Jumat, 11 Maret 2011

Asal Muasal

Maret 11, 2011 0 Comments
sejak belajar tentang asal muasal sesuatu, icha rajin menanyakan
tentang asal muasal sebuah benda atau makhluk hidup. Mulai dari
pertanyaan yang serius, sampai ke yang as-bun, walau mungkin menurut
dia itu serius ^^
"Ma, icha itu asalnya dari perut Mama ya?"
"dari Allah, diletakkan di perut Mama.." jawabku sedikit mengoreksi
"kalo adek?''
"sama.."
"kalau mama?"
"dari perut nenek buyut"
"dimana sekarang nenek buyut Ma?'
"sudah meninggal.."
"kenapa meninggal Ma? sudah tua ya..?"
"iya, sakit "
"sakit apa?"
"kena stroke.."
"kena setrom.." *polos mode on*
"bukan, tapi sakit stroke"
"sakit stroke itu apa Ma"
hadeeeh... kabur dah...
"mmm, apa ya..." mikir saya
penjelasannya ngga usah ditulis disini ya.. ^^
entah paham atau tidak dengan penjelasan saya. next question is..
"Ma, kalau sule itu asalnya dari perutnya anje mami (maksudnya kanjeng
mami) ya..?
*gubrak.. $%#^&&^$$#@@!##$%^&

Rabu, 12 Januari 2011

Icha dan Nada, story about friendship

Januari 12, 2011 0 Comments
Ini kisah tentang persahabatan dua generasi. Abi nya Icha dengan Abi nya Nada, kemudian berlanjut (tanpa kami rencanakan) antara Icha (32bulan) dan Nada (29bulan). Kalau versi Abi icha, itulah kekuatan hubungan batin. Hemm... ^,^

Ketika Icha lahir, Nada masih sekitar usia 7 bulan di kandungan. Dan tak lama setelah itu, keluarga Nada pindah ke Jogja karena Abi Nada mendapat beasiswa s2 di UGM. Nada lahir di Jogja. Tak terasa 2 tahun sangat cepat berlalu, Nada and family kembali lagi ke Sidoarjo menempati rumah lama mereka yang tak jauh dari rumah kami.
Dalam kesempatan pertama abi Nada bertamu ke rumah kami, itulah kali pertama Nada dan Icha bertemu. Dan tanpa malu-malu,keduanya langsung asik bermain, seperti sudah lama saling mengenal.
Dalam sebuah kesempatan, kami pun merencanakan picnic bersama, dan bisa ditebak, dua krucil itu sangat bersemangat ! Indah sekali melihat persahabatan mereka. Meski kadang-kadang tidak mengenal waktu. Malam-malam, Icha merengek," Icha mau maen ke rumah Nada, Ma"
Hadeeuhhh !!

Cerita berlanjut, ketika mereka masuk dalam satu pre school yang sama. Namun ternyata, cerita indah ini sebentar lagi harus sedikit berbeda ( saya tidak mau menyebutnya berakhir, I believe that true friendship will never end ). Tadi malam, Abi Nada mengadakan farewell party dengan teman-temannya, termasuk Abi icha pastinya juga hadir. Karena hari Kamis sudah harus terbang ke Samarinda. Mendapat promosi jabatan sebagai Kadis disana. Kabar gembira, tp Kamis besok?... Oh no...! Mendadak sekali.... Bagaimana dengan persahabatan dua makhluk mungil itu? Bergegas aku mencari Umi Nada, yang tengah sibuk menjamu bapak-bapak itu. Harus dapat klarifikasi ini. Sambil mengucap selamat atas promosi suaminya, aku menanyakan kapan mereka pindahan. Berharap mendengar jawaban yang melegakan. Bukan besok atau lusa. Alhamdulillah... Ternyata masih beberapa bulan ke depan, setelah tahun ajaran ini selesai. Karena harus menyelesaikan sekolah dua kakak Nada, Zaki dan Dhiya'. Syukurlah...

Cerita selanjutnya, kalau saya boleh berandai-andai, kami akan bertemu mereka Insya Allah satu atau dua tahun sekali. Jiika ada rizki dan umur panjang. Karena setiap satu atau dua tahun kami Insya Allah ke Kalimantan, mengunjungi Nenek Icha di Tenggarong. Tenggarong ke Samarinda kurang lebih satu jam. Setelah Nada pindah ke Samarinda nanti, mungkin mereka akan bertemu lagi setelah SD, beberapa kali, kemudian SMP, SMA dan selanjutnya merekalah yang akan menentukan sendiri seperti apa cara komunikasi jarak jauh yang mereka gunakan.. Mungkin facebook, twitter atau entah teknologi apa yang akan muncul dekade mendatang.

