Image Slider

Biaya Masuk Sekolah Raudlatul Jannah Sidoarjo ( Terbaru Desember 2019 )



Assalamu'alaikum..

Tak terasa, tahun ajaran 2020/2021 sudah di depan mata. Waktunya daftar-daftar sekolah ya Bu ? Bagi yang sedang mencari sekolah Islam di area Sidoarjo, mungkin artikel tentang biaya masuk sekolah Raudlatul Jannah ini bisa membantu memberikan informasi yang Ayah / Bunda butuhkan.

Perguruan Islam Raudlatul Jannah atau biasa disingkat RJ merupakan sekolah berbasis pendidikan Islam yang berlokasi di Jl. Jatisari Permai XNo. 2 Pepelegi, Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Jenjang pendidikan yang dikelola mulai daei Toddler Class, Play Grup, Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

Jika Ayah /Bunda ingin tahu berapa biaya masuk masuk sekolah Raudlatul Jannah ( RJ ) Sidoarjo, ini dia informasinya.

1. Toddler Class / TC Raudlatul Jannah Sidoarjo


Pendaftaran  : 450.000
SPP/bulan : 375.000
DPP* : 1.250.000
Buku/Peralatan : 375.000
Seragam  : 475.000
Uang Pangkal : -

Jumlah Total : 2.925.000

Informasi lainnya :
✔️ Syarat usia masuk Toddler Class, kelahiran terakhir September 2018
✔️ Free trial untuk mencoba bagaimana belajar di TC Raudlatul Jannah sekaligus melihat teknik, metode dan lingkungan belajar dibuka bulan Februari 2020 setiap Sabtu pukul 08.00 - 09.30 wib
✔️ *DPP ( Dana Pengembangan Pendidikan ) selama 1 tahun

2. Play Group / PG Raudlatul Jannah Sidoarjo


Pendaftaran  : 450.000
SPP/bulan : 400.000
DPP* : 1.400.000
Buku/Peralatan : 500.000
Seragam  : 500.000
Uang Pangkal : 5.000.000

Jumlah Total : 8.250.000

Informasi lainnya :
✔️ Syarat usia masuk Play Group, kelahiran terakhir September 2017
✔️ Free trial untuk mencoba bagaimana belajar di TC Raudlatul Jannah sekaligus melihat teknik, metode dan lingkungan belajar dibuka bulan Februari 2020 setiap Sabtu pukul 08.00 - 09.30 wib
✔️ *DPP ( Dana Pengembangan Pendidikan ) selama 1 tahun

 3. TK Raudlatul Jannah Sidoarjo

Reguler
Pendaftaran  : 450.000
SPP/bulan* : 575.000
DPP** : 1.850.000
Buku/Peralatan : 975.000
Seragam  : 800.000
Uang Pangkal : 6.000.000

Jumlah Total : 10.650.000

Full Day
Pendaftaran  : 450.000
SPP/bulan* : 1.050.000
DPP** : 2.200.000
Buku/Peralatan : 975.000
Seragam  : 800.000
Uang Pangkal : 6.000.000

Jumlah Total : 11.475.000


Informasi lainnya :
✔️ Syarat usia masuk TK, kelahiran terakhir September 2016
✔️ Free trial untuk mencoba bagaimana belajar di TC Raudlatul Jannah sekaligus melihat teknik, metode dan lingkungan belajar dibuka bulan Februari 2020 setiap Sabtu pukul 08.00 - 09.30 wib
✔️ *SPP/ bulan sudah termasuk fasilitas makan siang untuk TK Full Day
✔️**DPP ( Dana Pengembangan Pendidikan ) selama 1 tahun

4. Sekolah Dasar Islam / SDI Raudlatul Jannah Sidoarjo


Pendaftaran  : 450.000
SPP/bulan* : 1.150.000
DPP** : 2.500.000
Buku/Peralatan : 2.000.000
Seragam  : 1.700.000
Uang Pangkal : 10.500.000

Jumlah Total : 18.300.000


Informasi lainnya :
✔️ Syarat usia masuk SD, kelahiran terakhir September 2014
✔️ *SPP/ bulan sudah termasuk fasilitas makan siang
✔️**DPP ( Dana Pengembangan Pendidikan ) selama 1 tahun


5. SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo


Pendaftaran  : 450.000
SPP/bulan* : 1.000.000
DPP** : 2.500.000
Buku/Peralatan : 2.250.000
Seragam  : 2.000.000
Uang Pangkal : 10.750.000

Jumlah Total : 18.950.000


Informasi lainnya :
✔️ *SPP/ bulan sudah termasuk fasilitas makan siang
✔️**DPP ( Dana Pengembangan Pendidikan ) selama 1 tahun


Ingin daftar tapi bingung mulai dari mana ? Berikut saya informasikan juga alur pendaftarannya..

1. Mendaftar
Datang langsung ke Pusat Informasi Pendaftaran dengan membawa berkas fotokopi akta kelahiran, membayar biaya pendaftaran, mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan hasil tes psikologi bagi calon siswa SD yang kurang dari 6 tahun

2. Menerima jadwal observasi dan pengumuman
Setelah mendaftar, ayah bunda akan diberikan jadwal observasi. Ananda wajib hadir sesuai jadwal observasi yang telah diberikan

3. Pengumuman 
Sudah daftar, sudah observasi? Waktunya deg deg an menunggu hasil pengumuman nih.. Jika DITERIMA, siapkan segera pelunasan pembayarannya.

4. Menyerahkan berkas
Alhamdulillah, jika sudah melewati tahapan 1, 2 dan 3 Ayah Bunda tinggal menyerahkan kelengkapan berkas yang diminta

5. Pengambilan Seragam
Jangan lupa, seragam dan peralatan sekolah dapat diambil di Warung Sekolah Raudlatul Jannah

6. Sosialisasi & Parenting Wali Murid
Sebagai forum silaturahmi dengan wali murid sekolah mengadakan acara sosialisasi dan parenting. Acara ini biasanya diadakan di Hotel Utami, Juanda, Sidoarjo. Dengan menghadirkan pembicara yang kompeten di bidang pendidikan Islam.

Berikut infografis alur pendaftaran sekolah Raudlatul Jannah secara ringkasnya:


Jangan lupa, pendaftaran reguler dibuka mulai tanggal 2 Januari 2020 sampai dengan kuota terpenuhi. Sebelumnya telah dibuka sistem inden ( pendaftaran sebelum periode reguler dimulai) yang telah ditutup tanggal 20 Desember 2019.

Jika ada pertanyaan seputar pendaftaran, Ayah Bunda bisa menghubungi Pusat Informasi Pendaftaran Siswa baru PSB Raudlatul Jannah di alamat, Jl. jatisari Permai X/2 Pepelegi Waru Sidoarjo atau menghubungi saluran telepon (031) 8549217 atau melalui website resmi Raudlatul Jannah Sidoarjo.


Sumber Informasi :
Pusat Informasi PSB Raudlatul Jannah Sidoarjo

Rajin Ikut Kompetisi Untuk Menumbuhkan Resiliensi

Setiap mengajak Faisya mengikuti lomba, pasti saya 'briefing' sebelumnya, bahwa dalam lomba nantinya nggak semua akan menang. Ada juga yang kalah dan artinya yang kalah ini nggak dapat piala. Berangkatnya sih iya-iya. Pada prakteknya selesai lomba ada saja drama mewek-mewek minta piala.

resiliensi
Untung bisa dirayu dengan membuat piala dari kertas, gitu aja sudah bahagia 

Kondisi seperti ini memang sering terjadi di usia dini. Ketika anak-anak belum paham bagaimana menerima kegagalan. Beberapa orangtua malah mengusulkan ke sekolah agar semua peserta mendapatkan piala sebagai hadiah hiburan. Lebih ekstrim lagi, ada yang nekat mengambil jalan pintas, pesan piala. Pokoknya menang nggak menang si anak dapat piala. Gimana caranya lah asal anaknya nggak nangis. 

Pernah ada yang nyaranin ke saya begitu. "Belikan piala aja mbak, murah koq..! Timbang anaknya nangis.."

