Follow Me @diarynovri

Jumat, 08 Maret 2019

Review Ozora Serum Vitamin C

Maret 08, 2019 22 Comments

Ngomongin tentang skincare, pasti nggak lepas dari ngomongin tentang serum. Buat sebagian orang, si mungil yang kerap mendapat julukan beauty hero ini merupakan step wajib dalam daily routine skincare. Begitu pentingkah sebuah serum? Penasaran dong saya. Dan ibarat pepatah, pucuk dicinta ulam pun tiba, alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk mencoba dan mereview Serum Vitamin C dari Ozora Skincare.




Isi paket dari Ozora Skincare

Paket dari Ozora saya terima kurang lebih 3 minggu yang lalu. Isinya botol kecil serum vitamin C isi 20 ml. Harganya di kisaran Rp. 125.000,- Produk ini didistribusikan oleh CV. Naturel Care Global dan diproduksi oleh CV. Nosin Indonesia. Keduanya berlokasi di Yogyakarta

Ozora Vitamin C Serum ini, diklaim memiliki kandungan vitamin C murni yang bermanfaat menstimulasi kolagen sekaligus sebagai antioksidan yang mampu mengurangi kerutan dan membuat wajah lebih cerah. 

Packaging
Ozora Vitamin C Serum dikemas dalam box putih, dengan tulisan dominan warna hijau. Keterangan manfaat dan cara pemakaian dicantumkan jelas pada box dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Terdapat juga stiker hologram bertuliskan NOSIN, untuk menjamin keaslian produk.


Sedangkan cairan serumnya diwadahi botol kaca dengan tutup pipet. Isinya 20 ml atau 0,67oz. Mungil banget yak..! Tentu saja, karena serum merupakan cairan konsentrat jadi pemakaiannya pun cukup beberapa tetes sudah bisa meng cover seluruh area wajah dan leher. Material botol yang terbuat dari kaca membuat saya sedikit was - was, kalau sampai jatuh, weww berabe nih. Yang pasti, saya amankan dulu dari jangkauan anak-anak, hehe..^^

Ingredients :
Aqua, Methylsilanol Acorbate, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Propylene Glycol, Citric Acid, Diazolidinyl Urea, Xanthan Gum, Dmdm Hydantoin, Tetrasodium Edta, Sodium Hyaluronate

Cara Pemakaian :
Saya memakai serum ini sesuai petunjuk  pemakaian yang tertera pada kemasan, yaitu diusapkan pada wajah pagi dan malam. Tentunya melengkapi skincare yang sedang saya pakai saat ini. Untungnya, Ozora Serum Vitamin C ini aman-aman saja digunakan dengan produk skincare lain. Jadi urut-urutan tahapannya seperti ini nih, setelah membersihkan wajah saya gunakan toner, kemudian tunggu sampai toner terasa meresap dan kering di wajah, baru usapkan Ozora Serum Vitamin C. Kemudian tunggu lagi sampai serum meresap, baru lanjutkan dengan treatment lainnya, yaitu sunblock atau day cream untuk aktivitas pagi sampai siang, atau night cream untuk malam hari.

Oiya, di awal-awal pemakaian saya merasakan ada efek pedih di mata ketika di aplikasikan di sekitar area mata. Tapi ketika pemakaian selanjutnya sudah tidak terasa lagi. Untuk respon kulit, nyaman-nyaman saja, tidak terasa pedih atau gatal.