Note :
If F means Friendship, then LIFE become ä LIE without F

Rabu, 05 Januari 2011

Analogi Icha

Januari 05, 2011 0 Comments
Tulisan ini tidak bermaksud riya,takabur atau menyombongkan diri. Hanya hasrat seorang ibu untuk berbagi cerita tentang kelucuan anaknya. Karena saya yakin, setiap anak itu istimewa dengan caranya masing-masing. Dan setiap anak juga terlahir cerdas.
Saya membayangkan, bahwa sejak seorang anak dilahirkan ke dunia,mulai usia 0 sampai dia bisa melihat sekelilingnya, tak ubahnya seperti sebuah film science futuristik yang bercerita tentang sebuah robot yang berkelana dan menemukan hal-hal baru yang belum pernah dia lihat sebelumnya. Atau kisah manusia-manusia kloning yang melarikan diri dari penciptanya dan memasuki dunia nyata. Mereka merasa sangat heran, takjub kaget campur bingung ketika melihat mobil, gedung, pohon dan lain-lain. Hal-hal yang menurut kita sangat biasa.
Demikian juga anak-anak, mulai dengan benda-benda di sekitar rumah, kemudian benda-benda di alam terbuka, satu per satu mereka rekam dalam memori otak, dan akan diingat terus sampai mereka dewasa. ( Jadi ngeh ya, kenapa Allah menciptakan periode emas daya ingat otak pada usia 1-3 tahun, kenapa bukan di usia sekolah SD atau SMP )
Nah, setelah tahap-tahap perkembangan motorik halus dan kasar, akhirnya setiap anak akan mengalami perkembangan kemampuan verbal. Bahasa dan analogi logis nya. Kebetulan, Icha termasuk yang cepat dalam perkembangan verbalnya, usia 2,5 tahun sudah tidak ada pelo / cadel di pronounciation nya. Beberapa kata dalam bahasa inggris juga sudah tahu ( harusnya akan bisa lebih banyak lagi seandainya saya mahir berbahasa Inggris). Dengan bahasa Inggris saya yang pas-pasan, untungnya saya di back up oleh seorang tentor handal, yang ahli ngajarin bule-bule berbahasa Indonesia, dan satu native speaker :D ( Pupu and Sheri , miss u so much Dear.. )
Nah, yang sering ketiban lucu adalah analogi dari seorang Icha yang saat ini usianya 2 tahun 8 bulan. Misalnya ketika dia batuk, dan minta jajan permen, saya bilang ''Icha batuk, ngga boleh makan permen'' Alhamdulillah, dengan manis dia menurut sambil bilang ''Nanti kalau icha ngga batuk, Icha boleh makan permen ya Ma'' hemmm, yaa... ( Akhirnya saya mengiyakan dengan berat hati, karena ngga ada yang salah dengan analogi nya )
Itu masih yang wajar. Suatu ketika dia minta beli jam tangan Ben10, karakter anak laki-laki yang punya kemampuan berubah wujud menjadi 10 bentuk lain. Saya bilang ''Ben10 itu untuk anak laki-laki.'' Dengan analogi polosnya, dia bilang,'' Nanti kalau Icha anak laki-laki Icha dibelikan jam Ben10 ya Ma'' hemm, kalau yang ini musti ada kuliah singkatnya. Saya jelaskan, kalau dia adalah anak perempuan, dan tidak akan berubah menjadi anak laki-laki. Insyaallah dia ngerti, karena saya meyakini, jangan pernah underestimated terhadap kemampuan anak-anak.
Ada lagi yang lain, ketika di supermarket dia melihat adult diapers, dia bertanya dulu '' Mama, ini pempes untuk orang dewasa ya?'' Saya heran, koq tahu ? Padahal bisa baca aja belum. Rupanya ada gambar kakek nenek di kemasannya. ''Iya sayang, itu untuk orang yang sudah tua'' dan apa lagi komentar dia setelah itu? ''Nanti kalau Uti sudah tua, Icha belikan itu ya...?'' Saya dibuat terharu oleh ucapannya. Saya aja, belum tentu kepikiran untuk membelikan Uti ( nenek Icha ) sesuatu. (-̩̩̩-͡ ̗--̩̩̩͡ )
Yah.. Itulah anak-anak. Ada lucu, ada nakal, polos, dan seribu satu tingkah yang tak henti membuat kita tertawa. Setiap detik selalu terbayang dan teringat tingkah polahnya yang lucu.