Buat saya, ini bukan sekadar tentang murah atau mahalnya harga sebuah piala. Mendingan anak nangis daripada memberikan piala yang dibeli. Saya ngobrol dengan kepala sekolah TK nya Faisya tentang usulan Mama-mama mengenai pengadaan piala untuk semua murid. Kata beliau piala akan diberikan hanya untuk yang menang saja. Bagaimanapun anak-anak juga harus berlatih berkompetisi dan menerima jika mengalami kegagalan. Saya setuju banget dengan pendapat beliau.

Mental untuk bangkit ketika menemui kegagalan ini sangat penting ditumbuhkan,dimana anak juga harus belajar kecewa ketika menemui kondisi yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Karena tidak selamanya anak akan dihadapkan dalam kondisi yang nyaman. Diakui atau tidak, kondisi saat ini dunia bergerak super cepat dan sangat kompetitif. Kemampuan akademis saja tidak cukup, anak harus diasah agar memiliki ketangguhan. Inilah yang dinamakan karakter resilient.


Akhirnya, dapat piala juga! kalau ini asli, bukan dari kertas

Lebih banyak tentang menumbuhkan karakter resilient, saya kemarin belajar banyak di acara Nutriclub. Menurut Ibu Nadya Pramesrani, M. Psi, Psikolog Keluarga dari Rumah Dandelion yang hadir pada acara tersebut, masa usia dini adalah waktu yang tepat dalam memahami dan mengembangkan resiliensi. Salah satu caranya adalah dengan  melalui pengalaman yang bermakna atau purposeful exposure

Dari kiri ke kanan Ibu Vega Gupta, MC, Mbak Nadia Mulya dan Mbak Nadya Pramesrani
Nah, ngomong-ngomong tentang purposeful exposure kemarin saya juga sempat mampir ke booth Royal Lounge di Pakuwon Mall Surabaya. Booth yang disponsori oleh Nutriclub ini berisikan wahana-wahana yang sarat dengan kegiatan bermakna bagi si kecil. Yang pertama saya lihat, ada lantai digital yang bisa mengajak anak untuk berinteraksi menyelesaikan tantangan yang diberikan. Misalnya, harus menghadapi "ulat-ulat" dengan cara meloncat dan menginjaknya. Wah, kebayang kan.. anak-anak pasti seneng boleh loncat-loncatan. Setelah "ulat-ulat" berhasil dikalahkan, anak-anak "memanen" buah apel.

 Nggak cuma sampai disitu, masih ada tantangan melewati "buaya" di "sungai". Jika ada step yang gagal, konsekuensinya harus mengulang permainan dari awal. Disini anak-anak nggak cuma hore-hore tetapi ada tujuan agar anak-anak berani menghadapi tantangan dan juga memiliki mental yang tangguh untuk bangkit jika menemui kegagalan. 

"..ayo Dek, kita basmi ulatnya...!" kata Kakak di booth Royal Lounge

Tidak hanya wahana untuk anak, para Mama juga bisa berkonsultasi dengan psikolog-psikolog yang dihadirkan di Royal Lounge. Kemarin saya ngobrol-ngobrol dengan mbak Binky, dari Rumah Dandelion. Meskipun Faisya sudah bukan balita lagi, tapi ternyata namanya belajar tuh nggak ada selesainya. Banyak hal yang musti masih saya biasakan lagi ke anak-anak untuk mengasah karakter resiliensinya.  Sebab, saya percaya resiliensi ini bukan bawaan lahir tetapi harus ditumbuhkan. Kita sebagai orang tua wajib banget paham bagaimana menumbuhkannya.

Ngobrol santai dengan mba Binky, Psikolog dari Rumah Dandelion

Kita bisa melakukan tes resiliensi melaluui monitor ini

Selain konsultasi dengan psikolog, disediakan juga tools untuk mengetahui seberapa kuat resiliensi si kecil kita. Mama tinggal mengisi data nama dan usia anak, kemudian menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul di layar. Nanti akan muncul hasil seberapa resilient si kecil kita.

Apakah resiliensi hanya bisa dideteksi melalui tes ? Tentu tidak, dengan mengamati keseharian anak kita juga dapat mengukur seberapa resilient si kecil kita. Ada 5 ciri yang bisa kita jadikan patokan dalam menilai seberapa kuat resiliensi pada si kecil kita.

  1. Adaptif, yaitu kemampuan untuk menghadapi dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang cepat
  2. Berani, yaitu keberanian anak dalam mencoba dan menghadapi hal baru, juga tantangan-tantangan baru dan mengalahkan rasa takut.
  3. Mandiri, anak bisa mengandalkan diri sendiri dalam mengambil keputusan.
  4. Gigih, anak tak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
  5. Banyak Akal, mampu mencari solusi saat menghadapi tantangan.

Resiliensi Bukan Faktor Bawaan, Melainkan Ditumbuhkan


Pernah nggak kita -entah sengaja atau tidak- mempermudah tantangan dalam proses belajar anak? Misalnya nih, karena nggak sabar lihat anak kelamaan memasang tali sepatu, buru-buru kita ambil alih. Membantunya memakai kaos kaki, hanya supaya cepat selesai padahal sebenarnya si kecil bisa melakukannya sendiri. Atau menyuapinya karena nggak sabar melihat nasi berceceran..? Hayo, siapa pernah ? Sayaa dong..! ( Ngaku )

Faisya belajar mengikat tali sepatu, luwaamaa, gemes pengen bantuin sebenarnya
Hal-hal yang sepertinya remeh temeh seperti contoh-contoh diatas, merupakan proses anak dalam mengasah resiliensinya. Jadi sebaiknya berikan kepercayaan kepada si kecil untuk melakukannya. Karena peran orang tua sebagai orang terdekat untuk mendukung pembentukan karakter resilient sejak dini sangat diperlukan.

Kegiatan lain yang dapat memberikan tantangan bersifat purposeful exposure, misalnya travelling, outbond dan simple family project.

- Kegiatan travelling akan memberikan tantangan bagaimana beradaptasi dengan kondisi di luar rutinitas sehari-hari.

- Kegiatan outbond, menuntut anak bergerak aktif di luar ruangan sehingga dapat mencoba beragam aktivitas baru.

- Simple Family Project, memberikan tantangan kepada anak untuk bekerja sama sesuai tugasnya. Misalnya, membuat rumah-rumahan kardus, berikan tugas sesuai kemampuan anak dan bimbing mereka melaksanakan tugasnya hingga tuntas.

Tantangan dalam aktivitas purposeful exposure ini juga bermaksud agar anak mengetahui batas kemampuan dirinya dan apa yang dia miliki untuk menghadapi masalah.

 Jika hal ini konsisten dilakukan anak akan terbiasa menghadapi tantangan dan ketidakpastian sehingga terbiasa akan fokus pada cara penyelesaian masalah yang paling efektif.


Resiliensi Akan Menambah Percaya Diri


Ketika resiliensi anak sudah terasah dengan baik, rasanya kita nggak khawatir lagi dimanapun si kecil berada. Karena pastinya, dia akan mampu menghadapi tantangan baik di masa sekarang maupun tantangan di masa depan. Jika dulu Faisya mewek setiap lomba kalau nggak dapat piala, sekarang sudah lebih percaya diri, seperti ketika mengikuti kompetisi matematika ini. Meskipun tahun lalu belum berhasil maju ke babak semi final, tahun ini masih semangat untuk mencoba lagi. 

meski pernah gagal di lomba sebelumnya, tetap semangat daan PD aja lagi ! he he..

Buat teman-teman yang kemarin belum sempat datang ke booth Royal Lounge, jangan khawatir karena semua informasi dan pembelajaran yang ada di Royal Lounge juga diinformasikan secara detail di website resmi  Nutriclub

Di website ini, selain full dengan informasi bergizi seputar dunia parenting dan kesehatan anak,  kita juga bisa mengakses tes-tes berikut ini
  • Tes Resiliensi untuk melihat seberapa tangguh si kecil, 
  • Baby Cost Calculator untuk menghitung perencanaan kebutuhan si kecil 
  • Alergi Expert untuk deteksi resiko alergi si kecil sejak dini. 
Semua tes diatas dapat dengan mudah kita akses melalui website. Nutriclub berharap informasi dan fitur yang disajikan pada website dapat diakses lebih banyak orang tua di Indonesia, sehingga dapat bersama-sama mendukung si kecil untuk resilient baik secara mental maupun fisik dan lebih terarah dalam mencapai kesuksesan di masa depan.