Hasil :
Setelah pemakaian kurang lebih 2 minggu, manfaat yang di klaim oleh produk ini cukup terasa. Kerutan-kerutan halus di wajah mulai berkurang. Maklum lah, di usia saya yang 30++ ( atau lebih tepatnya 40-  haha..) kerutan-kerutan halus mulai banyak bermunculan. Jadi, menurut saya produk ini recommended untuk mengurangi kerutan. Efek lain, kulit terasa lebih segar dan lebih kenyal. Ketika produk diaplikasikan ke wajah, tercium aroma vitamin C nya ( seperti jeruk, atau lemon gitu deh..) yang memberikan efek aromatherapy membuat pikiran lebih fresh
Foto setelah pemakaian Ozora serum vit. c 
kurang lebih 2 minggu (tanpa krim wajah, tanpa bedak, tanpa edit/filter)

Untuk efek brightens nya di saya masih belum terlalu terlihat. Mungkin efek brightens ini akan lebih terlihat setelah pemakaian lebih dari 2 minggu. Atau jika dibarengi dengan pemakaian krim pencerah dari brand yang sama.

Plus :
- tidak lengket
- cepat meresap
- aromanya segar
- sudah ada nomor BPOM
- bebas alkohol
- bebas pewangi
- bebas pewarna tambahan
- no animal testing

Minus :
- Botol kaca, bikin was-was. Bisa jadi botol berbahan kaca untuk mempertahankan kandungan serum, (mungkin lho ya.. ) Tapi seandainya bisa dikemas dalam botol plastik akan lebih aman.
- Harga cukup mahal. Emm, relatif sebenarnya kalau masalah harga ya. Kalau untuk saya, lumayan pricey lah. 

Dimana bisa dibeli ?
Produk ini bisa dibeli di marketplace atau langsung ke web resminya di www(dot)ozoraskincare(dot)com 

Ok, that's my honest review tentang Ozora Serum Vitamin C. Info lebih lanjut kalian bisa kepoin akun instagram @ozoraskincare

Terima kasih sudah membaca ya.. 
Punya pengalaman dengan Ozora serum Vitamin C juga ? Atau pernah pakai serum lainnya? Lanjut ngobrol di kolom komentar yuk ^^













Sabtu, 02 Maret 2019

Cara Membuat Kerajinan Sospeso Trasparente

Maret 02, 2019 21 Comments

Hai semua.. Selamat weekend ya^^
Sebenarnya saya punya resolusi, mulai tahun 2019 ini ingin menertibkan postingan di blog. Jadi terjadwal gitu, kayak blog - blog mastah.. haha. Tapi apa daya, keriweuhan emak-emak ini membuatku tak berdaya ( Tuh kan, lagi - lagi alesan..). Etapi, kali ini nggak pakai alasan lagi, mulai pekan ini saya (berusaha) posting satu artikel kategori Craft & DIY di blog. Semoga kalian suka ya..

Kali ini, saya ingin berbagi tentang teknik sospeso trasparente. Apa itu sospeso trasparente ? Dilihat dari namanya seperti berbau-bau dari negeri pizza and lasagna. Yup, Italia !

Sospeso trasparente (ada juga yang bilang sospeso transparante)  merupakan sebuah teknik crafting yang dipopulerkan oleh Monica Allegro dari Italia. Teknik dasarnya hampir sama dengan decoupage, yaitu memotong dan menempel motif ke suatu permukaan. Namun bedanya, pada teknik sospeso motif yang dipotong dan ditempel ke media akan memiliki tampilan 3 dimensi. Sampai disini kebayang kan, cantiknya kayak apa ?

Hasil dari kerajinan sospeso ini dapat diaplikasikan pada berbagai media seperti clutch / dompet, sebagai hiasan pada pigura, wall decor, kalung etnik,  atau yang paling sederhana sebagai bros.

Daaan, setelah lama terpendam akhirnya hasrat saya belajar sospeso kesampaian juga. Yayyy...! Saya ikutan workshop membuat bros batik teknik sospeso yang diadakan oleh Rumah Belajar Craft & DIY Ibu Profesional Surabaya Sidoarjo. 

Ternyata mengerjakan teknik sospeso tidak terlalu sulit. Ada alat khususnya, namanya burin. Stik dengan ujung tumpul berbagai ukuran. Jadi ujung bulatan yang besar, itu untuk membentuk kelopak bunga yang besar, demikian seterusnya. Tinggal menyesuaikan ukuran kelopak bunga yang akan kita bentuk. Sedangkan ujung burin yang agak panjang, fungsinya untuk membentuk volume pada daun. Begini nih, penampakan burin.