Selasa, 04 Januari 2011

Full Spirit, Full Engine...!

Januari 04, 2011 0 Comments
Alhamdulillah, sebuah permulaan yang excellent untuk membuka lembar tahun baru. Bisa dibilang, baru sekarang aku bisa mengatakan : I know what to do and what I should do ! ( Selama ini kemane neng? ) ‎​..нεнε ¨☺¨ нεнε ¨☺¨ нεнε.. . Apa ada hubungannya dengan angka 30 ‎​Ўªãª ? Entahlah, yang pasti, mau ngga mau, suka ngga suka, umurku sudah diawali dengan angka 3, tepat nya per akhir tahun 2010. Perlu beberapa saat untuk menerima kenyataan itu, setelah bisa menerima keadaan,bahkan aku merasa lebih matang dalam banyak hal. Kalau orang bilang, life begin at 40, not with me, I felt that my life has begun. So, what will happen with me at forty ( if Allah give me longlife ) entahlah, mungkin ''life begin (again) at 40! Hahah..
Bermula dari status yang kutulis di akun fb ku, yang sebenarnya contekan dari lagu anak-anak di vcd Barney anakku, semua terasa begitu indah dan mudah kujalani. Secara ngga sadar, status itu masuk menjadi afirmasi positif di alam bawah sadar ku. Bahwa kadang dalam hidup, tidak hanya hal yang kita sukai saja yang kita lakukan, lakukanlah dengan tersenyun, siapa tahu, hal tersebut suatu saat akan bagus untuk kita.
Setuju banget,kan.. Dan memang banyak hal positif yang kurasakan setelah aku bisa menerima ''do something, eventhough its not my favourite things''. Boleh kasih contoh ? Salah satu nya bekerja. Bekerja ? Ya. Banyak perempuan mendambakan bekerja menjadi wanita karir. Dulu pun aku begitu. Seiring keadaan, si kecil tambah besar ( dan pengen nambah lagi :) ingin banyak punya waktu mendampingi tumbuhkembang anak, rasa nya pengen nyerah dan melepaskan tranggungjawab di kantor. Apa lagi, jam kerja yang sudah ngga match dengan suami, membuatku mau ngga mau berangkat dan pulang mengandalkan angkutan umum. Sumpek, macet. Pasti! Benar2 pengen nyerah.
Tapi entah bagaimana mulanya, akhirnya aku putuskan untuk tetap bekerja. Banyak manfaat dari bekerja, yang paling kelihatan pastinya penghasilan. Dengan punya penghasilan sendiri, pastinya bisa urus kebutuhan sendiri, bisa ngatur kapan mau sedekah. Kebayang ngga sih, kalau mau sedekah aja musti minta ijin (karena pakai uang suami) atau nunggu sisa uang belanja.
Trus, dengan (hampir) setiap hari menggunakan jasa angkutan umum ( baca : saba terminal ) tiap hari aku melihat, orang2 yang penuh semangat mencari rizki halal. Ibu2 paruh baya mengayuh sepeda,menjajakan kue-kue jajan pasar, bapak2 tua mendorong gerobak menawarkan jasa potong rumput (kalau ini diperjalanan menuju terminal),sopir2 taksi rajin cari penumpang ( meski aku heran, nyari penumpang kok di area keberangkatan terminal, uda jelas yang masuk area itu adalah calon penumpang yang mau pakai jasa biskota atau bis cepat antarkota,hehe what ever deh,namanya juga usaha,‎​Ўªãª ngga pak?) Juga melihat anak2 kecil usia sekolah yang rajin menjajakan koran kepada setiap orang yang melintas,dan banyak lagi.. Yang pastinya semua itu membuat aku semakin mensyukuri apa yang sudah kumiliki, dan selalu ingat bahwa banyak orang diluar sana yang kurang beruntung. So, banyakin amal dong..!
Oiya, satu lagi.. dengan bertemu banyak orang, pastinya akan ada bnyak kesempatan mengenalkan bisnis online ku. Wajib wajib wajib... Sehingga target 12% di trimester pertama th 2011 bisa terlaksana..
Semangaaat !!! Pasti bisa !

Follow Us @soratemplates