Nah, setelah ada gambaran tentang karakter resilient, kira-kira tips apa yang akan teman-teman lakukan untuk mengasah karakter tersebut pada si kecil? Sharing, yuk...


Resep Fish Bites ala Resto Yang Praktis dan Mudah, Gorengan Sehat Favorit Anak


resep fish bites


Urusan masak, saya tuh nggak suka yang ribet-ribet. Untungnya suami dan anak - anak juga nggak terlalu picky soal makanan.  Biasanya saya siapkan makanan siap saji yang praktis, misalnya frozen food. Jadi sewaktu - waktu anak-anak butuh camilan bisa langsung goreng. Sudah enak, praktis dan hemat waktu, pulak !

Tapiiii, biasanya yang cerewet Ibu saya, alias neneknya nak-kanak. Ini nggak boleh lah, itu nggak baik lah.. Jangan sering makan makanan berpengawet lah, Jangan sering makan goreng-gorengan lah, endebra endebre... Hihihi, memang ya kalau nggak cerewet namanya bukan nenek.. Tapi si nenek ini memang lebih telaten dalam urusan masak-memasak. Jika kebetulan beliau sedang ada di rumah kami, biasanya stok frozen food sementara hengkang dulu dari freezer. Diganti makanan-makanan homemade yang dibuat sendiri oleh beliau. 

Makanya anak-anak suka banget kalau ada neneknya. Tahu kalau bakalan dimanjain dengan cemilan kesukaan mereka. Berhubung memang sukanya makanan digoreng, seringnya sihh mereka request cemilan kayak perkedel, bakwan sayur, naget dan sebangsanya. Nah kan, teteup gorengan mulu maunya.. Tapi belakangan ini, Ibu sudah nggak terlalu cerewet lagi perihal makanan digoreng. Kata Ibu saya, boleh makan goreng-gorengan asal goreng sendiri dan pakai minyak goreng yang bagus.

Emangnya, kriteria minyak goreng yang bagus itu kayak apa sih ? Saya jadi penasaran kan.. 

Dari artikel kesehatan yang saya baca di internet, katanya minyak goreng yang bagus itu salah satunya mempunyai kandungan lemak tak jenuh tinggi. Tenyata nih, kandungan lemak tak jenuh tertinggi pada minyak tumbuhan adalah minyak goreng yang dibuat dari kedelai. Wah, baru tahu ya.. Selama ini saya pikir minyak goreng ya dari kelapa sawit aja. 

happy soya oil
yuk kenalan sama Happy Soya Oil

Setahu saya, minyak goreng yang terbuat dari minyak kedelai, ya Happy Soya Oil. Saya pernah lihat di supermarket cuma belum ngeh apa bedanya. Saya baca-baca nih, Happy Soya Oil ini terbuat dari 100%  minyak kedelai murni. Karena kandungannya dari minyak kedelai murni, jadi Happy Soya Oil memiliki kandungan vitamin E yang baik untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini. Aih, saya jadi membayangkan jika konsumsi goreng-gorengan kita digorengnya selalu pakai Happy Soya Oil, kulit bakalan lebih cantik karena terhindar dari penuaan dini. Bisa hemat budget skincare juga dong, hehehe..

Dan ternyata kebaikan Happy Soya Oil nggak cuma kandungan vitamin E aja, minyak ini juga kaya akan antioksidan, omega 3 dan omega 6. Paket lengkap, antioksidan, omega 3 dan 6 kan udah dipercaya banget bisa menangkal radikal bebas. Jika tubuh terhindar dari radikal bebas pastinya kerja tubuh dan organ-organ vital bisa berjalan dengan lebih baik.

Wuih, baru tahu kalau ada minyak goreng plus plus kayak gini...! Kalau pakai Happy Soya Oil, mau makan cemilan goreng - gorengan hayuk aja. Kebetulan nih, anak-anak lagi minta dibuatin Fish Bites. Saya udah pesan fillet ikan kakap di tukang sayur langganan. Iya, musti pesan dulu. Soalnya jarang - jarang kang sayur bawa fillet ikan kakap. Biasanya mah, mujaer, lele dan sebagainya. Membuat fish bites ternyata mudah, saya dapat resepnya dari buku Ibu Sisca Soewitomo. Nyoba sekali langsung sukses. Kata Icha, enak..! Kayak beli di restoran, hehehe..

Iya juga ya, baru ingat kalau Fish Bites ini jadi salah satu menu di restoran fast food kesukaan mereka. Sebenarnya rahasia enaknya Fish Bites ini ada di saus cocolannya. Ada rasa gurih, manis dan segar gimanaa gitu. Ternyata ada campuran kental manis dan air jeruk lemon pada mayonaisnya. Saya baru tahu resep saus cocolannya ya dari buku Ibu Sisca ini.

Buat yang ingin coba, silakan dicontek resepnya ya.. InsyaAllah ini mudah banget dan anti gagal.

Fish Bites Homemade 

Bahan :
300 gram daging / fillet ikan kakap, potong memanjang ukuran 8x1x1cm
1 sdm air jeruk nipis
1 sdt garam

Olesan Panir:
1 putih telur, kocok lepas
150 gram tepung roti kasar

Saus :
3 sdm mayonais
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1 sdm air jeruk lemon
2 sdm kental manis putih
2 sdm bawang bombay cincang
2 sdm acar mentimun 
2 sdm peterseli cincang

Minyak goreng Happy Soya Oil secukupnya untuk menggoreng

Cara Membuat :

1. Cuci bersih ikan kakap yang sudah dipotong, lumuri dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan 15 menit. Kemudian cuci dan tiriskan


2. Buat sausnya, dengan mencampur mayonais, garam, merica. Aduk rata. Tambahkan kental manis dan air lemon, aduk kembali. Kemudian tambahkan bawang bombay cincang. Simpan selama 30 menit dalam lemari es. Bagi yang nggak terlalu suka rasa asin, bisa kurangi takaran garamnya ya. Karena biasanya mayonais sudah mengandung rasa asin.


Oiya, di saus ini seharusnya ada acar dan peterseli, tapi saya skip ya. Karena saya nggak suka acar, dan kebetulan nggak dapat peterseli. Untuk aksen hijau pada saus saya tambahkan daun seledri cincang.

3. Panaskan Happy Soya Oil secukupnya, sambil kita menyiapkan ikan untuk digoreng. Celupkan ikan ke dalam putih telur, kemudian balur / lumuri dengan tepung roti. Goreng sampai kecoklatan.


4. Tadaa, fish bites hangat siap dinikmati. Jangan lupa hidangkan dengan cocolan saus mayonais segarnya. Humm, it's so yummy...!

This is it! Fish Bites dengan cocolan saus mayo lezat..!

Kalau gorengnya pakai Happy Soya Oil, nggak dicerewetin sama nenek lagi, hehehe. Ternyata ingin sehat nggak harus berhenti makan enak. Anak-anak juga lahap makannya. Wajib nih sedia Happy Soya Oil di rumah, agar tetap bisa menyajikan gorengan enak kesukaan keluarga.

#JanganBerhentiMakanEnak
#HappyHealthy

Sinopsis Film Big Daddy


Kegabutan saya di malam Minggu karena nggak diajak suami kondangan, akhirnya berakhir dengan nonton film Big Daddy di Fox Family.

Big Daddy, film lawas yang tokoh utamanya diperankan oleh Adam Sandler. Yang nge fans Adam Sandler, mungkin pernah tahu film ini. Saya lumayan suka dengan aktingnya, terutama di film 50 First Date bersama Drew Barrymore

((Btw, ngomonginnya Adam Sandler, Drew Barrymore, ibuk angkatan berapa siih.. Hahhaa.. Iyaa angkatan lama, maklumin aja yaa))

Film Big Daddy merupakan film komedi kehidupan. Meskipun disajikan dalam genre komedi, ada nilai positif yang bisa kita ambil.

Adalah Sonny Koufax, pemuda setengah pengangguran yang memilih bekerja paruh waktu hanya 1 hari dalam seminggu sebagai penjaga pintu tol. Usia 30 tahun dia sudah mendaftarkan diri untuk mendapat jaminan sosial. Kalau nggak salah di negara barat orang yang tidak mampu bisa mendapat santunan dari negara. Ayahnya, Lenny Koufax, yang ternyata seorang pengacara cukup ternama di Florida, sudah angkat tangan menghadapi si Sonny.

