kerajinan Decoupage

Decoupage
Alat & bahan membuat decoupage (pic source : RB Craft DIY Sujo)

Umtuk membuat kerajinan decoupage, yang kita wajib mempunyai bahan-bahan sebagai berikut :

- Media

Ada banyak media yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan decoupage. Bisa dari kayu, kaca, kaleng, produk anyaman pandan atau berbagai produk hasil olahan papan MDF.
Media decoupage dari kayu (pic source: tokopedia)

Media decoupage dari papan MDF (pic source : tokopedia)
Media decoupage dari anyaman pandan (pic source : tokopedia)

- Servietten / Napkin / Tisu Decoupage

Di pasaran, ada dua jenis tisu decoupage yang beredar. Yaitu tisu made in China yang biasanya dijual dengan harga yang lebih murah antara kisaran 7000 per lembar. Dan tisu made in Europe, yang harga pasarannya lebih mahal, biasanya berkisar antara 10.000 - 12.000 per lembar

Tisu decoupage ini berukuran 30 x 30 cm, memiliki 4 sisi dengan gambar yang sama/simetris.

Sejauh yang saya amati, perbedaan tisu China dengan tisu Eropa juga terletak pada teksturnya. Tisu made in China biasanya rangkap 2 cenderung bertekstur lebih kasar dan tebal. Tisu made in Eropa memiliki rangkap 3, tekstur lebih lembut. Dari segi warna tisu made in China lebih cerah namun warnanya kurang soft, tisu made in Eropa memiliki warna yang lebih lembut.

Tisu decoupage made in China (pic source : Tokopedia)

Tisu decoupage made in Europe (pic source : Tokopedia)

- Cat acrylic

Cat acrylic untuk decoupage tidak terbatas pada merk tertentu. Kita bisa menggunakan cat acrylic apa saja. Jika menginginkan kualitas warna dan hasil yang bagus, tidak ada salahnya menggunakan cat acrylic yang mahal. Di banyak toko bahan craft, cat acrylic untuk decoupage biasanya dijual dalam kemasan berisi 100 ml dengan berbagai pilihan warna.
Decoupage
Cat decoupage (pic source : Tokopedia)

- Gesso


Gesso adalah lapisan yang berbentuk semi liquid (lebih pasta) dan bertujuan untuk menutup pori-pori pada media.


Gesso dalam kemasan besar. Untuk kebutuhan craft biasanya dijual dalam kemasan kecil (pic source : google.com/tokoanekawarna)

Selain membantu menghemat penggunaan cat, gesso juga bisa melapisi bagian atas kayu menjadi putih, sehingga warna cat  yang akan digunakan lebih nampak cerah, dan sesuai dengan warna aslinya .

Ibarat kalau kita memakai bedak, gesso ini semacam foundationnya. Namun dalam pembuatan decoupage, Gesso tidak selalu digunakan atau hanya bersifat opsional jika dibutuhkan saja.

- Lem putih

Lem khusus untuk decoupage adalah lem impor. Namun di Indonesia, crafter banyak yang menggunakan lem putih ( lem craft ). Harga lem khusus decoupage bisa mencapai 125 ribuan, sedangkan untuk lem putih biasanya berkisar antara 15.000-25.000 per botolnya. Hmm, jauh juga selisihnya ya.. Pilihannya kembali kepada kita, tergantung bagaimana kualitas yang ingin dihasilkan.
Lem khusus decoupage (pic source : Tokopedia)

- Vernish

Jenis vernish decoupage berbeda dengan vernish untuk furniture. Vernish furniture biasanya berwarna agak coklat atau kekuningan. Sedangkan vernish decoupage menghasilkan lapisan yang transparan. Ada dua jenis vernish decoupage yaitu jenis doff dan glossy.

Baca Juga : Pengalaman Mengadakan Workshop Decoupage Pertama Kali

Selain bahan wajib diatas, kita juga perlu menyiapkan alat tambahan berikut ini:

1. Kuas ukuran kecil, untuk menyapukan lem, cat dan vernish.

2. Spon, digunakan untuk membantu menekan objek saat ditempel. Spon juga bisa berfungsi sebagai pengganti kuas. Jika ingin mendapatkan tekstur warna cat yang cantik, kita bisa menggunakan sea sponge. Tetapi jika sekedar untuk alat bantu meratakan cat atau menekan objeknke media, kita bisa memakai spon cuci piring, tapi yang baru yaa.. Pastikan kondisi spon kering dan bersih.

3. Alat Pengering, bisa memakai hairdryer. Pengering digunakan untuk mempercepat proses pengeringan. Namun dikeringkan secara alami dibawah sinar matahari akan lebih baik.

4. Amplas, digunakan jika menggunakan media kayu dengan kondisi permukaan yang kurang halus

5. Beberapa cup atau wadah air. Untuk membersihkan kuas agar bekas cat, lem atau vernish tidak mengering.

6. Tali rami/goni, pita atau renda. Digunakan untuk menghias hasil akhirnya nanti.

7. Jangan lupa, siapkan alas agar lantai tidak belepotan cat. Bisa kardus atau koran bekas.

Berikut beberapa contoh karya decoupage sederhana yang pernah saya buat :

Decoupage botol
Decoupage dengan media telenan kayu (foto dokpri)

Decoupage dengan media botol (foto dokpri)

Decoupage dengan media botol (foto dokpri)
Decoupage dengan media anyaman pandan (foto dokpri)

Bagi yang tertarik mencoba, silakan mengikuti tutorial membuat decoupage di postingan saya sebelumnya. Linknya bisa di klik di sini

Semoga bermanfaat ^^


Custom Post Signature

Custom Post  Signature