Harga sepasang burin ini sekitar 50 ribuan.
Dari hasil googling saya menemukan bentuk burin selain dari bentuk yang saya pakai. Tapi saya belum tahu kegunaannya, mungkin untuk sospeso yang sudah teknik advance kali yah..

Selain burin sebagai tool utamanya, sospeso membutuhkan bahan-bahan antara lain sebagai berikut :

Kain batik, gunting, emboss pad, burin
dan contoh bros sospeso

1. Motif yang akan dibuat sospeso
Motif ini bisa diambil dari motif bunga pada kain batik, brokat atau bahan katun. Karena workshop kali ini membuat bros batik, jadi saya menggunakan kain batik sebagai medianya

2. Neutral Film / Mika transparante (mika khusus sospeso)
Sekilas mirip mika untuk jilid fotokopian, hehe.. Tapi beda lho! Mika transparante ini teksturnya lebih tebal, lebih kuat dan lebih lentur dari mika jilid. Kemarin saya menggunakan mika yang polos.

Ada juga yang sudah bermotif, harganya sekitar 80 ribuan per pack.

3. Emboss pad
Emboss pad ini digunakan sebagai alas meng embos. Atau saat membentuk motif menjadi 3 dimensi menggunakan burin. Bisa menggunakan spon kira - kira tebalnya 0,5 atau 1 cm.

4. Lem Sospeso
Lem khusus untuk mengerjakan sospeso atau decoupage.

Bahan lainnya adalah bahan craft umum seperti manik – manik, peniti bros, kain keras/flannel sebagai alas bros, lem tembak + refill, gunting craft, lilin dan alat pengering.

Tahapan pembuatan sospeso dari bahan batik kayak gini, nih :

1. Kain batik digunting mengikuti motif bunga yang ingin dikreasikan

Kain batik yang sudah
digunting motifnya
2. Rekatkan guntingan motif tersebut pada mika trasparente dengan menggunakan lem, olesi lagi dengan lem pada bagian atasnya. Tunggu hingga kering sempurna


3. Setelah motif melekat pada mika dan kering sempurna, gunting motif tersebut secara presisi mengikuti polanya


4. Layukan ( lumerkan ) mika yang sudah ditempeli motif tersebut dengan menggunakan api pada lilin

5. Ketika mika pada posisi layu, segera lakukan proses emboss menggunakan burin. Dengan cara ditekan ( seperti menguleg ) sehingga terbentuk kelopak bunga yang natural. Lakukan embossing pada semua motif yang sudah tertempel pada mika. Caranya bisa cek seperti pada video berikut:


6. Rangkai motif yang sudah di emboss sehingga membentuk rangkaian bunga yang cantik


7. Jika ingin dijadikan bros, tempelkan alas dari kain keras atau flanel pada bagian belakang rangkaian bunga , kemudian tempelkan peniti bros

Bagaimana, ingin mencoba ? Hasil kerajinan sospeso ini termasuk memiliki nilai jual yang tinggi. Tetapi kembali lagi pada tingkat kesulitan dan kerapiannya juga, sih. Semakin rumit motif sospeso harga jual bisa semakin mahal. Tapi, tak jarang crafter yang lebih suka membuat untuk dipakai sendiri. Namanya juga passion, kan ?

Sekadar catatan aja sih, teknik sospeso untuk bros ini bisa dibilang teknik yang dasar atau pemula.Selanjutnya masih ada teknik sospeso yang lain, yang (kayaknya) lebih sulit. Do'ain yaa, semoga ada rejekinya saya buat belajar sospeso yang lebih advance. Ntar diceritain lagi di blog, hehehe...

Well, sampai disini dulu postingan craft untuk mengisi akhir pekan. Sampai ketemu di blog post berikutnya. Cheers ^^