Keseharian Sonny, Ayahnya bahkan menganggap Sonny seperti anak usia 6 tahun

Aslinya, Sonny ini orangnya baik gaes.. Dia tulus, jujur dan selalu bicara apa adanya. Kadang-kadang kejujurannya itu yang bikin orang-orang disekitarnya sebel sama dia. Pola pikirnya  simple, ogah mikir masa depan terlalu ruwet. Nggak visioner banget pokoknya. Hal ini membuat Vanessa, pacarnya, nggak betah lagi sama Sonny.

Nggak disangka, suatu hari, tiba-tiba datang Julian seorang anak usia 5 tahun di kehidupan Sonny. Julian sebenarnya anak Kevin, teman se apartemen Sonny, hasil 'kecelakaan'  Kevin dengan seorang perempuan. Sayangnya, saat itu Kevin sedang berada di China untuk urusan pekerjaan.

Sonny memutuskan untuk mengasuh Julian sampai Kevin kembali ke Florida. Untuk itu, dia terpaksa mengelabui Dinas Sosial dengan mengaku sebagai Kevin. Dalam pikirannya, dengan mengasuh Julian, Vanessa akan berfikir bahwa dia adalah pria yang bertanggung jawab. Ketika Sonny menemui.Vanessa bersama Julian, ternyata Vanessa sudah jadian dengan pria lain yang dianggapnya lebih mapan.

Wajah polos Julian

Meski 'kacau' Sonny berusaha menjadi ayah yang baik untuk Julian

Kisah seru, lucu dan bikin gemes meliputi hari-hari Sonny bersama Julian. Bagaimana tidak ? Pola pengasuhan yang diterapkan Sonny sangat out of the box. Dia berbuat kebalikan atas apa yang ayahnya lakukan dalam pola pengasuhan kepada dirinya. Alih-alih mengajarkan hal-hal yang baik, Sonny justru mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan apa yang lazim diajarkan kepada anak kecil. Misalnya, ketika Julian ngompol atau muntah, dia hanya menutup bekasnya dengan koran, dia membebaskan Julian memilih apa yang ingin dia kenakan, ngajarin Julian pipis sembarangan, ngajarin jahil, ngakalin harga di minimarket dan banyak lagi. Dijamin gemes deh kalau lihat pola pengasuhan Sonny ke Julian.

First day school nya Julian

Puncaknya ketika Julian sudah sekolah, Sonny tentu saja mendapat teguran dari Kepala Sekolah tentang kebiasaan buruk Julian.

Yang saya salut dari sikap Sonny, dia nggak pernah marahin Julian ketika rewel. Dia bahkan merelakan tidak menonton tayangan perlombaan football favoritnya gegara Julian ingin menonton VCD Kangaroo Sing. Dia pun rela berkostum Scuba Steve, superhero kesayangan Julian. Dengan kostum itu Sonny mengaku sebagai Scuba Sam, ayahnya Scuba Steve kemudian menasehati Julian. ( Ceritanya si superhero tiba-tiba mengetuk pintu dan memberi nasehat yang baik-baik pada Julian. Lucunya cara ini manjur ternyata.. Hehe.. )


Pas Sonny lagi sayang-sayangnya ke Julian, tiba-tiba petugas Dinas Sosial datang dan mengambil Julian. Mereka sudah tahu bahwa Sonny bukanlah Kevin. Dan malangnya, Sonny dijerat pasal penipuan karena dia mengaku sebagai Kevin untuk mendapatkan hak asuh atas Julian.

Apakah Sonny berhasil mendapatkan hak asuh atas Julian? Scene ini cukup menegangkan. Sonny berada di sidang pengadilan menghadapi tuduhan dari Dinas Sosial. Teman-temannya yang pengacara dengan sukarela membantu Sonny. Nah kan, meski pemalas dan kacau, Sonny orangnya setia kawan. Ketika dia dalam kesusahan teman-temannya mau bantuin dia.

Saksi dan fakta tentang kehidupan keseharian Sonny membuat dia hampir kehilangan hak asuh atas Julian. Sonny dianggap tidak mampu dan tidak pantas menjadi ayah. Terakhir, Sonny meminta Lenny Koufax, ayahnya, untuk memberikan kesaksiannya. Permintaan ini hampir ditolak oleh hakim. Diluar dugaan, Lenny Koufax justru memberikan kesaksian yang memberatkan Sonny, karena Lenny menyampaikan secara jujur apa yang dia rasakan, bahwa Sonny seorang yang pemalas, tidak bisa diandalkan dan lain sebagainya.

Sonny pasrah dengan keputusan hakim. Pada saat itu, Kevin datang dan memberikan pengakuan bahwa dialah ayah biologis dari Julian. Tentu saja hak asuh Julian jatuh kepada Kevin. Perpisahan yang cukup mengharukan antara Sonny dengan Julian. Julian juga sudah sayang banget ke Sonny. Bagi dia, Sonny adalah sosok ayah yang sangat baik. Namun Kevin meyakinkan bahwa Julian akan baik bersamanya.

Ending

Pada akhir cerita dikisahkan, Julian sudah hidup bahagia dengan Kevin dan Corraine sebagai ibunya. Sonny sendiri sudah menikah dengan Layla, adik Corraine dan memiliki seorang bayi. Pelajaran hidup bersama Julian membuat Sonny menata ulang kembali hidupnya. Dia mau menyelesaikan kuliah dan sudah memiliki pekerjaan yang pantas. Dan, Vanessa mantan pacar Sonny dikisahkan harus bekerja sebagai pelayan restoran, begitu juga dengan suaminya yang dikira seorang mapan dan punya visi kedepan.

Pelukan Sonny kepada Julian

Ringan tapi cukup mengena ya. Di film ini Adam Sandler mendapatkan award dari MTV Movie & TV Award sebagai penampilan komedi terbaik, dan Nickelodeon Kids's Choice Award sebagai aktor film favorit. Masih banyak lagi award yang diterima untuk film ini.

Moral of story, kisah ini cukup baik untuk mengingatkan para ayah, bahwa kehadiran sosok ayah dalam kehidupan seorang anak, sangat penting. Jangan biarkan anak menjadi fatherless, dengan ayah yang secara fisik ada, namun tidak bisa menjadi 'teman' bagi si anak. Jadilah best sweet daddy buat anak-anak kalian.

Semoga bermanfaat

Sensasi Pijat Refleksi di Rumah Dengan GO MASSAGE, Harga Mulai 60 Ribuan Saja!

Aktivitas ibu rumah tangga, memang tak ada habisnya. Dari mulai dari bangun pagi sampai malam menjelang tidur. Pijat sebagai terapi, bagus dilakukan untuk relaksasi otot-otot yang lelah beraktivitas. Jika badan sudah terasa kaku, pegal seperti capek yang menumpuk, itu tandanya badan mengirim sinyal minta dipijat.

Saya nih, termasuk penggila pijat. Biasanya saya memanggil tukang pijat urut tradisional. Cuma sedihnya, si ibu pijat langganan saya ini sering sibuk jadwalnya. Karena selain melayani panggilan pijat, dia juga bekerja di sebuah rumah sakit swasta. Tak jarang saya harus menunggu satu atau dua hari untuk pesan pijat. Apa boleh buat, sayapun sabar menanti, demi untuk menikmati pijatannya.

Tapi sejak dikenalin dengan aplikasi Go Life oleh teman saya, saya nggak perlu lagi menunggu 1-2 hari untuk mendapatkan jasa pijat panggilan ke rumah. Tinggal buka aplikasinya, lakukan order jasa pijat yang saya inginkan dan duduk manis dirumah menunggu penyedia jasa pijat datang ke rumah. Weeh, canggih kaan.. Pesan pijat aja bisa online sekarang!

Cara Pesan Go Massage :

Cara menggunakan aplikasi Go Life sangat mudah. Begini caranya,

1. Unduh dan pasang aplikasi Go Life dari Playstore di smartphone,  kemudian lakukan pendaftaran di aplikasi tersebut.


2. Pilih jasa yang ingin kita gunakan. Fitur yang terdapat pada menu Go Massage ada 3 ( tiga ) yaitu,

✔ Body Rejuvenation, pijat relaksasi untuk semua anggota keluarga

✔ Reflexology, pemijatan di titik-titik reflesksi tertentu untuk menyegarkan badan

✔ Beauty Massage, kombinasi antara perawatan dan pemijatan kulit.


Jika di ibu langganan pijat saya hanya bisa pijat urut biasa, kali ini saya memilih layanan Reflexology.  Penasaran euy..

Menurut yang saya baca di salah satu laman kesehatan, reflexology atau pijat refleksi berbeda dengan pijat urut biasa. Pijat ini berfokus pada beberapa titik di bagian tubuh tertentu. Misalnya, kaki, tangan atau telinga. Para ahli pengobatan tradisional meyakini, bahwa titik-titik tersebut berhubungan dengan semua saraf organ internal di tubuh.


Setelah menentukan layanan yang kita pilih, kita tinggal mengisi semua pertanyaan yang ada di form order. Seperti mengisi jenis kelamin, lama layanan yang diminta dan sebagainya. Aplikasinya sangat user friendly, mudah sekali digunakan.

Tarif pijat refleksi mulai Rp. 65.000 saja


Jangan lupa, tentukan pilihan referensi jenis kelamin penyedia jasanya ya..

Tarif untuk layanan Reflexology mulai dari Rp. 65.000, - untuk durasi 60 menit. Enaknya lagi, di layanan ini disediakan fitur memilih jenis kelamin penyedia jasa. Pastinya saya memilih penyedia jasa wanita dong.. !

Langkah selanjutnya tentukan pilihan pembayaran, menggunakan saldo go pay atau tunai. Setelah semua step order dan pembayaran diisi lengkap, kita tinggal menunggu penyedia jasa datang ke rumah kita. Mudah sekali ya..

Fasilitas yang disediakan untuk layanan Reflexology & Light Massage

Karena saya memilih layanan Reflexology & Light Massage, saya mendapat pemijatan ringan di beberapa bagian tubuh. Lumayan, cukuplah untuk menghilangkan pegal-pegal.

Manfaat Pijat Refleksi

Selain menghilangkan pegal-pegal, pijat refleksi juga dipercaya mampu memberikan manfaat antara lain:

✔ Memberi efek relaksasi dan mengatasi kegelisahan atau kondisi psikologis yang terganggu.

Pijat refleksi ini dilakukan di bagian tangan dan kaki. Selain meningkatkan relaksasi, dapat juga membantu tidur lebih nyenyak.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa efek pijat refleksi pada ibu hamil dapat memberikan dampak yang baik dalam mengatasi rasa lelah dalam kehamilan.

✔ Melancarkan peredaran darah

Terdapat satu titik di telapak kaki yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Maka jika pijat refleksi dilakukan secara tepat, dapat mempengaruhi fungsi jantung dan melancarkan peredaran darah.

✔ Meredakan sakit kepala
Ya, pijat refleksi dipercaya dapat mengurangi sakit kepala jika rutin dilakukan. Sebuah penelitian menunjukkan 23% penderita migrain mengatakan tidak lagi merasa sakit, dan 11% berhenti mengonsumsi obat-obatan ketika rutin melakukan pijat refleksi.

✔ Baik untuk penderita diabetes melitus

Pijat refleksi dipercaya dapat mengontrol kadar darah dan mengurangi komplikasi pada penderita diabetes.

✔ Mempercepat penyembuhan luka, karena saat refleksi aktivitas syaraf meningkat sehingga sirkulasi darah dan keseimbangan metabolisme juga meningkat. Sel-sel dapat tumbuh lebih cepat, sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka.

✔ Mengatasi konstipasi/sembelit

Tarif Layanan Reflexology

Oiya, berikut informasi daftar tarif pada layanan Reflexology ( tarif yang berlaku pada saat tulisan ini dibuat, tarif dapat berubah sesuai kebijakan Go Life, yaa )

1. Reflexology & Light Massage
    Durasi 60 menit = Rp. 65.000
    Durasi 90 menit = Rp. 90.000
    Durasi 120 menit = Rp. 120.000

2. Body Massage & Foot Reflexology
    Durasi 90 menit = Rp. 150.000
    Durasi 120 menit = Rp. 200.000

3. Foot Reflexology.
    Durasi 60 menit = Rp. 70.000
    Durasi 90 menit = Rp. 95.000

Pijat refleksi merupakan salah satu teknik pengobatan yang berasal dari Tiongkok dan Mesir. Ternyata banyak sekali ya manfaat pijat refleksi.

Nggak salah saya memilih reflexology pada layanan Go Massage ini. Buat ibu-ibu yang mau pijat, tapi bingung kemana atau nggak bisa ninggalin anak, nggak perlu bingung-bingung lagi. Manfaatkan aplikasi Go Life dan layanan Go Massage.

Yuk Bikin Pembalut Kain Sendiri...!


Sudah dua periode menstruasi ini saya memakai pembalut kain bikinan sendiri. Alhamdulillah, aman  nyaman dan hemat pulak..! Dan yang terpenting, lega karena sudah nggak nyumbang sampah pembalut lagi setiap bulan.

Sebenarnya nggak baru-baru ini aja sih, saya memakai pembalut cuci ulang. Dulu banget, saya sudah pernah mencoba beralih ke pembalut kain, tapi entah karena kualitas yang kurang bagus atau gimana, makin dicuci rasanya pembalutnya semakin kaku. Ingin mencoba merk lain, belum kesampaian untuk beli lagi. Alhasil, balikan lagi deh, sama pembalut sekali pakai.

Kebetulan, pas lagi buka-buka instagram saya melihat postingan akun @substitute.makerspace yang sedang mengadakan lokakarya membuat pembalut kain. Narasumbernya komunitas Needle n Bitch dari Yogyakarta. Langsung dong, saya daftar..

Foto bareng mbak Mita ( tengah ) dari Needle n Bitch seusai lokakarya
Selain mendapat kit untuk praktek membuat pembalut, kami juga diberi zine datang bulan. By the way, saya baru tahu kalau zine itu singkatan dari fanzine atau magazine. Menurut Wikipedia, artinya sebuah media cetak alternatif yang diterbitkan secara personal atau kelompok kecil, dan direproduksi dengan cara difotokopi.

Sejarah Pembalut dan Menstruasi

Zine datang bulan berisi sejarah menstruasi dan pembalut sejak jaman awal Masehi. Ternyata, di masa-masa awal Masehi kaum perempuan belum menggunakan alat bantu apapun untuk menstruasi. Kebanyakan mereka menghabiskan waktu untuk duduk di sebuah tempat dengan alas yang mampu menyerap cairan menstruasinya. Kemudian, mulailah digunakan bahan penyerap yang bisa dipasang pada tubuh. Bahan yang digunakan berbeda-beda di setiap negara. Di Mesir Kuno misalnya, mereka menggunakan papirus, di Hawaii menggunakan daun pakis, di Afrika menggunakan lumut rumput atau tanaman lain, sedangkan di Indonesia menggunakan serat sayuran.

Agak lebih maju, di Jepang sudah menggunakan tampon kertas, di China menggunakan potongan kain atau lap, di Roma menggunakan wol dan di Eropa menggunakan kapas dan spons.

Model pembalut perempuan terus mengalami evolusi seiring perkembangan zaman. Di tahun 1867 sempat muncul menstrual cup ( tapi belum seperti mens cup sekarang yang bisa dimasukkan ke dalam ms V ). Model mens cup yang muncul pertama kali berupa mangkuk penyerap cairan yang dimasukkan ke dalam kain dan dikaitkan pada ikat pinggang. ( Weww.. Nggak kebayang repotnya yaa..)
Sekitar 9 tahun kemudian, mens cup berbahan karet baru ditemukan.

Pada awal abad ke 19, para perawat di rumah sakit Eropa menemukan ide untuk membuat pembalut sekali pakai dari bahan yang tersedia di rumah sakit, perban dan pulp kayu. Ide mereka kemudian diadopsi beberapa perusahaan dan mulai diproduksi massal di era 1900 an. Namun karena harganya yang cukup mahal, hanya kalangan kaya saja yang mampu membelinya.

Sebenarnya, di tahun 1896 Johnson & Johnson sudah memproduksi pembalut sekali pakai dengan harga terjangkau melalui Lister's Towel. Sayangnya, kurang sukses di pasaran. Saat itu, iklan yang berbau 'dalaman' masih dianggap tabu sehingga tak banyak perempuan yang mengetahui bahwa produk tersebut sudah ada.

Tahun 1926, Dr. Earle Haas menciptakan sebuah tampon modern yang dapat dipakai semua kalangan. Produk ini dipatenkan dengan merk Tampax. Meski begitu, Tampax masih belum sepenuhnya diterima pasar. Masih ada kekhawatiran akan dampak penggunaan tampon terhadap kesehatan dan aktivitas seksual. Baru setelah American Medical Association menyetujui penggunaan Tampax di tahun 1945, produk ini dapat leluasa menembus pasar.

Di Indonesia, Softex menjadi pelopor penggunaan pembalut sekali pakai dan menjadi pemimpin pasar pembalut di tahun 1980 an. Pantas saja ya, sering banyak yang salah kaprah menyebut pembalut dengan kata softex.

Fakta Tentang Pembalut Sekali Pakai

Saat ini, beraneka merk pembalut sekali pakai beredar di pasaran. Beragam varian, teknologi dan harga yang cukup terjangkau. Merk yang biasa saya pakai, kemasan isi 10 pads dibandrol 4000-5000 rupiah. Artinya, harganya hanya sekitar 500 rupiah saja sebiji ! Murah banget ya..

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa proses pembuatan pembalut sekali pakai yang berasal dari bahan baku kertas bekas dan pulp, dilakukan proses bleaching untuk memutihkan kembali kertas bekas tersebut. Bahan kimia yang digunakan pada proses produksi tersebut akan mengakibatkan kandungan zat dioxin pada pembalut sekali pakai. Dioxin dikenal dengan nama kimia Tetraclorodibenzo-p-dioxin atau atau TCDD. Rumus kimianya adalah C12H4O2C14
Dioxin merupakan salah satu dari senyawa kimia beracun yang bisa larut dalam lemak dan sangat stabil sehingga bakteri di alam pun tidak bisa menguraikannya. Dampak zat dioxin bagi tubuh antara lain vulva cancer, ovary cancer, kista, miom dan keputihan.

Meskipun sudah banyak beredar informasi kesehatan mengenai dampak pembalut sekali pakai, namun faktor kepraktisan sepertinya masih membuat produk ini laris manis di pasaran.

Belakangan, ketika gaya hidup go green dan zero waste mulai banyak diminati berbagai kalangan, penggunaan pembalut cuci ulang mulai menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Sudah banyak kita jumpai produk pembalut cuci ulang yang  dijual di pasaran. Dengan variasi bentuk dan motif yang lucu-lucu, membuat pembalut cuci ulang tidak lagi terkesan kuno.

Foto dari ig @pembalutkainjelita

Foto dari IG @pembalutkainjelita

Foto dari IG @yuspin.sidoarjo

Yuk, Bikin Pembalut Kain Sendiri..!

Harga jual pembalut kain dipasaran masih lumayan mahal, meskipun jika dihitung jangka waktu pemakaian yang di klaim bisa sampai 2 tahunan, jatuhnya kurang lebih sama atau lebih hemat daripada jika membeli pembalut sekali pakai setiap bulan. Tapi, kalau bisa bikin sendiri kenapa tidak mencoba ? Ternyata tidak terlalu sulit kok. Bahan-bahannya nggak perlu pakai kain import yang mahal. Bisa menggunakan bahan - bahan yang ada di sekitar kita.

Alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu:

1. Bahan untuk OUTER, ada 3 lapis yaitu

✔ kain waterproof atau poly,  yang berfungai sebagai lapisan anti tembus. Harga per meternya 15 ribuan. Kain semeter bisa jadi banyak
✔ kain katun motif bebas, untuk cover, bisa memakai kain perca/sisa jika ada.
✔ kain kaos
Untuk kain kaos ini, wajib gunakan bahan yang lembut ya. Biasanya jenis cotton combed 30s. Karena bagian ini yang nantinya akan bersentuhan dengan organ kewanitaan. Tapi nggak harus baru juga lho, coba cek di lemari barangkali ada kaos-kaos yang sudah tidak dipakai lagi. Yang penting lembut dan adem.

2. Bahan untuk FILLING / isian, bisa menggunakan handuk, kain kaos atau microfiber.

Bagian filling ini berfungsi sebagai penyerap dan penampung utama cairan menstruasi. Ketebalan filling bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan.

Dari yang pernah saya coba, bahan microfiber lebih nyaman digunakan sebagai filling karena ringan, daya serap lebih banyak dan empuk.

3. Bahan lainnya

✔ kancing ceplik plastik, harganya 5000 selusin, jika tidak ada bisa kita ganti dengan velcro
✔ benang + jarum jahit
✔ jarum pentul
✔ pensil jahit
✔ mesin jahit jika ada, jika tidak bisa koq kita jahit tangan

Cara membuat pembalut cuci ulang
Alat dan bahan membuat pembalut kain
4. Pola

Ada 3 jenis pola OUTER yaitu
✔ panty liner 'manta ray' atau model ikan pari ( lihat gambar)
✔ reguler pad (lihat gambar)
✔ night pad, polanya sama dengan reguler pad tetapi dibuat lebih panjang dibagian belakang. Panjangnya senyamannya kita aja. Kalau saya, biasanya memakai night pad dengan panjang 29 cm.

Pola outer manta ray

Pola outer reguler pad

Untuk pola FILLING, bisa dicontek modelnya seperti gambar berikut. Ukuran panjang dan lebarnya menyesuaikan ukuran outer ya..
Pola Filling

Nah, setelah alat dan bahan lengkap, yuk kita simak cara membuat pembalut cuci ulang. Saya akan membuat model panty liner manta ray/ikan pari.

Step 1
Gunting bahan outer sesuai pola

Copy dulu pola diatas bahan-bahan outer, bantu rekatkan dengan jarum pentul supaya tidak bergeser. Kemudian gunting sesuai polanya. Jangan lupa, lebihkan sekitar 1 cm untuk ruang jahitan.

Gambar pola diatas bahan outer

Tiga lapis bahan outer setelah digunting sesuai pola. 

Step 2
Gunting filling sesuai ukuran

Pastikan ukuran filling tidak melebihi outer. Setelah itu jahit filling dengan kain kaos. Fungsinya agar filling tidak bergeser ketika dipakai nantinya


Filling setelah dijahit (tampak atas)

Step 3
Mulai menjahit outer yang sudah dipasang filling

Susun outer dengan urutan dari bawah ke atas sebagai berikut

1. Kain katun dengan posisi bagian dalam diluar
2. Kain kaos dengan filling menghadap keatas
3. Tutup dengan kain poly

Kemudian jahit sekelilingnya ( di bagian batas gambar pola tadi ya..) menyerupai huruf U, sisakan 3-4 cm bagian atas terbuka ( tidak dijahit ). Kemudian balik melalui bagian yang terbuka, sehingga kita mendapatkan pembalut dengan susunan

1. Kain kaos sebagai lapisan paling atas
2. Filling
3. Kain poly/waterproof
4. Kain katun sudah menghadap keluar sebagai covernya.

Kemudian jahit bagian atas yang tadi sebagai jalan untuk membalik. Rapikan.

Penampakan setelah dibalik dan dijahit rapi sekelilingnya

Step 4
Pasang kancing ceplik

Pemasangan kancing harus jahit tangan


Setelah dipasang kancing
Dan .. Tadaaa..!! Pembalut kain sudah jadi. Jika tidak dipakai, bisa dilipat seperti ini. Lucu kan..?
Selanjutnya saya mencoba bereksperimen membuat  model lainya, yaitu reguler pad dan night pad. Pola tetap menggunakan pola yang saya dapat di lokakarya hanya saja  saya modifikasi sayapnya, jadi mirip sayap pesawat terbang. Hehhee.. Hasilnya jadi seperti ini.



Tips Menggunakan Pembalut Kain

Tak jarang masih ada respon menyangsikan kenyamanan pembalut kain. Sering diawal sudah membayangkan malesnya nyuci bekas mens sendiri. Memangnya kalau pakai pembalut sekali pakai nggak dicuci apa ya? Hehehe, tetap dicuci juga kan ..?

Bedanya cuma pada proses pengeringan. Jika pembalut sekali pakai habis cuci langsung dibuang, pembalut kain setelah dicuci, dijemur bisa dipakai lagi berulang kali.

Pertanyaan lainnya,bagaimana jika bepergian..? Apakah bisa menggunakan pembalut cuci ulang ? Kenapa tidak ?

Saya sempat bertanya kepada narsum lokakarya kebetulan dari Yogyakarta, dan mereka sedang mengadakan  kampanye kesehatan reproduksi wanita. Otomatis mereka banyak menghabiskan waktu dalam perjalanan. Bagaimana menyiasati penggunaan pembalut kain dalam perjalanan ?

Menurut mb Mita, mereka tetap menggunakan pembalut kain ketika menghadapi periode menstruasi meskipun sedang dalam perjalanan. Lakukan pencucian singkat dulu jika waktu terbatas untuk membersihkan cairan mens pada pembalut, kemudian simpan atau letakkan pembalut kain pada kantong anti air atau wet bag. Lanjutkan pencucian jika sudah berada di tempat yang nyaman semisal hotel atau penginapan.

Oiya, untuk pencuciannya, biasanya saya  menggunakan sabun mandi. Kayaknya sih bisa lebih bersih dan minimal lebih lembut  dibanding deterjen. Teman-teman yang sudah mengamalkan ((mengamalkan)) gaya hidup go green biasanya punya alternatif pembersih yang ramah lingkungan. Mudah-mudahan suatu hari nanti bisa belajar go green lebih banyak lagi.

Berapa minimal stok pembalut kain yang sebaiknya dimiliki? Jika kondisi normal tidak dalam perjalanan, asumsi langsung cuci setelah pakai dan panas matahari cukup untuk menjemur, minimal 6 insyaAllah cukup. Terdiri dari 2 night pad, 3 reguler pad dan 1 panty liner ( thin pad ).

Jika kondisi musim.hujan atau dalam perjalanan sebaiknya dilebihkan ya. Untuk antisipasi jika pengeringannya lama..

Tips diatas berdasarkan pengalaman pribadi saya selama menggunakan pembalut kain cuci ulang. Jika teman-teman punya pengalaman dan tips ketika memakai pembalut cuci ulang, share yuk di kolom komentar.. ^^

Sumber tulisan :
-Lokakarya Membuat Pembalut Kain bersama SUBstitute Makerspace dan Needle n Bitch
-Zine Datang Bulan, yang dicetak dan dibagikan oleh Needle n Bitch

Kehebatan Si Kecil, Nurun Siapa atau Karena Apa ?

Diary novri

"Duh, pinternya... Anak siapa sih ?"

Sering ya, kita mendengar orang tua yang ngudang anaknya seperti itu ? Itu bukan karena amnesia lupa sama anak sendiri hehehe..  Tapi memang stereotip masyarakat kita bahwa kehebatan si kecil identik dengan faktor turunan dari orang tuanya. Sebenarnya,  hal tersebut mitos atau fakta ya ?

Pertanyaan ini terjawab ketika saya mengikuti event Parenting Club bertajuk "Perkembangan Otak, Kunci Kehebatan Si Kecil" yang diselenggarakan oleh komunitas Parenting Club dan Clozette ID.

Event ini diadakan di The Consulate, Jalan Darmokali No. 10 Surabaya, dan dihadiri sekitar 27 Mams dari Surabaya dan sekitarnya. Narasumber yang dihadirkan  yaitu seorang pakar tumbuh kembang anak Dr. dr. Ahmad Suryawan, Sp A(K) atau yang akrab disapa Dokter Wawan, dan Mam Lily dari Wyeth.

Ahmad Suryawan
Dokter Wawan
Sebelum materi dari Dokter Wawan, para Mams yang hadir diajak  pemanasan dulu, dengan menjawab benar atau salah dari pertanyaan-pertanyaan mengenai tumbuh kembang anak. Bisa nggak saya ? Hmm, lumayan memeras otak juga ternyata..! Hehehe..

Mengawali sesi, Dokter Wawan menyuguhkan slide foto dua abege berprestasi asal Indonesia. Siapakah mereka ? Ini dia fotonya..

Kiri: Yuma Soerianto Kanan: Joey Alexander
( sumber foto : instagram)

Yup.. Yuma Soerianto dan Joey Alexander.

Yuma Soerianto, pada usia 10 tahun  menjadi peserta termuda di  WWDC ( Worldwide Developers Conference ) 2017 di Amerika Serikat. Yuma juga berhasil meraih beasiswa WWDC  sejak tahun 2017, 2018 sampai dengan 2019. Saat ini, Yuma berusia 12 tahun dan sudah berhasil mengembangkan 9 aplikasi berbasis iOS.

Joey Alexander, 15 tahun, keahlian bermusiknya sudah diakui dunia yang dibuktikan dengan berhasil menjadi nominasi pada ajang bergengsi Grammy Award kategori Best Jazz Instrumental Album.

Dua-duanya prestasi yang nggak maen-maen, gaess... Tingkat dunia lho!

Seketika pertanyaan yang ada di benak saya adalah, waktu kecil dikasih nutrisi apa ya sama orangtuanya, kok bisa jenius gitu..?

Nah, kalau tadi katanya kehebatan si kecil diduga sebab faktor keturunan, sekarang faktor makanan atau asupan nutrisi. Jadi sebenarnya, bagaimana sih fakta dibalik kehebatan si kecil ? Penjelasannya secara gamblang disampaikan Dokter Wawan dalam acara berdurasi sekitar 60 menit tersebut dan coba akan saya rangkum dalam artikel ini.

(Warning :  siapkan cemilan dan kopi, trus cari posisi duduk yang enak yaa.. ( rebahan juga boleh) karena artikel ini cukup panjang hehehe..)

Menurut yang disampaikan Dokter Wawan, kehebatan anak bisa dipengaruhi oleh faktor nature dan nurture. Faktor nature yaitu faktor genetika yang diturunkan dari orang tuanya. Bagaimana jika faktor genetiknya berpotensi membawa hal yang negatif ? Faktor genetik merupakan sebuah potensi alami dan jika faktor genetik ini berpotensi membawa hal yang negatif, faktor nurture yaitu nutrisi dan stimulasi dapat diupayakan untuk mendukung perkembangan anak menjadi lebih baik.

Dokter Wawan menyebutkan contoh, bangsa Jepang, dalam perkembangannya, bangsa Jepang sekarang tidak lagi identik dengan tubuh pendek. Ini terjadi karena pola pengasuhan dan asupan nutrisi yang diberikan. Hal itu membuktikan bahwa  faktor nurture turut berperan penting dalam perkembangan anak

Nurture The Exceptional


Sstt, siapa diantara Mams semua yang suka menyusui atau menggendong si kecil sambil mainan handphone ?

Ups!!!!

Saya cukup terkejut dengan penjelasan Dokter Wawan mengenai korelasi penggunaan handphone di dekat anak usia dibawah 2 tahun. Di masa-masa menyusui dulu saya cukup sering menyusui sambil pegang handphone. Entah menjawab WhatApp, atau hanya scrolling medsos yang sebenarnya unfaedah. Aktivitas ini, sebaiknya dihindari. Komunikasi antar sel otak berjalan melalui transmisi sinyal kelistrikan dan kimiawi ( zat neuro transmiter ). Sedangkan pada usia 0-18 bulan, struktur kelistrikan otak anak masih sangat rawan. Gelombang listrik yang berasal dari handphone dapat mengganggu komunikasi antar sel otak.

Nah, jadi jika ada anak yang dalam tumbuh kembangnya terganggu, secara kasat mata terlihat kurang dapat merespon jika diajak  berkomunikasi, kurang lebih seperti itulah yang terjadi. Jadi bukan hanya karena akses visual ke handphone ( terlalu sering menonton film dari hp) tetapi juga faktor gangguan sinyal kelistrikan itu tadi.

Analogi yang dicontohkan, jika kita meletakkan handphone di dekat televisi, ketika handphone menangkap sinyal, akan terjadi getaran pada layar dan gangguan suara pada televisi. Makanya sering kita dengar larangan meletakkan handphone di dekat televisi. Kurang lebih begitulah yang terjadi pada otak anak jika berdekatan dengan handphone.

(Nah, tv aja nggak boleh deket-deket hape, gimana dengan otak anak ??????)

Pada usia 0-2 tahun, otak anak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dari ukuran yang hanya 25% otak orang dewasa, selama usia 2 tahun itu akan berkembang hingga mencapai 85% ukuran otak orang dewasa. Karena itulah, usia 0-2 tahun disebut  golden age period. Di masa emas pertumbuhan itulah pentingnya diberikan asupan nutrisi dan stimulasi untuk mendukung kehebatan dalam tumbuh kembangnya.

Kehebatan anak merupakan salah satu cerminan dari struktur dan aktivitas otaknya. Bagian yang paling banyak terlibat dalam pembentukan kehebatan  anak adalah lapisan korteks. Lapisan korteks ini akan berkembang terus secara bertahap dan mencapai puncaknya saat remaja.

Bedanya, pada anak berkemampuan "biasa" lapisan korteks ini menebal pada saat usia kanak-kanak dan menyusut atau berkurang ketika mencapai usia remaja. Sedangkan pada anak yang  berkemampuan "hebat" pada saat usia kanak-kanak lapisan ini relatif tipis, dan menebal saat remaja.

Artinya, otak anak hebat akan semakin canggih dengan bertambahnya usia dan mencapai puncak potensinya pada masa remaja.

Dr. dr. Ahmad Suryawan Parenting Club
Proses perkembangan otak

Well, mudah-mudahan sampai disini jelas ya bagaimana faktor nurture dan nature dapat berpengaruh dalam perkembangan otak anak...

(Sudah selesai ? Beluum, masih banyak..)

Proses selanjutnya adalah tahap ketika anak belajar. Apa yang terjadi dalam otaknya ?

Anak adalah peniru ulung. Apa yang dia lihat, dengar dan rasakan ditangkap otak sebagai stimulasi. Otak anak akan bekerja atas dasar memproses informasi melalui mekanisme komunikasi antar sel otak.

Sebelum anak memperoleh stimulasi, luas sirkuit yang tersedia hanya terbatas pada luas yang didapatkannya secara genetika. Dengan kondisi sirkuit yang mudah berubah. Setelah anak belajar, dalam hal mendapatkan stimulasi, luas sirkuit otak akan semakin besar. Sirkuit otak untuk kemampuan dasar akan terbentuk dahulu, sedangkan sirkuit otak untuk kemampuan lanjutan akan terbentuk kemudian. Sirkuit yang terbentukpun akan semakin luas dan bersifat permanen.

Setelah memahami  proses pembentukan otak dan apa yang terjadi dalam otak anak ketika belajar, next question adalah.. Bagaimana cara mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak anak ? 

Ya, jawabannya adalah NUTRISI dan STIMULASI.

Asupan nutrisi bertujuan untuk membentuk dan mematangkan sel-sel otak, sedangkan stimulasi bertujuan membentuk dan memperkaya jaringan koneksi antar sel otak. Duet maut mantab antara nutrisi dan stimulasi yang tidak terpisahkan sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan kehebatan si kecil.

Daftar nutrisi yang bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak anak, sebagai berikut :

Protein - Energi : pembentukan koneksi antar sel otak. Juga produksi untuk berbagai faktor untuk pertumbuhan otak.

Zat Besi : membantu pembentukan dan fungsi kerja sel otak. Pembentukan selubung yang mempercepat aliran persarafan.

Zinc / Seng : produksi molekul kimiawi yang mempercepat aliran persarafan.

Tembaga : membantu pembentukan dan fungsi kerja sel otak.


Asam Linoleat, Asam Linolenat, Kolin dan DHA : berfungsi membantu pembentukan koneksi antar sel

Sphingomyelin dan Fosfolipid : berfungsi membantu pembentukan selubung yang mempercepat aliran persarafan.

Kalsium : berfungsi membantu produksi molelul kimiawi yang mempercepat aliran persarafan

Vitamin D : membantu perkembangan area otak khusus untuk menyimpan memori dan proses belajar.


Sampai disini makin klir atau lieur Mams ? Semoga klir ya..

Setelah kita memahami bagaimana mengoptimalkan perkembangan otak, selanjutnya kita belajar melakukan penilaian kehebatan anak. Bagaimana caranya ? Apakah dengan berdasar perbandingan dengan anak sebayanya ?

Big NO !

Jangan bandingkan kemampuan anak kita (bahkan anak orang lain) dengan anak lainnya, meskipun itu sebaya.

Misal,

"Eh, anaknya bu X, 11 bulan sudah bisa jalan loh, si adek udah mau 18 bulan masih ngesot aja..."

Ingat Mams, dibandingin itu sakiiiit... Bayangin aja kalau suami bilang,

"Kayak bu X dong Maa... Pinter masak, pinter dandan..."

Aduduuu... Bisa-bisa perang dunia meletus lagi.

Jadi harus dibandingkan atas dasar apa ? Bandingkan dengan kemampuan si anak sendiri berdasarkan penilaian yang reguler dan rutin. Serta gunakan parameter perkembangan otak anak sesuai tahapan usia bukan menggunakan parameter keinginan orangtua.

Just info, sebagai tools untuk membantu mengembangkan kehebatan si kecil, laman Parenting Club ID menyediakan fitur menarik - menarik yang dapat diakses oleh Mams semua. Hal ini disampaikan Mam Lily dari Wyeth Nutrition.

Mam Lily dari Wyeth Nutrition

Fitur tersebut antara lain:

✔ Kalkulator Akal Fisik Sosial

Kalkulator Akal Fisik Sosial adalah tool yang dikreasi dan diverifikasi oleh Dokter Wawan.

Kalkulator ini dapat membantu orangtua menilai tingkat sinergi Akal Fisik dan Sosial si Kecil usia 6 bulan sampai 7 tahun. Pada fitur ini Mam dapat menjawab pertanyaan sesuai dengan jenjang umur si Kecil dan menemukan hasil serta rekomendasi yang tepat untuk mengembangkan sinergi Akal Fisik Sosial si Kecil.

Smart Strength Finder

Smart Strength Finder adalah tool yang dirancang oleh Thomas Armstrong, Ph. D yang dapat membantu orangtua mengenali kehebatan si Kecil. Mam dapat menjawab pertanyaan seputar perilaku si Kecil pada fitur tersebut dan melakukan tesnya secara berkala.

Selain itu laman Parenting Club ID juga menyajikan beragam informasi penting dan menarik seputar fakta dibalik kehebagan si kecil, informasi nutrisi lengkap dan metode stimulasi yang bisa dicontek dalam membersamai tumbuhkembang si kecil. Preview laman Parenting Club ID dapat dilihat pada video  berikut ini :



Pada sesi tanya jawab, menanggapi pertanyaan dari para Mams yang sangat antusias, Dokter Wawan memberikan clue mengenai pola perilaku anak sejak usia 1 tahun sampai dewasa.

Usia 0 - 1 tahun : I'm what I given
Usia 1 - 3 tahun : I'm what I will
Usia  3 - 6 tahun : I'm what I can imagine
Usia 6 - 12 tahun : I'm what I can learn
Usia 12 - 18 tahun : I'm what I am

Hmm, clue yang singkat namun penting banget untuk pegangan kita menghadapi si kecil.

Last but not least, Dokter Wawan memberikan quote yang sangat bagus, bahwa anak yang hebat muncul dari ibu yang hebat. Dokter Wawan juga mengingatkan para Mams agar selalu melengkapi si kecil dengan nilai-nilai  spiritual agar kehebatan si kecil senantiasa dilakukan untuk kebaikan

"Kehebatan anak tidak hanya diarahkan tetapi harus dilengkapi dengan nilai spiritual agar digunakan untuk hal-hal yang baik," Dr. dr. Ahmad Suryawan, Sp. A(K)


Bersyukur banget saya bisa mengikuti event bergizi seperti ini. Mudah-mudahan Parenting Club mau mengundang saya lagi di event berikutnya.

perkembangan otak
Berfoto bersama Dokter Wawan dan Mam Lily di akhir acara

Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat ya..

Salam,

Custom Post Signature

Custom Post  Signature